Jumat, 03 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • Selain SBY-Mega, Fahri Hamzah Juga Tantang Prabowo

Politik

Selain SBY-Mega, Fahri Hamzah Juga Tantang Prabowo

Jumat, 16 Nov 2018 11:12
Detik.com
JAKARTA - Presiden RI ke-5 dan ke-6, Megawati Soekarnoputri dan Susilo Bambang Yudhoyono mengkritik capres Prabowo Subianto. Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menilai kritik tersebut harus ditanggapi positif oleh Prabowo.

"Saya kira kritiknya itu baik Ibu Mega dan Pak SBY itu concern-nya sama, bahwa Pak Prabowo sebagai kandidat itu harus lebih aktif," kata Fahri di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (16/11/2018).

Menurut Fahri, Prabowo harus mampu menghadirkan tantangan bagi capres petahana Joko Widodo. Prabowo, lanjut dia, harus mampu menyampaikan kritik dengan data kepada pemerintah.

Fahri mencontohkan soal penanggulangan bencana NTB dan seleksi pengangkatan CPNS bagi tenaga honorer K2.

"Jadi hari-hari jangan terlalu sering absen. Harus men-challange Pak Jokowi. Melakukan apa, bilang ini datanya nggak benar," sebutnya.

"Karena tugas saya ya, saya memberikan challenge yang begitu banyak yang sebenarnya merupakan modal. Pemerintah belum mencairkan bantuan untuk NTB, pemerintah mentelantarkan nasib K2," papar Fahri.

Jika tak ada tantangan yang mampu dihadirkan rival Jokowi, maka masa kampanye Pilpres 2019, menurut Fahri, hanya akan dipenuhi gimmick. Ia berharap pertarungan para paslon berkualitas.

"Kalau nggak ditantang ya petahana santai-santai saja. Ya sontoloyo, genderuwo. Karena dia tidak ditantang dengan konten. Akhirnya main gimmick. Itu yang saya sayangkan," sebut Fahri.

"Pertarungan ini harus diangkat derajatnya, pertarungan data, narasi yang betul-betul berisi sehingga rakyat betul-betul dapat manfaatnya," imbuh dia.

Sebelumnya, Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri menyampaikan kalau dirinya belum pernah mendengar apa saja program rival petahana Joko Widodo-Ma'ruf Amin semasa kampanye.

"Saya bilang kenapa di pihak sana tidak juga mengatakan program saya adalah ini, saya belum pernah dengar lho, apa yang akan dilakukan, menjalankan program seperti apa saya ndak tahu?" ujar Megawati di Kantor DPP PDIP, Jl Pangeran Diponegoro, Jakarta Pusat, Kamis (15/11).

Senada dengan Mega, Ketum Partai Demokrat (SBY) juga menyinggung soal visi misi Prabowo. SBY menuturkan, saat ini rakyat ingin mendengar solusi, kebijakan, dan program dari capres yang diusung. Jika, jabaran visi-misi tak dijelaskan, maka rakyat dan pendukung capres itu akan kebingungan.

"Saat ini rakyat ingin dengar dari Capres apa solusi, kebijakan & program yang akan dijalankan untuk Indonesia 5 tahun ke depan. Kalau 'jabaran visi-misi' itu tak muncul, bukan hanya rakyat yang bingung, para pendukung pun juga demikian. Sebaiknya semua introspeksi *SBY*," kata SBY melalui akun twitternya.


(detik.com)
Politik
Berita Terkait
  • Jumat, 03 Jul 2026 09:21

    Pengedar Sabu di Kampung Narkoba Panger Pekanbaru Diciduk

    PEKANBARU - Seorang pria berinisial BS, ditangkap tim Direktorat Reserse (Ditres) Narkoba Polda Riau saat diduga hendak mengedarkan sabu di kawasan kampung narkoba Pangeran Hidayat (Panger), Kota Peka

  • Jumat, 03 Jul 2026 09:18

    112 Hewan Peliharaan di Rohul Mendapat Vaksin Rabies

    PASIR PANGARAIAN - Dinas Peternakan dan Perkebunan (Disnakbun) Rohul memvaksin 112 hewan peliharaan di hari pertama pelaksanaan bulan vaksinasi, Kamis (2/7/2026). Vaksinasi akan terus dilakukan hingga

  • Jumat, 03 Jul 2026 09:14

    Gantikan Suhardiman Amby, Mukhlisin Terima SK Plt Bupati Kuansing

    PEKANBARU �" Wakil Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Mukhlisin, resmi menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kuansing setelah menerima Surat Keputusan (SK) dari Pelaksana Tugas (Plt) Gubern

  • Jumat, 03 Jul 2026 09:11

    TNI Polri di Pusaran Korupsi MBG

    Jakarta - Kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini menyeret aparat aktif dari dua institusi negara, yakni Polri dan TNI. Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan seorang p

  • Jumat, 03 Jul 2026 09:09

    3,37 Ton Bahan Baku Liquid Vape dari Kuncup Bunga Ganja Disita Petugas Gabungan

    Petugas gabungan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta Polda Jawa Timur menggagalkan peredaran lebih dari tiga ton kuncup bunga ganja yang diduga akan diolah

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor