Benahi Wisata Alam, Kemenpar Gandeng Menteri Lingkungan Hidup
Selasa, 27 Okt 2015 14:46
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan bersama Menteri Pariwisata melakukan penandatanganan MoU percepatan aktualisasi destinasi pariwisata alam.
MoU ini dimaksudkan agar memiliki komitmen bersama untuk memajukan sektor pariwisata di Indonesia, salah satunya pariwisata alam yang menjadi faktor potensi pariwisata terbesar di Indonesia.
"Destinasi itu bicara soal akses, amenitas dan atraksi. Untuk atraksi ada tiga, yakni nature, culture dan mainmade dan semua tidak bisa berdiri sendiri. Lalu nature 60 persen, culture 30 persen dan sisanya mainmade. Untuk nature paling besar penyumbangnya, makanya untuk wisata alam harus dibenahi," jelas Menteri Pariwisata Arief Yahya kepada Okezone di Jakarta, Selasa (27/10/2015).
Menurutnya, untuk wisata alam sifatnya harus dilestarikan karena semakin dilestarikan maka akan sejahtera dan itu sistem yang paling tepat untuk wisata alam.
"Jika kita bersatu maka Indonesia tak bisa dikalahkan, semakin dilestarikan maka akan semakin sejahtera dan ini saya katakan sesuai dengan hasil pariwisata dunia tanggal 27 September 2014 lalu," bebernya.
Menteri Pariwisata era Presiden Jokowi ini mengatakan bila Indonesia adalah lahan 'emas' bagi turis asing, pasalnya mereka (turis asing-red) sama sekali tak bisa melihat keindahan alam.
"Indonesia itu punya wisata berbasis bertani, dan itu bagus buat turis asing karena mereka tak memilikinya. Dari segi ini maka bisa ditingkatkan soal pelayanan perihal keindahan alam," paparnya lagi.
Jika semua strategi sudah dijalankan, maka jawara Marketing di Indonesia ini mengaku akan semakin mudah meraih keberhasilan dalam meningkatkan devisa serta turis asing ke Tanah Air.
"Kesepakatan kerjasama ini untuk pengembangan wisata berbasis hutan dan disepakati tiga hal, semakin dilestarikan maka semakin disejahterahkan. Dibandingkan industri lain merupakan paling ramah, kedua target. Kontribusi untuk hutan ada dua dimana total kontribusi 5 persen dan harus naik 10 persen," tutupnya.
Lewat Literasi Digital, PHR Dukung Wartawan Semakin Adaptif dan Profesional
DURI - Di tengah derasnya arus disrupsi teknologi dan kompleksitas informasi industri hulu migas, kolaborasi solid antara industri dan jurnalis menjadi kunci utama dalam mengawal kedaulatan energi nas
Kodim 1714/Puncak Jaya Laksanakan Kegiatan Jumat Sehat
Mulia â€" Kodim 1714/Puncak Jaya kembali melaksanakan kegiatan Jumat Sehat yang diikuti oleh prajurit dan anggota Persit KCK Cabang XLI Dim 1714/PJ. Kegiatan ini merupakan agenda rutin satuan yang ber
Hadir di Ttengah Kesulitan, Satlantas Polres Inhu Salurkan Air Bersih untuk Warga
RENGAT-Kepedulian terhadap sesama ditunjukan jajaran Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Indragiri Hulu (Inhu) yang hadir ditengah kesulitan warga yang membutuhkan, dengan menyalurkan bantuan air ber
Tepis Isu Sulit Dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Riau Jelaskan Aturan Baru Ekspos Berita Sesuai Perkap Nomor 6 Tahun 2023
PEKANBARU - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Kepolisian Daerah (Polda) Riau, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, SH, MSi memaparkan mekanisme terbaru terkait komunikasi publik di lingkung
Lewat Literasi Digital, PHR Dukung Wartawan Semakin Adaptif dan Profesional
DURI, 19 Juni 2026 â€" Di tengah derasnya arus disrupsi teknologi dan kompleksitas informasi industri hulu migas, kolaborasi solid antara industri dan jurnalis menjadi kunci utama dalam mengawal kedau