Senin, 04 Mei 2026
Ketua TP PKK Pelalawan Kunjungi Adu Korban Pelecehan
Laporan: Febri S
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Jumat, 26 Agu 2022 14:21
PELALAWAN- Korban pelecehan Anak Dibawah Umur (Adu) merupakan siswi SMK Pangkalan Lesung, terus mendapatkan suntikan moril dari berbagai kalangan. Kali ini, datang dari ketua Ketua Tim Penggerak PKK kabupaten Pelalawan, Sella Pitaloka.
TP PKK kabupaten Pelalawan, Sella Pitaloka, Jumat (26/8/2022) mendatangi korban Adu di Rumah Relawan Dhuafa (RRD) Kabupaten Pelalawan yang berlokasi jalan Tengku Said Hasyim. Dimana korban Adu saat ini untuk sementara waktu ditempatkan di RRD bertujuan menenangkan diri dan mendapatkan pendampingan.
Ikut mendampingi ketua TP PKK, istri Wakil Ketua DPRD Pelalawan, Felmi beserta rombongan. Di RRD, Sella Pitaloka turut prihatin atas peristiwa yang di alami korban Adu. Saat itu juga dirinya memberikan dukungan moril, agar Adu tegar dan kuat.
Tidak itu saja, saat itu Sella Pitaloka sedikit menggali informasi terkait, rentetan kronologis kejadian. Meskipun korban Adu sulit diajak ngobrol, namun setidaknya, Sella memahami pisikis yang dialami korban.
Agar Adu tetap tegar Sella Pitaloka memberikan dukungan moril kepada korban Adu. Selain itu pula saat itu ketua TP PKK sedikit memberikan bantuan.
"Kita berharap persoalan yang di alami Adu cepat tuntas dan selesai, dan kita berharap trauma yang dialaminya, pulih kembali dan ia beraktivitas seperti sedia kalanya," harapnya.
Sebagai data tambahan, oknum camat Pangkalan Lesung inisial SG diamankan dan ditahan Polres Pelalawan. Peristiwa penahanan ini dilakukan jajaran anggota Polres, Kamis (25/8/2022) subuh dinihari tadi, sekitar pukul 02.00 WIB.
"Benar, subuh tadi kita amankan dan dilakukan penahanan, terhadap oknum camat Pangkalan Lesung," terang Kapolres Pelalawan AKBP Guntur Muhamad Tariq, S.Ik melalui Kasubag Humas AKP Edy Haryanto, kepada wartawan, Kamis (25/8/2022).
Meskipun tidak merinci, terkait penahanan oknum camat ini, Kasubag Humas Edy menjelaskan bahwa penahanan tersebut terkait dugaan pencabulan yang dilakukan oleh oknum camat.
"Penahanan ini, yang pasti kami dapat laporan adanya, dugaan pencabulan dilakukan oleh yang bersangkutan, subuh dinihari tadi kita lakukan upaya penahanan. Upaya penahanan ini untuk memudahkan proses pemeriksaan lebih lanjut," ungkapnya.
Diberitakan sebelumnya, oknum Camat Pangkalan Lesung inisial SG diduga melakukan tindakan pelecehan terhadap seorang siswi SMK yang magang dikantor camat tersebut. Aksi tidak terpuji ini diduga dilakukan pada tanggal 22 Juli 2022 namun baru terbongkar, Rabu (24/8/2022).
Korban sebut saja bunga lantaran anak dibawah umur, setelah kejadian terus dihantui ketakutan ketika, bertemu dengan oknum camat. Puncaknya, terjadi hari ini. Dimana korban sempat tidak sadarkan diri.
Atas kejadian ini, singkat cerita, korban dibawa kerumah anggota DPRD Pelalawan Abdul Nasib. Dirumah Abdul Nasib, korban awalnya, tidak mau menyebutkan peristiwa yang ia alami selama magang hingga terus dihantui ketakutan. Setelah dibujuk, akhirnya korban berterus terang bahwa dirinya dilecehkan oleh oknum camat.
Abdul Nasib ketika dihubungi membenarkan bahwa, ada aksi pelecehan yang dilakukan oleh oknum camat terhadap salah satu siswi magang di kantor camat Pangkalan Lesung.
Berdasarkan keterangan korban kata Abdul Nasib, awal pelecehan itu dilakukan oknum camat pada hari Jumat tanggal 22 Juli 2022 sekitar pukul 09.00 WIB. Bahkan oknum camat ini sempat memeluk di ruang kerja camat dengan kondisi ruang dikunci.
"Beruntung hanya sebatas itu, sebab saat kejadian ada keluarga camat datang dan aksinya tidak berlanjut. Ironisnya masih pengakuan korban saat itu diberikan uang seratus ribu dengan harapan jangan menceritakan kejadian ini," ujar Abdul Nasib.
Sejak peristiwa itu kata Abdul Nasib, korban dihantui ketakutan bahkan sempat tak sadarkan diri mana kala mendengar nama oknum camat. "Iya puncaknya, tadi hingga korban bercerita peristiwa yang ia alami," tegas Abdul Nasib.
Atas kejadian ini, dirinya memberi tahukan kejadian ini kepada pihak Polsek Pangkalan Lesung. "Untuk menghindari hal-hal tak diinginkan tadi kita laporkan kepada pihak Polsek," ungkapnya.
Kapolsek Pangkalan Lesung Liston Sihombing membenarkan pihaknya, menangani adanya, pengaduan seorang siswi SMK diduga dilecehkan. "Tadi kita sifatnya, hanya mengamankan dan mengedukasi masyarakat agar tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan. Seterusnya, untuk proses hukum kita serahkan ke Polres Pelalawan," kata Liston.
Camat Pangkalan Lesung SG, membantah dirinya, melakukan aksi pelecehan terhadap seorang siswi SMK magang di kantor camat Pangkalan Lesung. "Tidak ada itu, saya pun bingung entah kapan itu dan apa buktinya," jelas SG singkat.***
komentar Pembaca