Rabu, 03 Jun 2026
  • Home
  • Sosial
  • Tak Diperhatikan Pemerintah, Nyawa jadi Taruhan Setiap Melintasi Jembatan di Siak ini

SOSIAL

Tak Diperhatikan Pemerintah, Nyawa jadi Taruhan Setiap Melintasi Jembatan di Siak ini

Laporan : Sahril Ramadhana
Sabtu, 24 Sep 2016 18:56
Sahril Ramadhana
Tampak pengendara sepeda motor kesulitan saat melintasi jembatan Sungai Penyangkat.
SIAK - Belasan tahun lamanya jembatan penghubung kampung Buatan Satu dan kampung Teluk Rimba, kecamatan Koto Gasib, kabupaten Siak ini tak tersentuh pembangunan. Setiap melintas, nyawa menjadi taruhannya, pasalnya, papan alas serta penyanggan jembatan sudah lapuk dan nyaris ambruk.

Ironisnya, jembatan kayu ini adalah jembatan akses utama penghubung dua desa tersebut, sebab jembatan itu menjadi akses satu - satunya yang digunakan masyarakat melakukan aktivitas sehari - hari. Mulai dari anak sekolah hingga.mengangkut hasil tani warga.

Selain jembatan Sungai Penyangkat yang panjangnya sekitar 42 meter, ada juga jembatan Paret Beni sepanjang 28 meter yang kondisinya sama persis.

Menurut warga masyarakat setempat,  jembatan tersebut lebih dibutuhkan dari pada jembatan "Kupu-Kupu" yang terletak di kecamatan Mempura yang dibangun dengan budget kurang lebih 16 Miliar Rupiah yang saat ini sedang masa pengerjaan.

"Kadang kalau kita melintasi jembatan itu sangat mengerikan bang. Jembatan tersebut juga menjadi akses bagi anak sekolah dan guru-guru. Apa lagi ketika hujan dimalam hari, sangat mengerikan melintasi jembatan tersebut," ujar Nur Rosidah (48) warga kampung Buatan Satu ketika dikonfirmasi awak media, Sabtu (24/9/2016) pagi.

Senada dengan Nur Rosidah, penghulu kampung Buatan Satu Ali Parmidi juga mengatakan, jembatan tersebut memang sudah sangat memprihatinkan, bahkan kayu jembatan sudah banyak yang lapuk. Apa lagi selama ini jembatan tersebut juga sebagai akses bagi beberapa mobil pengangkut buah kelapa Sawit masyarakat dan beberapa mobil proyek kampung Teluk Rimba.

"Selama ini, perbaikan jembatan kebanyakan dari swadaya masyarakat. Dan, dari perusahaan PT RAPP. Itu pun tidak terlalu banyak," kata Ali.

Bahkan kata Ali, kedua jembatan tersebut setiap tahunya selalu diusulkan dalan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) kecamatan Koto Gasib. Dan, di tahun 2016 ini, kedua jembatan tersebut sudah dianggarkan dari DED (Detail Engineering Design). Tetapi, hingga saat ini tidak ada tanda-tanda untuk dibangun.

"Kalau menurut saya selaku penghulu kampung Buatan Satu sudah sewajarnya di bangun jembatan tersebut. Karena sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Apalagi kondisi jembatan sudah sangat memprihatinkan," sebutnya.

Untuk itu ia sangat berharap kepada pemerintah kabupaten Siak agar dapat memperhatikan jembatan tersebut. (ril)
Sosial
Berita Terkait
  • Rabu, 27 Mei 2026 12:36

    Qurban Idul Adha 1447 H, Sedinginan Potong 70 Sapi Dan 10 Ekor Kambing

    Rohil-Idul Adha 1447 H, Kelurahan Sedinginan Kecamatan Tanah Putih Kabupaten Rohil, menyembelih 70 ekor sapi dan 10 ekor kambing pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijrah, Rabu (27/5/26). Penyembeliha

  • Jumat, 08 Mei 2026 09:36

    Transformasi Alun-Alun Tanjung Sawit: Dari Lapak Sederhana Menjadi Ikon Ekonomi Desa Terbaik di Riau

    Pekanbaru -Wajah Alun-Alun di Desa Tanjung Sawit, Kecamatan Tapung, kampar  kini berubah total. Kawasan yang sebelumnya dipenuhi deretan pedagang menggunakan gerobak kayu dan tenda seadanya kini

  • Senin, 04 Mei 2026 09:09

    Bupati Inhil Herman Dorong Konsolidasi Politik di Muscab IX PPP

    Indragiri Hilir-Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, menegaskan pentingnya konsolidasi partai politik dan penguatan sinergi dengan pemerintah daerah dalam menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) IX P

  • Kamis, 30 Apr 2026 17:53

    Hingga 30 April, 2.653 Jemaah Haji Riau Terbang ke Tanah Suci

    PEKANBARU - Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Provinsi Riau telah memberangkatkan 2.653 jemaah haji asal Riau ke Tanah Suci hingga Rabu, 30 April 2026. Pemberangkatan dilakukan melalui enam kelomp

  • Kamis, 30 Apr 2026 17:51

    Abaikan Sengketa Informasi, Komisioner KI Kecam Kadisdik Riau

    Pekanbaru-Komisioner Komisi Informasi Provinsi Riau, H. Zufra Irwan, S.E., M.M., Sp.Ap, mengecam sikap Kadisdik Provinsi Riau, H. Erisman Yahya, M.H, yang mengabaikan bahkan melecehkan proses persidan

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.