Jumat, 19 Jun 2026
  • Home
  • Traveler
  • Dua Budaya Bersatu di Festival Pasar Rakyat Tangerang

Dua Budaya Bersatu di Festival Pasar Rakyat Tangerang

Senin, 26 Okt 2015 11:08
Okezone
Dua budaya bersatu di Festival Pasar Rakyat Tangerang
PEMERINTAH Tangerang dan Yayasan Danamon Peduli menggelar event Festival Pasar Rakyat yang memadukan dua budaya di Tangerang.

Dalam acara itu, Akulturasi dari dua budaya antara Tionghoa dan Betawi nampak ditampilkan dengan pertunjukkan Seni dan Bazar Kuliner.

Festival yang digelar di Pasar lama, Kota Tangerang, Minggu (25-10-2015) itu diisi dengan berbagai pentas seni dan kuliner, Seperti lomba atraksi Barongsai, Perlombaan memasak, Lomba melukis tong sampah, Lomba amazing race, Panggung hiburan, Pameran berbagai kuliner, Hingga Workshop literasi keuangan untuk komunitas pasar.

Dalam pagelaran itu nampak hadir Walikota Tangerang, Arif R. Wismansyah beserta jajarannya, Serta Direktur Eksekutif Yayasan Danamon Peduli, Restu Pratiwi.

"Pasar Rakyat merupakan aset bangsa yang besar nilai dan perannya, Jadi pasar rakyat dan kuliner lokal merupakan dua sisi mata uang yang bercerita banyak tentang karakter dan kekayaan sebuah daerah," kata Restu Pratiwi, Direktur Eksekutif Yayasan Danamon Peduli, Minggu (25/10/2015).

Lebih lanjut, Restu Pratiwi mengingatkan bahwa dengan data yang ada jumlah pasar traditional terus mengalami penyusutan karena kalah bersaing dengan pasar modern.

Untuk itulah mengapa pihaknya kini gencar mensosialisasikan 'Kampanye Nasional Jelajah Pasar Rakyat Nusantara' dengan memadukan akulturasi dari budaya-budaya yang ada diwilayah tersebut.

"Kami menggagas Kampanye Nasional Jelajah Pasar Rakyat Nusantara, melalui perpaduan dari budaya diwilayah itu, termasuk saudara kita dari etnik tionghoa," Sambungnya.

Sementara itu, Pihak kecamatan setempat yang juga mewakili pemkot tangerang, Gunawan, Mengatakan jika pemkot tangerang saat ini sudah menyusun kebijakan agar pada tiap kecamatan yang ada dikota tangerang memiliki satu pasar traditional yang memberikan rasa nyaman pada pengunjungnya, yakni dari segi pelayanan ataupun kemacetan menuju pasar itu.

"Kedepan target kita ditiap kecamatan ada satu pasar traditional, Itu untuk menyebar transaksi ekonomi maayarakat dan memecah kemacetan yang ditimbulkan," kata Gunawan.

(okezone.com)
Traveler
Berita Terkait
  • Jumat, 19 Jun 2026 17:15

    Lewat Literasi Digital, PHR Dukung Wartawan Semakin Adaptif dan Profesional

    DURI - Di tengah derasnya arus disrupsi teknologi dan kompleksitas informasi industri hulu migas, kolaborasi solid antara industri dan jurnalis menjadi kunci utama dalam mengawal kedaulatan energi nas

  • Jumat, 19 Jun 2026 17:11

    Kodim 1714/Puncak Jaya Laksanakan Kegiatan Jumat Sehat

    Mulia â€" Kodim 1714/Puncak Jaya kembali melaksanakan kegiatan Jumat Sehat yang diikuti oleh prajurit dan anggota Persit KCK Cabang XLI Dim 1714/PJ. Kegiatan ini merupakan agenda rutin satuan yang ber

  • Jumat, 19 Jun 2026 16:26

    Hadir di Ttengah Kesulitan, Satlantas Polres Inhu Salurkan Air Bersih untuk Warga

    RENGAT-Kepedulian terhadap sesama ditunjukan jajaran Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Indragiri Hulu (Inhu) yang hadir ditengah kesulitan warga yang membutuhkan, dengan menyalurkan bantuan air ber

  • Jumat, 19 Jun 2026 16:23

    Tepis Isu Sulit Dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Riau Jelaskan Aturan Baru Ekspos Berita Sesuai Perkap Nomor 6 Tahun 2023

    PEKANBARU - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Kepolisian Daerah (Polda) Riau, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, SH, MSi memaparkan mekanisme terbaru terkait komunikasi publik di lingkung

  • Jumat, 19 Jun 2026 16:19

    Lewat Literasi Digital, PHR Dukung Wartawan Semakin Adaptif dan Profesional

    DURI, 19 Juni 2026 â€" Di tengah derasnya arus disrupsi teknologi dan kompleksitas informasi industri hulu migas, kolaborasi solid antara industri dan jurnalis menjadi kunci utama dalam mengawal kedau

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.