Minggu, 19 Apr 2026
Sosial
Achmad Zulkarnain : Lahan Gambut Tidak Salah, Pelaku Yang Salah
Laporan : Roy
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Rabu, 11 Mar 2020 01:43
SIAK - Gambut merupakan suatu anugerah yang sangat penting dan perlu dijaga agar tidak dianggap menjadi penyebab karhutla. Hal ini dikatakan oleh Administrateur PT Kimia Tirta Utama (KTU), Achmad Zulkarnain diacara Sosialisasi Restorasi Gambut dan Karhutla di aula Kecamatan Kotogasib, Selasa (10/3/2020) pagi.
"Banyak isu isu bahwa gambut merupakan dampak dari kebakaran lahan dan hutan, namun bagi saya, isu itu salah dan perlu diluruskan demi generasi kita mendatang, dan kita mesti menjaga pembangunan berkelanjutan agar gambut tetap lestari. Jadi yang terpenting adalah pencegahan bagaimana gambut tidak terbakar,"kata Achmad Zulkarnain.
Orang nomor satu di PT. KTU Kecamatan Kotogasib ini mengatakan lagi, bahwa pihaknya mendukung upaya sekolah ladang oleh BRG tersebut. Artinya, PT KTU akan membantu jika ada hambatan untuk kemudian menjadi tanggungjawab sosial perusahaan.
"Kegiatan sosialisasi ini agar para peserta bisa menjadi penerus informasi atau sebagai agen. Paling tidak di lingkungan keluarga, mungkin ada orangtuanya yang punya lahan sawit," ucapnya.
Diacara sosialisasi itu, Badan Restorasi Gambut menggandeng Perusahaan Kelapa Sawit PT Kimia Tirta Utama dari Grup Astra dengan tema "Edukasi Tata Kelola Gambut dan Pencegahan Penanggulangan Karhutla Sebagai Program Keberlanjutan Kelestarian Lingkungan Untuk Indonesia Maju" dengan membangun desa peduli gambut dalam bentuk sekolah ladang pengelolaan lahan tanpa bakar di Kecamatan Kotogasib, Kabupaten Siak, Riau.
Dalam sosialisasi itu dihadiri Kepala Kelompok Kerja Edukasi, Sosialisasi dan Kemitraan Deputi III BRG, Dr. Suwigna Utama MBA, Camat Kotogasib Dicky Sofyan, Kapolsek Kotogasib Ipda Suryawan Parlin, Perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Siak. Hadir juga Kepala Sub Bagian Pokja Edukasi, Sosialisasi dan Kemitraan Deputi III BRG Yuyus Aprianto S.Hut dan Staff Dokumentasi Pengaduan dan Kemitraan Wilayah Riau, Suryadi S.H, Penghulu tiga Kampung di Kecamatan Kotogasib, kelompok tani Kotogasib, juga dihadiri para pelajar SMA di Kecamatan Kotogasib.(*)
komentar Pembaca