Travel
Mengintip Penginapan Langganan Susi Pudjiastuti di Kabupaten Natuna
Rabu, 09 Okt 2019 08:32
Natuna - Pariwisata tengah jadi salah satu sektor yang digerakkan di Kabupaten Natuna. Kemunculan deretan penginapan jadi satu dari sekian banyak realisasi dari wacana tersebut. Siapa sangka, satu di antaranya merupakan langganan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.
"Iya ibu (Susi) sudah beberapa kali menginap di sini," kata salah seorang pegawai Taman Batu Alif, Didik, di Ranai, Kabupaten Natuna, Kamis, 26 September 2019. Ia pun kemudian menunjukkan kamar di Taman Batu Alif yang biasa jadi tempat Menteri Susi beristirahat.
Merupakan satu dari dua kamar tidur dilengkapi kamar mandi dalam, ukuran ruangan satu ini cukup lapang. Ranjang berukuran queen size di sebelah kiri pintu dilengkapi hiasan berupa kelambu menggantung.
Di sampingnya terdapat space kosong yang sengaja dibentangkan karpet, lantaran jendela di sana langsung menghadap laut dengan rapat hamparan batu granit, tipikal pesisir di Natuna. Sepoi angin langsung memenuhi ruang seketika setelah jendela panjang itu dibuka.
Yang unik dari Taman Batu Alif adalah bangunannya mengikuti susunan batu granit. "Tidak dihancurkan sama sekali. Jadi di dalam kamar, kamar mandi bisa saja ada batu besar. Kadang tembus ke dua ruangan berbeda kayak yang kamar mandi di kamar Bu Susi," jelas Didik.
Bangunan panggung ini berdiri tepat di pesisir dengan susunan batu granit ragam bentuk, serta ukuran di sekelilingnya. Pembuatan salah satu penginapan favorit di Ranai, Kabupaten Natuna ini pun tak menghilangkan bangunan orisinal yang sekarang jadi dapur dan ruang makan bersama dengan pemandangan langsung menghadap laut.
Berapa Harganya?
Penginapan dengan total enam kamar, baik single maupun double bed, ini juga dilengkapi beberapa fasilitas lain, termasuk ruang bersantai di balkon lantai dua dengan pemandangan 360 derajat berupa laut di depan, kanan-kiri tumpukan batu granit dan pantai, serta rimbun pohon kelapa di bagian belakang.
Terdapat pula musala luar ruang yang membuat angin laut bebas membelai, ruang bersantai di koridor, juga ruangan semi terbuka untuk duduk santai menikmati suasana sekitar berhias kerangka ikan paus.
Harga yang ditawarkan penginapan dengan dominasi aksen kayu berkesan hangat ini adalah Rp750 ribu per malam untuk kamar dengan kamar mandi dalam dan Rp600 ribu untuk tipe yang kamar mandi luar untuk setidaknya per dua kamar.
Menikmati suasana sekitar Taman Batu Alif, tapi tak mau menginap? Bisa juga. Pengunjung bisa datang dan melihat sekitaran penginapan dengan membayar Rp5 ribu saja per orang.
Berjalan di sekitar tumpukan batu seperti dermaga, menikmati lembut pasir pesisir Natuna, bahkan naik ke atas batu-batu granit besar pun bisa dilakukan di sini. Jalur kayu untuk berjalan dari satu batu ke batu lain juga sudah dibuatkan.
Terdapat pula ayunan di pesisir dangkal untuk dinikmati pengunjung walau harus sedikit basah. Didik bercerita, nama Alif sendiri diambil dari batu paling tinggi di sini yang berbentuk seperti Alif, huruf pertama hijaiah.
sumber : liputan6.com
5 Tips Packing Mudik Lebaran agar Praktis dan Tidak Ribet
JAKARTA - Mudik saat Lebaran menjadi tradisi yang sangat dinantikan banyak orang di Indonesia. Perjalanan pulang kampung sering kali memakan waktu cukup lama, baik menggunakan kendaraan pribadi maupun
Wisatawan Padati Malioboro, Pergerakan Capai Ratusan Ribu Orang
Kawasan Malioboro kembali dipadati wisatawan setelah sempat sepi akibat gelombang aksi demonstrasi pekan lalu. Data terbaru menunjukkan pergerakan manusia di kawasan wisata ikonik Yogyakarta ini kemba
Long Weekend! Taman Margasatwa Ragunan Targetkan 70 Ribu Pengunjung
Sebanyak 19.381 wisatawan mengunjungi Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada libur nasional Maulid Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam. Jumlah ini meningkat dibandin
Kunjungan Fans Harry Potter Membludak, Bikin Warlok Geram
Meningkatnya jumlah wisatawan penggemar Harry Potter yang berbondong-bondong datang ke Glenfinnan Viaduct, Skotlandia, membuat warga lokal semakin geram.Jembatan ikonik yang terkenal sebagai lokasi sy
Menikmati Wisata Seru Interaksi dengan Hiu di Karimunjawa
Destinasi wisata penangkaran hiu sirip hitam (Selachimorpha) di Pulau Menjangan Kecil, Kecamatan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah menjadi daya tarik sendiri bagi wisatawan yang suka menguji
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/2932323/original/096438100_1570429020-3.JPG)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,45,285,0)/kly-media-production/medias/2932345/original/034951100_1570429477-4.JPG)