Travel
Awan Bentuk Tsunami di Makassar, Mbah Mijan Sebut Itu Teguran!
Kamis, 03 Jan 2019 16:41
KUMPULAN awan hitam berbentuk seperti gelombang tsunami telah menggegerkan masyarakat Makassar. Kejadian tersebut terjadi pada Rabu 2 Januari 2019 sekira pukul 08.00 WITA.
Tentunya ini merupakan sebuah hal yang cukup aneh, dimana awan lazimnya tidak berbentuk seperti itu. Foto awan mengerikan ini berhasil di abadikan dengan jelas dari bandar udara (Bandara) Sultan Hasanuddin, Sulawesi Selatan.
Tentunya fenomena ini sangat menarik jika ditelaah melalui sisi metafisika. Ya, menurut pakar spiritual, Mbah Mijan, bencana merupakan sebuah cara bagaimana alam semesta ingin berkomunikasi dengan manusia.
Ia mengatakan bencana sebenarnya tidak membunuh manusia. Hanya saja puing-puing bangunan atau benda lainnya yang menyebabkan seseorang meninggal karena terempas.
"Bencana itu adalah cara bagaimana alam semesta berkomunikasi dengan manusia. Bencana itu tak serta merta membunuh manusia, yang menjadi pembunuhnya itu kan berupa reruntuhan bangunan yang menimpa manusia dan sebagainya," ungkap Mbah Mijan, saat dihubungi Okezone, Kamis (3/1/2019).
Oleh sebab itu melalui fenomena ini Mbah Mijan mengingatkan kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk mengingat kembali kepada sang pencipta. Pasalnya, alam telah memberikan pesan yang bisa menjadi teguran untuk kita semua.
"Ayolah kita mengingat kembali tentang sang pencipta, kita ingat sang penguasa alam semesta. Ini semua adalah suatu pertanda sama seperti yang ada di Makassar," lanjutnya.
Untuk warga Makassar dan Sulawesi yang terkena fenomena awal menyerupai tsunami, Mbah Mijan mengatakan tidak perlu takut. Bencana ini bisa dihindari dengan doa.
"Saya dari dahulu meyakini bahwa doa yang dibaca ribuan orang, akan menggeser atau mengubah sebuah ketetapan tuhan. Artinya berdoa itu bisa mengubah nasib manusia, berbagi itu bisa mengubah kondisi," sambungnya.
Pesan Mbah Mijan yang terakhir adalah ketika Anda memiliki
kegelisahaan dalam hati karena melihat banyaknya gejala alam seperti
ini, sebaiknya berdoa dalam jumlah yang banyak. Istighosah, berjamaah
adalah salah satu cara untuk menggeser bencana tersebut.
(okezone.com)
Traveler
Jadwal Bola Malam Ini 22-23 Juni 2026: Argentina, Prancis, dan Senegal
Jadwal bola malam ini, Senin (22/6/2026) hingga Selasa (23/6/2026) pagi WIB, menyajikan sejumlah pertandingan menarik pada lanjutan fase grup Piala Dunia 2026. Sejumlah tim unggulan dunia akan kembali
Dahlan Iskan Tantang Bahlil Cabut Izin Tambang Batu Bara Pelanggar DMO
JAKARTA - Ancaman pemadaman bergilir di Indonesia akibat menipisnya stok batu bara untuk pembangkit listrik mendapat sorotan tajam. Mantan Direktur Utama (Dirut) PLN sekaligus Menteri BUMN era SBY Dah
Dedi Mulyadi Angkat Suara soal Pemadaman Listrik di Jabar: Bisa Menganggu Industri dan Produknya Gagal
Sejumlah wilayah di Jawa Barat termasuk Bandung Raya mengalami pemadaman listrik PLN. Banyak warga yang mengeluh akibat pemadaman tersebut, karena telah menganggu aktivitas.Gubernur Jabar, Dedi Mulyad
Aliansi Masyarakat Jakarta Gelar Aksi di Patung Kuda, Dukung MBG Dilanjutkan
Jakarta-Massa yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Jakarta menggelar unjuk rasa di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Senin (22/6/2026). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap keb
Terpilih ke Istana Negara, Rizqy dan Arifa Jadi Wakil Riau di Paskibraka Nasional 2026
PEKANBARU â€" Kabar membanggakan datang dari Provinsi Riau.Setelah melalui rangkaian seleksi dan verifikasi tingkat pusat yang berlangsung di Jakarta, dua pelajar terbaik Riau resmi terpilih sebagai C