Jumat, 03 Jul 2026
  • Home
  • Teknologi
  • Dirjen Bea Cukai Ungkap Awal Mula Bongkar Gudang 3,37 Ton Ganja Lewat X-ray

Dirjen Bea Cukai Ungkap Awal Mula Bongkar Gudang 3,37 Ton Ganja Lewat X-ray

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Jumat, 03 Jul 2026 10:25
Jakarta - Penyelundupan narkoba seberat 3,37 ton di kawasan pergudangan Kabupaten Gresik, Jawa Timur, ternyata terungkap dari pemeriksaan Bea Cukai. Narkoba yang diselundupkan itu merupakan jenis kuncup bunga (cannabis buds) jaringan lintas negara.
Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, mengatakan kasus ini terungkap setelah pihaknya menemukan ada barang impor mencurigakan di Pelabuhan Tanjung Priok. Pihaknya melakukan pemeriksaan X-ray.

"Ini diungkap ketika terjadi anomali di Pelabuhan Tanjung Priok ketika dilakukan pemeriksaan X-ray ditemukan anomali ada barang-barang atau pun komoditas yang mencurigakan," ungkap Djaka dalam konferensi pers di Gresik, Jawa Timur, dikutip Jumat (3/7/2026).

Bea Cukai, kata Djaka, langsung melakukan pengecekan terhadap barang tersebut hingga akhirnya ditemukan narkotika. Bea Cukai langsung berkoordinasi ketat dengan BNN untuk melakukan penindakan dengan menerapkan metode controlled delivery.

"Sehingga kami melakukan check atau pun test terhadap barang yang dicurigai setelah ditentukan bahwa itu merupakan barang terlarang kita berkoordinasi dengan ketat dengan BNN sehingga dilakukan controlled delivery sampai dengan Gresik ini," ujarnya.

"Sehingga kalau kita tidak melakukan itu, atau pun menangkap hanya di Pelabuhan tentu kita tidak akan mendapat apa-apa," imbuh Djaka.

Operasi gabungan tersebut melibatkan personel Bea Cukai dan BNN dari Pelabuhan Tanjung Priok hingga pergudangan di Gresik, Jawa Timur. Melalui operasi itu, terbongkar jaringan penyelundupan sekaligus mengamankan barang bukti narkotika jenis kuncup bunga seberat 3,37 ton yang diangkut menggunakan empat kontainer.

"Sehingga kami putuskan koordinasi dengan ketat diikuti oleh beberapa anggota dari BNN maupun dari Bea Cukai sehingga kita berhasil sampai dan bisa mengungkap sekitar 3,37 ton," ujarnya.

Djaka mengungkap jaringan narkoba tersebut beroperasi melalui Malaysia, China, Indonesia hingga Thailand.

"Ini adalah merupakan jaringan internasional yang dari jaringan Malaysia, China, Indonesia, melalui Thailand," katanya.

Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan empat unit truk beserta barang bukti narkotika yang disimpan di dalam 500 koper dan puluhan kardus latex. Sebanyak 500 koper masing-masing berisi enam bungkus narkotika dengan berat sekitar 535 gram per bungkus sehingga total berat brutonya mencapai sekitar 1,605 ton. Sementara itu, narkotika yang dikemas dalam 80 bal kardus lateks berjumlah sekitar 3.200 bungkus dengan berat bruto sekitar 1,766 ton.

Selain menyita barang bukti, tim gabungan juga mengamankan 12 orang yang diduga merupakan bagian dari jaringan sindikat internasional tersebut. Mereka terdiri atas pengusaha jasa transportasi, pengurus perusahaan, sopir truk, oknum petugas pelabuhan, hingga seorang warga negara asing asal China yang diduga memiliki gudang di Gresik.(detik.com)

Sumber: https://news.detik.com/berita/d-8557815/dirjen-bea-cukai-ungkap-awal-mula-bongkar-gudang-3-37-ton-ganja-lewat-x-ray

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

slot hoki slot hoki slot gacor