Politik
Prabowo: Anak Proklamator kok dituduh makar
Sumber:Merdeka.com
Senin, 09 Jan 2017 11:13
Prabowo mengaku tidak yakin Rachmawati ingin menggulingkan pemerintahan yang sah. Terlebih dengan status Rachmawati yang adalah putri sang Proklamator.
"Ibu Rachmawati hadir, dituduh makar. Saya kira, kok anak Proklamator dituduh makar?" kata Prabowo saat memberi sambutan di JIExpo Hall D2, Kemayoran, Jakarta, Minggu (8/1).
Kendati demikian, Prabowo menyerahkan semua proses hukum yang berjalan. Dia meminta Rachmawati mengikuti proses hukum dengan baik.
"Tapi kita ikuti proses dengan baik," ujar dia.
Pada kesempatan itu, Prabowo juga mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh kader Partai Gerindra yang masih terus berjuang bersama partai. Khususnya kepada kader yang berjuang sejak Partai Gerindra berdiri.
"Saudara, terima kasih undangan dari Taufik, Anda sudah sangat keras
bekerja membesarkan (partai) dalam 8 tahun, dari nol sampai menjadi
partai yang disegani dan diharapkan rakyat," pungkas Prabowo. (merdeka.com)
Kemendes PDT dan FAO Gelar Pelatihan Perkuat Tata Kelola Sistem Pangan Berkelanjutan
JAKARTAâ€" Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), bekerja sama dengan Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO), hari ini meluncurkan program pelatih
Spesialis Curanmor Dibekuk Polsek Ukui, Dadung Beraksi Dua Kali dengan Komplotan Berbeda
PELALAWAN â€" Unit Reskrim Polsek Ukui berhasil membongkar dua kasus pencurian sepeda motor (curanmor) yang terjadi di wilayah Kecamatan Ukui. Dari pengungkapan tersebut, polisi menangkap pelaku utama
LPSK Bentuk Tim Pengawal Kasus Kematian Dokter Icha
JAKARTA - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengerahkan tim untuk mengawal kasus kematian Dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni alias dr Icha. Hal itu dilakukan untuk mendalami perkara yang
Dipercaya 23,3 Juta Pengusaha Ultra Mikro, Ini Rahasia Tata Kelola PNM dari Hulu ke Hilir
Survei lembaga riset independen INDEKSTAT 2025 mencatat pendapatan bersih nasabah PNM Mekaar meningkat dari Rp2,02 juta menjadi Rp2,90 juta per bulan, atau bertambah sekitar Rp875 ribu setiap bulan, d
OJK Serius Tanggapi Peringatan MSCI Terkait Risiko ke Frontier Market
Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan keseriusan merespons peringatan lembaga indeks global MSCI terkait potensi penurunan status pasar modal Indonesia dari emerging market menjadi frontie