Politik
Pujian berujung saling sindir di debat terakhir Pilkada DKI
Sumber : Merdeka.com
Sabtu, 11 Feb 2017 11:43
Moderator debat, Alvito Deanova Ginting, meminta kandidat untuk melakukan pujian sebelum mereka melakukan pernyataan penutup. Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga, Anies Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno mendapat kesempatan pertama memberi kesan positif kepada lawannya.
Anies mengatakan, kebanyakan warga ibu kota menginginkan gubernur baru dan perubahan. Sebab selama kampanye telah bekerja bersama warga, relawan, dan partai politik pendukung.
"Alhamdulillah selama empat bulan ini kami bekerja bersama-sama. Kami hadir di sini untuk menjawab keinginan warga Jakarta untuk gubernur baru," ungkap Anies.
Sindiran terasa ketika Anies menyebut bahwa para pesaingnya secara harta kekayaan di atasnya. "Pak Agus, Pak Ahok, kalau dibandingkan kekayaan saya paling rendah. Beruntung wagub (Sandiaga) saya orang kaya," ujar Anies sambil tersenyum.
Sementara, calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 1, Agus Harimurti Yudhoyono dalam pernyataan terakhirnya berkata bahwa Jakarta butuh perubahan dan pemimpin baru untuk lima tahun mendatang. Namun, di tengah pernyataannya itu dia menyindir sikap lawannya.
Sindiran ini terutama menyasar Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 2, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Sebagai petahana, Agus merasa sikap Ahok kasar sehingga karakternya sulit diubah.
"Kegagalan bisa diperbaiki, namun perbaikan karakter sangat sulit (dilakukan)," ujar Agus.
Sedangkan, Ahok malah menunjukkan kinerjanya mengubah kawasan eks lokalisasi Kalijodo menjadi taman kota. Ini sekaligus menyindir para pesaingnya bahwa dirinya bersama Djarot Saiful Hidayat telah membawa Jakarta ke arah lebih baik.
Bahkan dia menyindir para pesaingnya ibarat Om dan Tante tengah merayu anak kandungnya. "Jadi memimpin Jakarta seperti hubungan orang tua dan anak-anak. Kami ingin anak-anak sehat, punya Budi pekerti baik. Makanya saya katakan, janganlah karena mau jadi gubernur merusak aturan yang sudah dibuat orang tua," terang Ahok.(Merdeka.com)
Politik
Sambut Hari Bhayangkara ke 80, Polda Riau Rangkul Tokoh Lintas Agama Gelar Doa Bersama
PEKANBARU - Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke 80, jajaran Kepolisian Daerah Riau menggelar acara doa bersama lintas agama. Kegiatan spiritual yang melibatkan berbagai tokoh masyarakat ini berla
Di Tengah Sorotan 60 Ribu Mahasiswa Batal Kuliah, Unri Catat 314 tak Daftar Ulang
PEKANBARU â€" Sebanyak 314 calon mahasiswa yang dinyatakan lulus seleksi di Universitas Riau (Unri) tidak melakukan daftar ulang hingga batas waktu registrasi yang telah ditetapkan. Kursi yang kosong
Juara Umum II Nasional, YAME Taekwondo Buktikan Mandau Gudangnya Atlet Berprestasi
DURI â€" Semangat juang dan kerja keras para atlet YAME Taekwondo kembali membuahkan hasil membanggakan. Tampil di ajang Sumut National Championship 2026, para taekwondoin muda asal Kecamatan Mandau,
Kasus Penggelapan Rp56 Miliar, Kuasa Hukum Riau Pos Bantah Zalimi Rida K Liamsi
PEKANBARU - Manajemen Riau Pos melalui Kuasa Hukumnya, Dr Andi Syarifuddin, SH MH membantah tegas pernyataan tersangka kasus dugaan penggelapan dana perusahaan, Rida K Liamsi. Kasus yang merugikan per
Tembus Angka Tertinggi, Harga Sawit Mitra Plasma Riau Naik Jadi Rp3.831 per Kilogram
PEKANBARU - Kabar gembira menghampiri para pekebun kelapa sawit di Bumi Lancang Kuning. Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit kemitraan plasma di Provinsi Riau resmi mengalami tren kenaikan untuk