Minggu, 19 Apr 2026

Mandi Safar Di Tetapkan 2 Desember

Laporab : Sabri
Rabu, 23 Sep 2015 14:14
Sabri

BENGKALIS–Pada tahun 2015 ini kegiatan upacara mandi safar yang sudah menjadi tradisi dan ritual masyarakat pulau Rupat secara turun-temurun itu, jatuh pada Rabu (9/12/2015). Jika tidak diubah, tradisi dan ritual yang seharusnya dilaksanakan setiap Rabu ketiga di bulan Safar dengan tujuan untuk tolak bala ini, bertepatan dengan Pilkada serentak tahun 2015.

Karena itu atas saran Penjabat Bupati Bengkalis H Ahmad Syah Harrofi dan berdasarkan hasil musyawarah dengan tokoh masyarakat, pemuka agama, pemuka adat dan pemangku kepentingan terkait lainnya, serta untuk ikut menyukseskan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis tahun 2015, diperoleh kata mufakat, pelaksanaan upacara mandi safar tahun 2015 dimajukan seminggu sebelumnya.

"Alhamdulillah, sesuai kesepakatan dengan berbagai pihak, pelaksanaan upacara mandi safar tetap dilaksanakan pada hari Rabu. Namun tanggalnya dimajukan menjadi 2 Desember," jelas Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Budparpora) Kabupaten Bengkalis H Eduar.

Laporan itu langsung disampaikan Eduar kepada Ahmad Syah pada rapat terbatas yang dilaksanakan di Wisma Daerah Sri Mahkota Bengkalis, Selasa (22/9/2015) malam. Agenda rapat yang juga dihadiri Sekretaris Daerah H Burhanuddin dan Asisten Perekonomian dan Pembangunan H Heri Indra Putra itu, salah satunya memang membahas tentang persiapan upacara mandi safar tahun 2015.


Eduar juga menyampaikan, untuk tahun ini upacara mandi safar tersebut memang akan dipaduserasikan dengan puncak Peringatan Hari Nusantara tahun 2015 tingkat Kabupaten Bengkalis. Hal itu juga dibenarkan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan yang diwakili Kepala Bidang Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil M Ansharuddin.


Sementara Ahmad Syah kembali menegaskan agar Dinas Budparpora untuk terus mempromosikan objek wisata bahari di pulau Rupat yang disebut-sebut tidak kalah dengan keindahan pantai Kuta di Denpasar, Provinsi Bali itu ke tingkat nasional dan bahkan manca Negara. Sehingga ke depan wisatawan yang berkunjung ke Rupat semakin banyak.


''Begitu pula berbagai iven yang digelar di pulau Rupat, seperti kegiatan ritual mandi safar yang akan dilaksanakan 2 Desember mendatang. Libatkan media sebanyak mungkin untuk mempromosikannya. Waktu untuk itu masih panjang,'' begitu pesan Ahmad Syah.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Pemerintah Provinsi Riau ini juga kembali mengatakan akan mengupayakan semaksimal mungkin supaya Pelaksana Tugas Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman berkenan hadir pada kegiatan upacara mandi safar tahun 2015.

"Agar lebih semarak, kita juga sudah minta Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Riau untuk menyatukan kegiatan Hari Nusantara tahun 2015 tingkat Provinsi Riau jika memang ada agenda kegiatannya. Namun sejauh ini kita belum memperoleh jawaban," pungkas Ahmad Syah.(Sbi)
Sosial
Berita Terkait
  • Minggu, 19 Apr 2026 14:02

    Pee Wee Gaskins Resmi Gabung Wecord Evermore Indonesia, Fans Tak Sabar Album Baru!

    JAKARTA - Kabar menggembirakan datang dari skena musik Tanah Air. Band legendaris, Pee Wee Gaskins, resmi bergabung dengan Wecord Evermore Indonesia. Bergabungnya PWG menandai babak baru dalam pe

  • Minggu, 19 Apr 2026 14:00

    Madonna Tiba-Tiba Muncul di Panggung Sabrina Carpenter, Bikin Heboh Coachella 2026

    JAKARTA - Penampilan Sabrina Carpenter di Coachella 2026 semakin meriah karena adanya kejutan dari Madonna. Pasalnya, ratu pop dunia itu tiba-tiba muncul di panggung saat Sabrina Carpenter sedang

  • Minggu, 19 Apr 2026 13:51

    Lisa BLACKPINK Tuai Reaksi Beragam usai Tampil di Coachella 2026, Kurang Persiapan?

    JAKARTA - Penampilan Lisa BLACKPINK di panggung Coachella 2026 kembali menjadi sorotan. Kali ini ia tampil mengusung konsep “Bad Angel” yang memicu perdebatan di kalangan netizen.Aksi panggun

  • Minggu, 19 Apr 2026 13:49

    Mitos atau Fakta, Pasien Diabetes Tak Boleh Konsumsi Gula

    JAKARTA - Diabetes masih menjadi salah satu tantangan kesehatan terbesar di Indonesia. Jumlah penyandang diabetes pada 2024 mencapai 20,4 juta orang dan menempatkan Indonesia di posisi

  • Minggu, 19 Apr 2026 13:47

    Apakah Suntik Campak Bikin Demam?

    JAKARTA - Apakah suntik campak bikin demam? Kondisi demam setelah vaksin campak termasuk dalam salah satu efek samping.Campak atau measles adalah penyakit infeksi yang amat menular. Apa

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.