Senin, 22 Jun 2026
  • Home
  • Traveler
  • Inilah Wisata di Desa Menaming-Rohul Bagaikan Mutiara Terkubur

Inilah Wisata di Desa Menaming-Rohul Bagaikan Mutiara Terkubur

Laporan : Fahrin Waruwu
Kamis, 11 Feb 2016 15:11
Fahrin Waruwu
Wisata di Desa Menaming Kecamatan Rambah Rohul. Kamis 11/2
ROKANHULU - Ternyata potensi obyek wisata alam, di Desa Menaming, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), sangat luar biasa, kini kondisinya masih bagaikan mutiara terkubur dan belum bisa dimanfaatkan masyarakat.

Hal terlihat dari beberapa obyek wisata alam yang ada di desa tersebut, selain kondisi alamnya masih asri, ini perlu, langkah strategis dari pemerintah sehingga potensi itu benar-benar termafaatkan untuk perekonomian masyarakat.

Salah satunya,  Bendungan Irigasi Menaming, belum dipoles pemerintah bagaiman memanfaatkan jadi sebuah potensi untuk pengembangan ekonomi masyarakat. Meskipun potensinya sangat luar biasa.

Kemudian, wisata alam Air Terjun Siayan, Sungai Risik, Sampuaran Sei Rao dan Sampuran parlangkitangan, potensi tak kalah indahnya, jika ada sentuhan pembangunan pemerintah bukan tidak mungkin berdampak pada ekonomi masyarakat sekitar.

Disampaikan Tokoh Masyarakat Desa Menaming, Lahutdin Lubis, kini potensi-potensi tersebut sudah pernah didokumentasikan dan diserahkan kepada pihak Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Rohul. Namun hingga hari ini belum ada tindak lanjutnya.

"Kita berharap agar potensi ini bisa dimanfaatkan, sehingga ada terbuka peluang-peluang ekonomi baru bagi masyarakat, karena pada dasarnya pariwisata alam itu, selain ada manfaatnya untuk masyarakat, juga akan menjadi inkam pendapata bagi daerah, sebab akan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang baru," papar Lahutdin Lubis, Kamis (11/2).

Saat ditanya, terkait pembebasan lahannya, Lahutdin menjawab, jika memang ada keseriusan pemerintah, seluruh apaartur desa, ninik-mamak dan masyarakat siap bertanggung kalau itu akan diserahkan kepada pemerintah.

"Ya kalau pemerintah siap membangunnya, kami siap pula membubuhkan tanda tangan untuk membebaskannya, sehingga dijadikan obyek wisata tujuan utama di Negeri Seribu Suluk," ujarnya Lubis lagi.

Kemudian di tempat yang sama, Kepala Desa (Kades) Menaming, Firdaus Daulay menjelaskan saat ini yang paling utama itu pembukaan akses infrastruktur jalan ke lokasi obyek wisata tersebut.

"Jika akses jalan sudah terbuka, secara otomatis akan ada peluang-peluang baru untuk pengembangan ekonomi masyarakat, sehingga pertumbuhan ekonomi rakyat bisa makin sejahtera," pungkasnya. (Fah)
Traveler
Berita Terkait
  • Senin, 16 Mar 2026 15:23

    5 Tips Packing Mudik Lebaran agar Praktis dan Tidak Ribet

    JAKARTA - Mudik saat Lebaran menjadi tradisi yang sangat dinantikan banyak orang di Indonesia. Perjalanan pulang kampung sering kali memakan waktu cukup lama, baik menggunakan kendaraan pribadi maupun

  • Sabtu, 06 Sep 2025 15:43

    Wisatawan Padati Malioboro, Pergerakan Capai Ratusan Ribu Orang

    Kawasan Malioboro kembali dipadati wisatawan setelah sempat sepi akibat gelombang aksi demonstrasi pekan lalu. Data terbaru menunjukkan pergerakan manusia di kawasan wisata ikonik Yogyakarta ini kemba

  • Sabtu, 06 Sep 2025 11:47

    Long Weekend! Taman Margasatwa Ragunan Targetkan 70 Ribu Pengunjung

    Sebanyak 19.381 wisatawan mengunjungi Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada libur nasional Maulid Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam. Jumlah ini meningkat dibandin

  • Sabtu, 06 Sep 2025 11:00

    Kunjungan Fans Harry Potter Membludak, Bikin Warlok Geram

    Meningkatnya jumlah wisatawan penggemar Harry Potter yang berbondong-bondong datang ke Glenfinnan Viaduct, Skotlandia, membuat warga lokal semakin geram.Jembatan ikonik yang terkenal sebagai lokasi sy

  • Sabtu, 06 Sep 2025 10:10

    Menikmati Wisata Seru Interaksi dengan Hiu di Karimunjawa

    Destinasi wisata penangkaran hiu sirip hitam (Selachimorpha) di Pulau Menjangan Kecil, Kecamatan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah menjadi daya tarik sendiri bagi wisatawan yang suka menguji

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.