Senin, 18 Mei 2026
  • Home
  • Teknologi
  • Apakah Pemblokiran yang Dilakukan Kemenkomdigi Efektif Berantas Judol?

Tehnologi,

Apakah Pemblokiran yang Dilakukan Kemenkomdigi Efektif Berantas Judol?

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Kamis, 24 Jul 2025 16:18
Berita satu.com
Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) telah berupaya keras memberantas judi online dengan memblokir ribuan situs setiap tahunnya.

Namun, efektivitas langkah ini masih menjadi perdebatan publik. Meski pemblokiran dilakukan secara masif, fenomena judi online justru semakin berkembang.

Data dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menunjukkan bahwa perputaran dana judi online di Indonesia sepanjang 2025 diperkirakan mencapai Rp 1.200 triliun, naik signifikan dibanding tahun sebelumnya yang mencapai Rp 981 triliun.

Mengapa Pemblokiran Belum Efektif?
Pemblokiran yang dilakukan pemerintah sebagian besar hanya menargetkan landing page situs judi online, yaitu halaman depan yang berisi promosi dan informasi dasar.

Hal ini menyebabkan situs judi online tetap bisa beroperasi dengan mengganti alamat domain atau membuat situs baru.

Bahkan, data menunjukkan bahwa dalam kuartal I-2025 saja, total transaksi judi online telah mencapai Rp 6,2 triliun.

Selain itu, banyak situs judi online yang menyusup ke situs pemerintah dan pendidikan akibat lemahnya sistem keamanan.

Domain name system (DNS) yang tidak terkelola dengan baik, seperti cname yang tidak dinonaktifkan, juga dimanfaatkan untuk menyebarkan konten ilegal.

Kondisi ini menambah kompleksitas dalam upaya Kemenkomdigi untuk memberantas praktik judi online.

Judi Online Mudah Bermunculan
Pembuatan situs judi online baru dapat dilakukan dalam hitungan jam dengan biaya rendah.

Strategi ini memungkinkan pelaku untuk memindahkan pengguna ke situs baru setiap kali satu situs diblokir.

Dengan demikian, pemblokiran terasa seperti pekerjaan tanpa ujung. Meski Kemenkomdigi sudah melakukan berbagai langkah tegas, tak jarang efeknya hanya bersifat sementara.

Faktor Sosial dan Efek Kecanduan
Permasalahan judi online bukan hanya soal akses, melainkan juga faktor sosial seperti kemiskinan, minimnya lapangan pekerjaan, dan masalah psikologis.

Efek candu dari judi online membuat banyak orang sulit melepaskan diri meskipun akses ke situs sudah dipersulit.

Dalam kondisi ini, pemblokiran saja tidak cukup tanpa adanya program rehabilitasi dan pendekatan sosial.

Pentingnya Kesadaran Publik
Kesadaran masyarakat juga berperan besar dalam pemberantasan judi online. Masih banyak orang yang tidak menyadari bahaya judi online atau bahkan tidak tahu cara melaporkannya.

Edukasi publik yang masif harus dilakukan agar masyarakat tidak hanya mengandalkan tindakan Kemenkomdigi, tetapi juga ikut aktif melawan penyebaran judi online.

Efektivitas pemblokiran situs judi online oleh Kemenkomdigi masih dipertanyakan karena sifatnya yang hanya mengatasi dampak, bukan akar masalah.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Tehnologi
Berita Terkait
  • Minggu, 10 Mei 2026 11:51

    Seorang Kurir Narkoba Ditangkap, Sabu 21,1 Kg Berhasil Disita

    Siak-Lagi-lagi kurir narkoba yang menjadi sasaran penangkapan oleh Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri yang berhasil menggagalkan sabu seberat 21,1 kilogram di wilayah P

  • Sabtu, 09 Mei 2026 06:59

    Kunjugan Bhabinkamtibmas Polsek Kelayang, Modernisasi Ketahanan Pangan Masa Depan

    INHU-Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan hingga ke tingkat desa dan kelurahan. Salah satunya melalui peran aktif Bhabinkamtibmas yang turun langsung ke la

  • Kamis, 23 Apr 2026 08:24

    KAMPAK Rohil Kembali Protes, Pertanyakan Kinerja Aparat Rohil

    Rokan Hilir-Koalisi Aksi Mahasiswa Pemuda Anti Kriminal Rokan Hilir (KAMPAK Rohil) kembali melakukan aksi protes dengan membentangkan empat spanduk di sejumlah titik strategis pada Rabu (22/04/2026).A

  • Kamis, 23 Apr 2026 08:04

    Kapolda Riau Tekankan Pendekatan Humanis, Kunci Bangun Kepercayaan Publik di Era Digital

    Pekanbaru-Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menegaskan bahwa kunci utama membangun kepercayaan publik terhadap Polri terletak pada pendekatan yang humanis dan komunikasi yang efektif di tengah derasny

  • Minggu, 19 Apr 2026 11:30

    Dua Paket Sabu Disita, Polres Dumai Ringkus Tersangka di Bukit Kapur

    DUMAI - Berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas transaksi narkotika, Satuan Reserse Narkoba Polres Dumai bergerak cepat hingga berhasil mengungkap kasus peredaran sabu di wila

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.