Jumat, 26 Jun 2026
  • Home
  • Traveler
  • 3 Fakta Unik Sydney Opera House yang Belum Anda Ketahui

Traveler

3 Fakta Unik Sydney Opera House yang Belum Anda Ketahui

Selasa, 03 Jan 2017 09:21
Xavier Arnau
Sydney Opera House

MESKI Anda belum pernah mengunjungi Negeri Kangguru Australia, Anda mungkin tahu persis bentuk Sydney Opera House terlihat seperti apa. Selain Menara Eiffel, bangunan berbentuk layar perahu itu memang menjadi salah satu ikon terpopuler di dunia.

Dalam kurun waktu setahun, setidaknya lebih dari empat juta wisatawan mancanegara yang mengunjungi Sydney hanya untuk melihat Opera House.

Namun, tahukah Anda bahwa bangunan ini juga menyimpan sejumlah fakta unik yang menarik untuk disimak?, Senin (2/1/2017), berikut ulasan lengkapnya.

Desain Opera House dikompetisikan

Pada 1952, Premier New South Wales mengumumkan sebuah kompetisi untuk merancang bangunan. Kompetisi ini berhasil menarik 233 peserta dari 32 negara. Tak selang berapa lama, arsitek asal Denmark, Jorn Utzon, terpilih menjadi pemenangnya. Pembangunan pun mulai dilakukan pada 1957.

Penduduk setempat awalnya membenci Opera House

Seperti bangunan-bangunan ikonik saat ini, rencana pembangunan Opera House awalnya sangat ditentang oleh sebagian besar warga Sydney. Hal ini disebabkan karena biaya pembangunannya yang sangat tinggi.

Tidak hanya itu, untuk membangun atapnya saja dibutuhkan waktu sekitar empat tahun. Bahkan, menteri yang bertanggung jawab pada saat itu menolak untuk membayar Utzon.

Biaya pembangunan mencapai Rp1,3 triliun

Utzon akhirnya mengundurkan diri, dan digantikan dengan seorang aristek baru. Namun ternyata, arstitek tersebut meminta dana yang jauh lebih besar dibandingkan Utzon.

Dengan biaya mencapai Rp1,3 triliun dan memakan waktu hingga 16 tahun lamanya, gedung Opera House akhirnya diresmikan. Hingga saat ini, gedung tersebut menjadi salah satu ikon terpopuler di dunia. (okezone.com)

Traveler
Berita Terkait
  • Jumat, 26 Jun 2026 10:04

    Kejari Serang Hentikan Kasus Sabu Lewat RJ, Terdakwa Direhabilitasi di Ponpes

    Serang - Kejaksaan Negeri (Kejari) Serang menggelar proses keadilan restoratif atau restorative justice (RJ) dalam kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu dengan barang bukti 0,5 gram. Kejari Serang

  • Jumat, 26 Jun 2026 09:55

    Inggris dan Swiss Pecahkan Rekor Suhu Terpanas pada Juni

    London - Inggris dan Swiss mencatat rekor suhu tertinggi sepanjang sejarah untuk bulan Juni pada Kamis (25/6/2026), di tengah gelombang panas ekstrem yang diperparah oleh krisis iklim di Eropa.Di Ingg

  • Jumat, 26 Jun 2026 09:48

    3 Inovasi Bawa Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Bersinar di APQ Awards 2026

    JAKARTA - Inovasi-inovasi yang terus lahir dari gagasan kreatif dan tangan-tangan tangguh pekerja PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) kembali menorehkan prestasi memb

  • Jumat, 26 Jun 2026 09:45

    Polsek Tanah Putih Sambangi Poskamling, Dorong Warga Tingkatkan Keamanan Lingkungan

    TANAHPUTIH-Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, personel Polsek Tanah Putih melaksanakan patroli malam sekaligus sambang Pos Kamling di wilayah Kepenghuluan Ujung Tanjung, Kecamatan

  • Jumat, 26 Jun 2026 09:21

    Sempat Bermasalah dengan Wartawan, Kabid Humas Polda Riau Dimutasi

    PEKANBARU - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Riau Kombes Zahwani Pandra Arsyad diinformasikan dimutasi dengan jabatan baru. Pergeseran jabatan itu dituangkan dalam Surat Telegram

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.