Cara Unik Pontianak Gaet Turis
Rabu, 28 Okt 2015 09:55
Arak-arakan pengantin ini diikuti oleh 8 kelompok peserta dari kecamatan se-Kota Pontianak serta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan perbankan. Selain itu, sebanyak 16 pasang calon pengantin yang akan dinikahkan secara massal juga turut serta dalam festival itu.
Dimulai dari halaman Museum Negeri, peserta festival arakan pengantin mulai berjalan melalui Jalan Ahmad Yani menuju Masjid Raya Mujahidin untuk mengantar para calon pengantin yang akan dinikahkan.
Wali Kota Pontianak, Sutarmidji mengatakan, festival arakan pengantin tahun ini sangat istimewa karena selain adanya nikah massal, festival ini juga diikuti oleh negara-negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura serta dihadiri tamu beberapa negara seperti dari Belanda dan Denmark.
"Kita akan undang beberapa negara yang memang akar budayanya serumpun dengan Kota Pontianak, termasuk provinsi-provinsi se-Indonesia yang adat budaya melayunya masih terjaga dengan baik seperti Riau, Jambi, Bengkulu, Palembang akan kita undang," ujarnya.
Sebagaimana tema Harjad Kota Pontianak ke-244, "Pontianak Menyapa Dunia", Festival Arakan Pengantin ini juga sebagai salah satu ajang promosi kebudayaan dan pariwisata yang menjadi kebanggaan Kota Pontianak kepada dunia luar.
"Dan ini kita buktikan bahwa banyak keunikan yang ada di Pontianak dan bisa kita kenalkan kepada dunia," ungkap Sutarmidji.
Terkait nikah massal yang dirangkai dengan Festival Arakan Pengantin ini, ia menambahkan, nikah massal diprioritaskan bagi pasangan calon pengantin yang berasal dari keluarga kurang mampu.
Diakuinya, jumlah pasangan calon pengantin yang ingin mengikuti program nikah massal ini cukup membludak namun banyak juga yang tidak memenuhi kriteria yang ditetapkan tim penilai.
Kendati ia tidak tahu persis kriteria yang ditetapkan, namun yang jelas pasangan calon pengantin tersebut memang berasal dari keluarga yang kurang mampu.
"Tahun depan rencananya akan diperluas, mungkin sekitar 100 pasangan yang akan kita nikahkan secara massal," tuturnya.
Pasangan pengantin peserta nikah massal dari Kecamatan Pontianak Kota, Agus Lesmana dan Resta Rianti, mengungkapkan, mereka merasa senang dan terbantu dengan mengikuti program nikah massal ini.
"Kami senang dan berterima kasih kepada Bapak Wali Kota yang telah menggelar nikah massal ini," ucapnya.
Dikatakan Agus, dirinya mengetahui adanya program nikah massal yang dirangkaikan dengan Festival Arakan Pengantin ini dari tetangga dan kelurahan.
Mengetahui itu, ia pun tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk mendaftar sebagai calon pengantin dalam nikah massal yang digelar dalam rangka Harjad Pontianak ke-244.
"Alhamdulillah kita mendapat bantuan dari Pemkot berupa uang tunai Rp 500 ribu untuk rias dan sewa pakaian pengantin, emas kawin berupa cincin emas seberat 3 gram serta voucher menginap di hotel untuk satu malam," tuturnya.
Lewat Literasi Digital, PHR Dukung Wartawan Semakin Adaptif dan Profesional
DURI - Di tengah derasnya arus disrupsi teknologi dan kompleksitas informasi industri hulu migas, kolaborasi solid antara industri dan jurnalis menjadi kunci utama dalam mengawal kedaulatan energi nas
Kodim 1714/Puncak Jaya Laksanakan Kegiatan Jumat Sehat
Mulia â€" Kodim 1714/Puncak Jaya kembali melaksanakan kegiatan Jumat Sehat yang diikuti oleh prajurit dan anggota Persit KCK Cabang XLI Dim 1714/PJ. Kegiatan ini merupakan agenda rutin satuan yang ber
Hadir di Ttengah Kesulitan, Satlantas Polres Inhu Salurkan Air Bersih untuk Warga
RENGAT-Kepedulian terhadap sesama ditunjukan jajaran Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Indragiri Hulu (Inhu) yang hadir ditengah kesulitan warga yang membutuhkan, dengan menyalurkan bantuan air ber
Tepis Isu Sulit Dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Riau Jelaskan Aturan Baru Ekspos Berita Sesuai Perkap Nomor 6 Tahun 2023
PEKANBARU - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Kepolisian Daerah (Polda) Riau, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, SH, MSi memaparkan mekanisme terbaru terkait komunikasi publik di lingkung
Lewat Literasi Digital, PHR Dukung Wartawan Semakin Adaptif dan Profesional
DURI, 19 Juni 2026 â€" Di tengah derasnya arus disrupsi teknologi dan kompleksitas informasi industri hulu migas, kolaborasi solid antara industri dan jurnalis menjadi kunci utama dalam mengawal kedau