Senin, 22 Jun 2026
  • Home
  • Traveler
  • Deretan Keistimewaan Masjid Jogokariyan di Yogyakarta

Travel

Deretan Keistimewaan Masjid Jogokariyan di Yogyakarta

Selasa, 29 Jan 2019 14:01
Liputan6.com

JAKARTA - Berawal dari langgar kecil di pojok kampung, Masjid Jogokariyan kinimenjadi tempat yang dituju banyak orang ketika tengah berada di Yogyakarta. Di samping memiliki fungsi utama sebagai kebanyakan tempat ibadah umat Islam, masih ada keistimewaan yang bisa ditelisik dari masjid di Jl.Jogokaryan no. 36, Mantrijeron, Kota Yogyakarta, ini.

Dilansir dari situs resmi Masjid Jogokariyan, Senin (28/1/2019),ada beberapa gagasan menarik dan fasilitas berbeda dari masjid yang berada tak jauh dari Universitas Gajah Mada (UGM) ini. Berikut ulasan lengkapnya.

3 langkah manajemen masjid

Pengurus Masjid Jogokariyan menetapkan tiga langkah dalam mengurus masjid, yakni pemetaan, pelayanan, dan pemberdayaan. Pemetaan ini merujuk pada peta dakwah yang jelas, wilayah kerja nyata, dan jamaah terdata.

Pendataan yang dilakukan terhadap jamaah mencakup potensi, kebutuhan, peluang, tantangan, kekuatan, dan kelemahan. terdapat pula sensus masjid yang dilakukan setahun sekali guna menghasilkan data base dan peta dakwah komprehensif.

Tak hanyadata berupa Kartu Keluarga (KK), warga mana, dan pendidikan,tapi juga siapa saja yang salat dan yang belum, yang berjamaah di masjid dan yang tidak, yang sudah berkurban dan berzakat, juga yang aktif mengikuti kegiatan masjid.

Peta Dakwah Masjid Jogokariyan memperlihatkan gambar kampung yang rumah-rumahnya berwarna-warni, yakni hijau, hijau muda, kuning,dan merah. Di tiap rumah, ada juga atribut ikonik berupa Kakbah (sudah berhaji), unta (sudah berkurban), koin (sudah berzakat), peci, dan lain-lain. Konfigurasi rumah itu dipakai untuk mengarahkan para dai yang mencari rumah warga.

Mengundang jamaahdengan cara berbeda

Data jamaah berdasarkan pemetaan yang sudah dijabarkan digunakan untuk membuat undangan datang ke masjid yang dicetak layaknya undangan pernikahan. Semua undangan ditulis dengan daftar nama dengan menyertakan kalimat 'Mengharap kehadiran Bapak/Ibu/Saudara. dalam acara Salat Subuh Berjamaah, besok pukul 04.15 WIB di Masjid Jogokariyan.'

Undangan itu dilengkapi hadis-hadis keutamaan salat subuh. Itulah sebab jamaah salat Subuh di sini bisa mencapai sepertiga jumlah jamaah Salat Jumat.

Gerakan infak selalu tersisa nol rupiah

Berbeda dengan yang lain,Masjid Jogokariyan selalu berupaya keras agar di tiap pengumuman, saldo infak harus nol rupiah. Hal ini dilakukan lantaran pengumuman infak jutaan akan sangat menyakitkan ketika tetangga masjid ada yang tak bisa ke rumah sakit sebab tak punya biaya atau tengah terlilit kesulitan lain.

Hasil infak dinilai benar-benar harus dipergunakan, bukan ditimbun sampai jumlah sangat banyak. Dengan pengumuman saldo infak sama dengan nol, jamaah diharapkan lebih semangat mengamanahkan hartanya.

Gerakan jamaah mandiri

Dimulai sejak 2005, jumlah biaya setahun dihitung, dibagi 52, sehingga ditemukan biaya setiap pekan. Lalu, angka itu dibagi lagi dengan kapasitas masjid; ketemu biaya per tempat salat. Jamaah diberitahu bahwa dalam sepekan mereka berinfak dalam jumlah tersebut, maka termasuk jamaah mandiri.

Jika lebih, dia jamaah pensubsidi. Namun kalau kurang, dia termasuk jamaah disubsidi. Gerakan jamaah mandiri ini sukses menaikkan infak setiap pekan hingga 400 persen. Ternyata, orang malu jika ibadah sampai disubsidi.

Serius Kembangkan Wisata Religi

MasjidJogokariyan nyatanya tak hanya dimanfaatkan sebagaitempat ibadah dan dakwah, tetapi juga wadah berkesenian, sosial, dan berperan sebagai penggerak perekonomian.Hal ini diwujdukan dengan tersedianya11 kamar disewakan, satu aula, dan dua ruang untuk musafir di sini.

Syubbani Rizali NoorKetua Takmir III Masjid Jogokariyan mengatakan, hotelmasjid Jogokaryan sudah ada sejak tahun 2013. Hotel masjid Jogokaryan ini terdiri 10 kamar reguler dan satu kamar VIP. dengan biaya masing-masing Rp 250 ribu dan Rp 150 ribu.

"Melayani musafir dari situ kan ada menghendaki fasilitas yang lebih baik dan memberikan layanan itu dengan infaq. Lalu, ingin privasi mungkin ada suami istri, bawa anak. Awalnya memberikan fasilitas musafir. Dalam perkembangannya ada yang ingin privasi dan perlu ada kamar," papar Rizal.

Rizal memberi saran jika ingin menginap di hotel Masjid Jogokariyan dan mengikuti program masjid dapat menghubungi pengurus terlebih dahulu. "Kamar mandi kita ada 21 buah. 50-60 orang bisa nginep di aula," ujarnya.


Sumber: Liputan6.com

Traveler
Berita Terkait
  • Senin, 22 Jun 2026 13:49

    Kerjasama dengan 23 SMP Swasta, Pemko Pekanbaru Jamin Biaya Pendidikan Selama 3 Tahun

    PEKANBARU-Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SMP Kota Pekanbaru tahun ajaran 2026/2027 dimulai Senin (22/6/2026) pukul 00.00 WIB besok. Ada 51 SMP Negeri di Kota Pekanbaru yang akan menampung

  • Senin, 22 Jun 2026 13:46

    Peringati HUT ke-18, RSUD Petala Bumi Gelar Pemeriksaan Mata dan Bagikan Kacamata Gratis

    Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Tahun 2026, RSUD Petala Bumi ProvinsiRiau menggelar kegiatan pelayanan pemeriksaan mata dan pembagian kacamata gratis bagi masyarakat.Kegiatan te

  • Senin, 22 Jun 2026 13:43

    Riau Kaya Raya, PAD Tinggal Sisa: Bocor di Mana?

    Di atas kertas, Provinsi Riau adalah salah satu wilayah terkaya sumber daya di Indonesia. Hamparan kebun sawit mencapai jutaan hektare, pabrik beroperasi siang-malam, dan arus logistik tak pernah bena

  • Senin, 22 Jun 2026 13:41

    Presiden Prabowo dan Rosan Bahas Optimalisasi Pengelolaan Aset Negara untuk Masyarakat

    Presiden terpilih Prabowo Subianto menerima kunjungan Menteri Investasi dan Hilirisasi/CEO Danantara, Rosan Roeslani, di kediaman pribadinya di Kertanegara, Jakarta, pada Minggu (21/6). Pertemuan pent

  • Senin, 22 Jun 2026 13:37

    Wapres Tinjau Sekolah Lapang Sagu Asmat, Dorong Hilirisasi Komoditas Unggulan Papua

    Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau Sekolah Lapang Sagu Keuskupan Agats, Kampung Yepem Kabupaten Asmat, Papua Selatan, Minggu (21/6). Kunjungan dilakukan usai melihat progres pembanguna

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.