Rabu, 22 Jul 2026
  • Home
  • Sosial
  • Di Inhil 77 Ribu Rekaman Data Periode 2012-2014 yang belum Dicetak Menjadi e-KTP

Di Inhil 77 Ribu Rekaman Data Periode 2012-2014 yang belum Dicetak Menjadi e-KTP

Laporan: Aditya Prahara
Rabu, 12 Agu 2015 18:42
Aditya Prahara
MJ Verman

TEMBILAHAN - Hingga saat ini, masih ada sebanyak 62 ribu dari 77 ribu rekaman data periode 2012-2014 yang belum dicetak menjadi e-KTP.

Demikian yang disampaikan oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Indragiri Hilir, MJ Verman saat dikonfirmasi awak media di ruang kerjanya, Rabu (12/8).

"Salah satu kendala yang kita hadapi dalam melaksanakan program e-KTP adalah, hingga akhir desember 2014, masih ada 77 ribu warga Inhil yang sudah merekam data namun belum dicetak pemerintah pusat," jelasnya.

Baru sejak januari 2015, pemerintah pusat membuat kebijakan percetakan e-KTP bisa dilaksanakan di Kabupaten/kota seluruh Indonesia. "Kabupaten Inhil mendapat 2 mesin percetakan. Masing-masing mesin maksimal bisa cetak 100 lembar e-KTP perhari," ungkapnya.

Dengan masih adanya 77 ribu rekaman data warga Inhil yang belum dicetak, lanjut MJ Verman, Disdukcapil Inhil mengalami kesulitan akibat minimnya mesin cetak.

"Untuk sisa 77 ribu itu saja, jika mesin maksimal berkerja, lebih dari setahun baru selesai untuk dicetak. Dari januari hingga sekarang, baru sekitar 15 ribu dari 77 ribu yang sudah kami cetak," ungkapnya.

Meski selama tahun 2015 ini banyak masyarakat yang belum merekam data, melakukan rekaman, Disdukcapil Inhil mengutamakan pencetakan e-KTP dari 77 ribu rekaman data warga yang tertunda.

"Kadang kita selingi dengan rekaman baru agar masyarakat tidak merasa terlalu lama," katanya.

Atas adanya beban data yang belum dicetak ini, MJ Verman menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk bersabar.

"Kami akan terus berkerja dengan maksimal. Untuk tahun 2016, pemerintah pusat akan mengirimkan 2 mesin cetak lagi, jadi kita punya 4 mesin. Mudahan dengan demikian rekaman sekaligus percetakan e-KTP semakin cepat dan masyarakat Inhil bisa memiliki identitas sebagai warga negara Indonesia," pungkasnya (dit)

Sosial
Berita Terkait
  • Selasa, 21 Jul 2026 16:51

    Ini Saran Positif DPRD Pekanbaru Soal Rencana Retret Ketua RT RW Agar Anggaran tak Boros

    PEKANBARU - Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, sudah merencanakan agenda retret bagi Ketua RT RW terpilih, usai mereka dilantik beberapa hari ke depan.Namun kapan pelaksanaan retret, berapa besar angg

  • Selasa, 21 Jul 2026 16:41

    Fokus Lunasi Tunda Bayar Rp200 Miliar, Kuansing Desak Pusat Bangun Infrastrukturnya

    KUANSING - Tumpukan utang tunda bayar Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) yang menembus Rp200 miliar lebih mulai membayangi wajah pembangunan daerah.Pemerintah daerah menargetkan seluruh

  • Selasa, 21 Jul 2026 16:39

    Kapolda Riau Apresiasi Respons Cepat Polantas dan Pemkot Tangani Banjir Pekanbaru

    PEKANBARU - Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan memberikan apresiasi kepada jajaran Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Pekanbaru, serta Pemerintah Ko

  • Selasa, 21 Jul 2026 16:06

    KONI dan Disporapar Meranti Satukan Langkah, Persiapan Porprov Riau 2027 Mulai Dimatangkan

    SELATPANJANG â€"Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kepulauan Meranti bersama Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Kepulauan Meranti mulai mematangkan lang

  • Selasa, 21 Jul 2026 16:03

    Pekerja Perkebunan Tewas Terjatuh di Tanjung Medan

    BAGANSIAPIAPI - Kecelakaan kerja yang merenggut nyawa terjadi di Area Loading Ramp Pabrik Kelapa Sawit (PKS) milik sebuah perusahaan perkebunan di Tanjung Medan, Kabupaten Rokan Hilir. Seorang buruh b

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki