Politik
Sepakat dengan Mega, PAN Akui Banyak yang Tak Positif di Kubu Prabowo
Jumat, 16 Nov 2018 10:59
"Terkait pernyataan beliau yang kasihan sama Pak Prabowo. Saya sangat setuju, kritik itu harus logis," ujar Wasekjen PAN Faldo Maldini, kepada wartawan, Jumat (16/11/2018).
Faldo mengakui, banyak orang-orang yang tidak positif di sekililing Prabowo. Dia pun berharap Mega dapat memberikan bimbingan kepada pihaknya.
"Banyak yang tidak positif, hampir semua malah. Namanya kita penantang ya harus negative campaign, itu konstitusional. Data-data capaian pemerintah sekarang kita pelajari semua. Semua target tidak ada yang tercapai kok, cuma paling inflasi, itu pun kalau mau dibedah lagi, kami nemu banyak masalah lagi. Negative campaign itu semangatnya akademik, mencari yang terbaik," tuturnya.
Faldo mengaku pihaknya saat ini tidak bisa mengontrol semua orang di kubu Prabowo. Namun, dia memastikan, sama seperti Mega, PAN juga berharap orang-orang negatif di sekitar Prabowo dapat berubah menjadi lebih baik ke depannya.
"Yang tidak beradab, yang selalu kami larang dalam mengritik, makanya kami kan tidak bisa kontrol semua. Kalau ada yang Ibu Mega, Ibunya politisi Indonesia temukan yang tidak beradab, kampanye hitam, dan hate speech, silakan dilado (dicabein) mulutnya. Yang begini, kami juga mau basmi semua kok. Ketidakberadabannya ya, bukan orangnya. Kalau saya bilang tidak ada yang seperti itu di tim, itu bohong namanya," kata Faldo.
Faldo mengatakan, apa yang disampaikan oleh Mantan Presiden ke-5 RI itu merupakan masalah semua pihak, baik Prabowo maupun capres petahana Joko Widodo (Jokowi). Dia pun berharap upaya untuk membasmi 'ketidakberadaban' politikus dilakukan kepada kedua belah pihak tanpa tebang pilih.
"Biar, kita semua bisa belajar. Ini masalah serius untuk bangsa ini. Tentunya, harus kita kerja bersama. Tidak perlu pandang kubu Pak Prabowo atau Pak Jokowi. Ini kerja berat membangun demokrasi yang berkualitas," katanya.
"Kami ingin semuanya lebih paham substansi. Di tim Pak Petahana pun, pasti mau basmi juga yang tidak beradab. Bu Mega saya yakin mau basmi yang di PDIP. Kami hormati Beliau untuk jewer kami semua kalau keluar dari keberadaban, biar politisi Indonesia ini benar semua," imbuh Faldo.
Sebelumnya, Megawati merasa kasihan dengan capres Prabowo Subianto saat ini. Mega mengaku heran dengan karakter orang-orang yang ada di sekitar Prabowo.
Presiden ke-5 RI itu menilai orang-orang di lingkungan Prabowo suka memberikan pernyataan yang tak positif. Itu dianggap Megawati sebagai hal buruk.
"Kan kasihan ya. Kalau saya bilang, kasihan beliau. Kenapa orang di lingkungannya seperti begitu?" ujar Mega di kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Kamis (15/11).
(detik.com) Politik
Pengedar Sabu di Kampung Narkoba Panger Pekanbaru Diciduk
PEKANBARU - Seorang pria berinisial BS, ditangkap tim Direktorat Reserse (Ditres) Narkoba Polda Riau saat diduga hendak mengedarkan sabu di kawasan kampung narkoba Pangeran Hidayat (Panger), Kota Peka
112 Hewan Peliharaan di Rohul Mendapat Vaksin Rabies
PASIR PANGARAIAN - Dinas Peternakan dan Perkebunan (Disnakbun) Rohul memvaksin 112 hewan peliharaan di hari pertama pelaksanaan bulan vaksinasi, Kamis (2/7/2026). Vaksinasi akan terus dilakukan hingga
Gantikan Suhardiman Amby, Mukhlisin Terima SK Plt Bupati Kuansing
PEKANBARU �" Wakil Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Mukhlisin, resmi menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kuansing setelah menerima Surat Keputusan (SK) dari Pelaksana Tugas (Plt) Gubern
TNI Polri di Pusaran Korupsi MBG
Jakarta - Kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini menyeret aparat aktif dari dua institusi negara, yakni Polri dan TNI. Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan seorang p
3,37 Ton Bahan Baku Liquid Vape dari Kuncup Bunga Ganja Disita Petugas Gabungan
Petugas gabungan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta Polda Jawa Timur menggagalkan peredaran lebih dari tiga ton kuncup bunga ganja yang diduga akan diolah