Jumat, 03 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • Siap Potong Leher, Seberapa Kuat La Nyalla Effect?

Politik

Siap Potong Leher, Seberapa Kuat La Nyalla Effect?

Rabu, 12 Des 2018 11:44
Detik.com
Jakarta - 'Pertobatan' La Nyalla berbalik mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin bikin geger politik nasional. Apakah La Nyalla effect yang pernah memotori Prabowo-Hatta di Pilpres 2014 membawa untung besar buat Jokowi-Ma'ruf?

"Jadi La Nyalla effect ini efektif untuk segmen pemilih wong cilik yang bisa dijangkau door to door. Jadi baru efektif kalau dia mau militan bertarung seperti di Pilpres 2014, membuat tabloid door to door," kata Founder LSI Denny JA, kepada detikcom, Rabu (12/12/2018).

Sebaliknya jika La Nyalla hanya sebatas bicara seperti potong leher jika Prabowo menang di Madura dan lainnya, tidak akan efektif. Kalangan Medsos tidak mudah dipengaruhi oleh isu sensasional.

"Jadi dalam pertarungan capres ini memang ada segmen pemilih yang bisa dipengaruhi isu sensasional dan tidak. Yang bisa dipengaruhi umumnya pemilih menengah ke bawah yang pendidikannya rata-rata SMP paling banyak SMA yang penghasilannya Rp 2-3 juta," kata Denny.

Jumlah segmen pemilih ini sangat besar yakni hampir 60%. "Tapi sulit sekali menjangkau mereka karena mereka tidak main media sosial, dan mereka tidak menonton tv berita, mereka menonton sinetron, dangdut dan segala macam. Ini hanya bisa dijangkau door to door," ungkap Denny.

"Makanya dulu tabloid yang door to door itu bisa efektif karena itu menjangkau mereka, itu yang La Nyalla mengakui dia ikut berperan di sana," katanya.

Nah dengan bergesernya La Nyalla ke kubu Jokowi tentu pasukan attack Prabowo berkurang. Namun kembali lagi, kehadiran La Nyalla baru efektif buat Jokowi kalau tak sekedar bicara.

"Artinya memang seberapa kuat omongan La Nyalla ini diikuti oleh gerakan door to door, kalau hanya percakapan di sosial media tidak kuat karena segmen yang perlu dipengaruhi ini door to door, segmen tabloid black campaign itu, nah sekarang masalahnya seberapa militan La Nyalla bertarung," pungkas Denny.

La Nyalla memang telah menyatakan kapok mendukung Prabowo dan sudah sowan ke Ma'ruf Amin dan menyatakan siap Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019. La Nyalla bahkan sesumbar 'potong leher saya' kalau Prabowo menang di Madura, dia juga mengungkap kesaksian menggelegar sebagai salah satu yang turut mengembuskan berbagai isu negatif lainnya tentang Jokowi saat Pilpres 2014.

"Saya yang fitnah Pak Jokowi Kristen, China. Saya yang sebarkan 'Obor Rakyat' di Jawa Timur, Madura," kata La Nyalla usai bertemu Ma'ruf Amin kemarin.



(detik.com)
Politik
Berita Terkait
  • Jumat, 03 Jul 2026 16:35

    Ekspor Minyak Arab Saudi Meroket Setelah Selat Hormuz Dibuka

    Sejak Amerika Serikat (AS) dan Iran menyetujui perjanjian untuk membuka kembali jalur laut Selat Hormuz bulan lalu, Arab Saudi telah meningkatkan pengiriman minyaknya. Menurut laporan dari CNBC pada J

  • Jumat, 03 Jul 2026 16:08

    BC Bengkalis Gagalkan Penyelundupan 652 iPhone Bekas Ilegal dari Malaysia

    BENGKALIS â€" Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Bengkalis berhasil menggagalkan upaya masuknya 652 unit handphone bekas merek iPhone ilegal melalui Pelabuhan Pe

  • Jumat, 03 Jul 2026 16:06

    Polisi Ungkap Kasus Narkotika 500 Gram di Pangkalan Kuras Pelalawan

    PELALAWAN â€" Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polres Pelalawan mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu di Dusun II Seimedang, Desa Kesuma, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Rab

  • Jumat, 03 Jul 2026 16:04

    65 Personel Polres Rokan Hilir Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Amanah untuk Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan

    TANAHPUTIH-Sebanyak 65 personel Polres Rokan Hilir menerima kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi dalam Upacara Laporan Kenaikan Pangkat Personel Polres Rokan Hilir Periode 1 Juli 2026. Upacara berl

  • Jumat, 03 Jul 2026 15:34

    Taspen dan Kemenag RI Integrasikan Data Pernikahan untuk Permudah Layanan ASN

    PT TASPEN (Persero) menjalin kerja sama dengan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor