Kenangan Joe Taslim Jajal Bungy Jumping
Senin, 07 Des 2015 09:13
Pengalaman pertamanya melakukan bungy jumping saat berada di Selandia Baru, tepatnya di Queenstown. .
Awalnya dirinya merasa takut saat melakukan bungy jumping. Tetapi aktor kelahiran Palembang ini semakin tertantang untuk mencoba kembali di lain waktu.
"Sebelum mencoba, rasanya mau mati. Karena darah di kepala semua. Tapi kalau sudah pernah, pasti ingin merasakan lagi," ujarnya di Tangerang, Minggu (6/12/2015).
Joe memaklumi ketakutan orang untuk mencoba bungy jumping, karena dirinya pernah merasakan hal yang sama. Tetapi saat melakukan bungy jumping di Selandia Baru, ia merasa sangat aman dan tidak ada ketakutan sedikitpun.
"Pasti kita awalnya takut tali putus dan takut kepala mentok ke bawah. Tetapi di Selandia Baru sangat aman. Kita harus tahu mereka sudah melakukan itu belasan tahun," tutupnya.
Simpatisan Komitmen Kawal Realisasi Target Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
Ribuan massa aksi yang mengatasnamakan Simpatisan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Malang Raya menyelenggarakan Apel Akbar dan Senam Bersama di Alun-Alun Tugu, Kota Malang, Jawa Timur pada Sabtu (20
Presiden Prabowo Setujui Gagasan Pelatnas Multiyears, Mensetneg dan Seskab Follow Up Anggaran
BOGOR - Presiden Prabowo Subianto memberikan dukungan besar untuk memperkuat pengembangan ekosistem olahraga nasional. Hal itu disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) E
Delegasi Malaysia Lirik Potensi Besar Kelapa Rangsang Meranti
SELATPANJANG - Pasar internasional kembali melirik kekayaan alam Kabupaten Kepulauan Meranti. Perusahaan asal Malaysia, Grisek Jaya Sdn. Bhd, terjun langsung menjajaki peluang bisnis dan perdagangan k
Bupati Tabanan Buka Festival Jatiluwih Ke-7, Dorong Ekonomi Rakyat dan Pariwisata Lokal
Bupati Tabanan, Bali, I Komang Gede Sanjaya, secara resmi membuka Festival Jatiluwih Ke-7 Tahun 2026 pada Sabtu, 20 Juni 2026. Acara ini akan berlangsung hingga Minggu, 21 Juni 2026, dengan tujuan uta
Pemerintah Perluas Akses Internet Pendidikan dengan Starlink di Nias Utara: Solusi Daerah 3T
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat Akses Internet Pendidikan, khususnya di wilayah terdepan, terpencil, dan tertinggal (3T). Upaya ini diwujudkan melalui penye