Pemkab Kampar Tertibkan Pasar Ilegal Sampai Kecamatan
Rabu, 12 Agu 2015 11:36
"Pasar kaget ini sudah sangat meresahkan masyarakat karena limbahkan membuat lingkungan menjadi tidak sehat," kata Bupati Kampar Jefry Noer ketika itu meninjau lokasi Pasar Ulul Albab di wilayah Pandau, Siak Hulu Kabupaten Kampar Selasa (11/8/15).
Menurut dia, keberadaan "Pasar Kaget" di sejumlah wilayah di Kampar telah merugikan banyak pihak, mulai dari masyarakat di sekitar lingkungan tersebut hingga para pedagang yang berada di pasar induk.
Jefry menjelaskan, selama pasar tradisional dadakan itu berdiri dengan lokasi yang pindah-pindah, maka sampah yang dihasilkan juga tidak dapat dikontrol.
"Yang jadi pertanyaan, kemana sampah-sampah itu dibuang. Masyarakat sudah banyak keluhan tentang keberadaan pasar ilegal ini," katanya.
Selain itu, lanjut dia, keberadaan "Pasar Kaget" juga merugikan para pedagang yang berada di pasar induk. Karena barang yang dijual di "Pasar Kaget" lebih murah walau rata-rata merupakan produk yang tak laku bahkan mendekati masa kadaluarsa.
Joni (45) tahun, seorang pedagang ikan di Pasar Induk Ulul Albab mengatakan, keberadaan "Pasar Kaget" saat ini telah menjamur di Siak Hulu. bahkan sebelumnya ada yang membuka lapak secara massal dengan jarak yang tidak jauh dari pasar induk.
"Ini tentu merugikan kami, karena walau barang-barang yang dijual di pasar kaget produk kadaluarsa, namun masyarakat tidak mau tahu. Alhasil berkurang orang yang berbelanja di pasar induk," katanya.
Bupati Jefry Noer mengatakan, pihaknya telah meminta pemerintah kecamatan untuk menindak keberadaan pasar kaget di wilayah masing-masing, termasuk di Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar.
"Nanti Camat berkoordinasi dengan Satpol PP dan Dinas Pasar untuk melakukan penertiban," katanya.
Camat Siak Hulu Fajri Adha mengatakan, pihaknya telah melakukan langkah-langkah untuk meminimalisasi keberadaan "Pasar Kaget" di wilayah itu.
"Kami juga telah memberikan surat edaran ke masyarakat agar yang memiliki lahan luas jangan diberikan ke pengelola pasar kaget," katanya.(rtc) Sosial
Ini Saran Positif DPRD Pekanbaru Soal Rencana Retret Ketua RT RW Agar Anggaran tak Boros
PEKANBARU - Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, sudah merencanakan agenda retret bagi Ketua RT RW terpilih, usai mereka dilantik beberapa hari ke depan.Namun kapan pelaksanaan retret, berapa besar angg
Fokus Lunasi Tunda Bayar Rp200 Miliar, Kuansing Desak Pusat Bangun Infrastrukturnya
KUANSING - Tumpukan utang tunda bayar Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) yang menembus Rp200 miliar lebih mulai membayangi wajah pembangunan daerah.Pemerintah daerah menargetkan seluruh
Kapolda Riau Apresiasi Respons Cepat Polantas dan Pemkot Tangani Banjir Pekanbaru
PEKANBARU - Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan memberikan apresiasi kepada jajaran Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Pekanbaru, serta Pemerintah Ko
KONI dan Disporapar Meranti Satukan Langkah, Persiapan Porprov Riau 2027 Mulai Dimatangkan
SELATPANJANG â€"Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kepulauan Meranti bersama Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Kepulauan Meranti mulai mematangkan lang
Pekerja Perkebunan Tewas Terjatuh di Tanjung Medan
BAGANSIAPIAPI - Kecelakaan kerja yang merenggut nyawa terjadi di Area Loading Ramp Pabrik Kelapa Sawit (PKS) milik sebuah perusahaan perkebunan di Tanjung Medan, Kabupaten Rokan Hilir. Seorang buruh b