JCH Riau Kloter Pertama Masuk Asrama Haji, Besok Pagi Diterbangkan ke Arab Saudi Lewat Batam
Admin
Jumat, 17 Jun 2022 16:44
PEKANBARU - Rombongan Jemaah Calon Haji (JCH) Riau yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 1 mulai masuk ke Embarkasi Haji Antara (EHA) Riau, Jumat (17/6/2022).
Setiba di asrama haji yang berada di Jalan Mekar Sari Pekanbaru para JCH asal Kabupaten Kampar ini langsung turun dari bus.
Sebanyak 54 JCH ini kemudian masuk ke ruang kedatangan yang ada di gedung paling depan.
Seluruh JCH kemudian di kumpulkan dalam ruang aula untuk diberikan arahan oleh petugas haji yang ada di ruangan tersebut.
Setelah memasuki asrama haji, sejumlah rangkaian pemeriksaan pun dimulai.
Mulai dari pemeriksaan kesehatan hingga pemeriksaan dokumen dan pemberian living cost atau uang saku.
Setelah diperiksa kesehatan dan kelengkapan dokumen, para JCH kemudian dipasangi gelang identitas oleh petugas.
Pantuan di EHA Riau, tampak sejumlah petugas keamanan dari Satpol PP dan Kepolisian berjaga didepan pintu pagar masuk.
Setelah resmi digunakan oleh para JCH, asrama haji langsung disterilkan oleh petugas.
Para pengunjung dan keluarga dari JCH tidak dibenarkan masuk ke dalam komplek asrama haji. Mereka hanya bisa mengantarkan dari luar pagar.
Petugas tidak mengizinkan pengunjung masuk ke komplek asrama.
Yang boleh masuk hanya jemaah calon haji dan petugas haji. Selebihnya diminta untuk menunggu dari luar pagar.
Kepala Seksi Transportasi, Perlengkapan dan Akomudasi Haji, Kanwil Kemenag Riau, Efrion saat dikonfirmasi , Jumat (17/6/2022) mengungkapkan, jumlah JCH Riau yang masuk dalam kloter pertama Riau ini sebanyak 54 orang
Ditambah petugas haji 2 orang. Total ada 55 orang.
"Mereka akan menginap satu malam di asrama haji, kemudian besok pagi, mereka akan diterbangkan dari Bandara SSK II Pekanbaru menuju ke Batam setelah itu baru diterbangkan ke Arab Saudi," katanya.
Efrion menegaskan, selama proses memberangkatkan JCH Riau asrama haji disterilkan dari pengunjung.
Sehingga, keluarga JCH tidak dibenarkan masuk ke asrama haji untuk menemui keluarga yang akan berangkat haji.
"Tidak diizinkan masuk, kalau mau komunikasi dari luar pagar saja, tidak boleh masuk ke dalam," ujarnya.
Sementara untuk barang bawaan, ditegaskan Efrion, seluruh JCH tidak dibenarkan membawa tas ransel atau tas jinjing sendiri dari rumah. Sebab panitia sudah menyiapkan tas khusus untuk para JCH.
"Tidak boleh bawa tas yang lai, karena tas sudah disiapkan oleh panitia, baik itu tas koper maupun tas tenteng sudah disiapkan, termasuk tas paspor tas dompet juga sudah disiapkan, jadi tidak boleh bawa tas sendiri dari rumah," katanya.