Selasa, 30 Jun 2026
  • Home
  • Politik
  • PDIP Tanggapi Usulan Puan-Anies di 2024: Ibu Ketum yang Memutuskan

PDIP Tanggapi Usulan Puan-Anies di 2024: Ibu Ketum yang Memutuskan

Admin
Senin, 31 Mei 2021 15:53
merdeka.com

Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani diusulkan maju bersama Anies Baswedan di Pilpres 2024. Puan sebagai calon presiden dan Anies sebagai calon wakil presiden. Sebelumnya Puan digadang-gadang mendampingi Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto karena kedekatan Gerindra dan PDIP.

Politikus PDIP Aria Bima mengatakan, soal siapa yang akan diusung PDIP hanya diketahui Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri

"Wallahualam ibu ketua umum yang memutuskan," kata Bima di DPR, Senin (31/5).

Menurutnya, hari ini PDIP tidak ingin ramai soal capres-cawapres 2024. Bima bilang, PDIP hari ini fokus untuk menyelesaikan masalah Covid-19.

"PDIP enggak usah ribut seorang capres cawapres, tidak ada ruang untuk memikirkan capres cawapres 2024. Mikir covid itu penting," ucapnya.

Ditanya soal kans Puan dipasangkan dengan Anies, Bima mengatakan lebih penting Gubernur DKI Jakarta itu fokus mengurusi Covid-19 di ibu kota

Anies sebaiknya menyelesaikan tugasnya sebagai gubernur. Soal Pilpres 2024, urusan belakangan.

"Selesaikan dulu kompetensi mereka sebagai gubernur. Rakyat yang akan menentukan," ucapnya.

Politisi PDIP, Effendi Simbolon, mengusulkan Puan Maharani dan Anies Baswedan dipasangkan untuk Pilpres 2024. Dia lebih memilih Anies ketimbang Prabowo Subianto jika dipasangkan dengan Puan.

"Saya punya usul, Mbak Puan itu dipasangkan lagi sama Anies jangan lagi Prabowo, Puan Capres Anies Cawapres," katanya dalam diskusi virtual, Minggu (30/5).

Menurutnya, pasangan Puan dan Anies adalah rekonsiliasi antara nasionalis dan religius. Dia mendorong Gerindra untuk mendukung pasangan Puan-Anies.

"Kalau usul saya Mbak Puan itu maju, kan bisa nyalonin sendiri PDI Perjuangan, bisa nyalon sendiri, jadi kali ini Gerindra ikut mendukung lah di belakang," ujar. anggota DPR ini.

"Karena hitungannya kalau PDIP (suaranya) 24%, Gerindra itu 13% itu baru kurang dari 40%, kalau dua calon (capres) ya kalah. Tapi kalau itu dikombinasi dengan partainya yang mendukung Mas Anies wah itu bisa sesuatu," tambahnya.

Menurutnya, pasangan Puan-Anies sulit dibendung. Sebab, antara nasionalis dan religius sudah bersatu. 

Sumber: merdeka.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

slot hoki slot hoki slot gacor