Kamis, 18 Jun 2026
  • Home
  • Traveler
  • Meski Ditawari Duit Rp 100 Triliun, Gubernur Koster Tetap Tolak Kasino di Bali

Travel,

Meski Ditawari Duit Rp 100 Triliun, Gubernur Koster Tetap Tolak Kasino di Bali

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 18 Agu 2025 14:17
Detiknews.com
Meski ditawari uang Rp 100 Triliun, Gubernur Bali I Wayan Koster akan tetap menolak keberadaan kasino di pulau Dewata.
Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan akan tetap menolak pengembangan perusahaan perjudian legal berupa kasino, meski dijanjikan dapat iming-iming keuntungan hingga Rp100 triliun besarnya.

"Saya diimingi (dijanjikan sesuatu yang membujuk), kalau ada kasino di Bali bapak langsung bisa dapat Rp100 triliun," kata Koster, dikutip dari Antara, Minggu (18/8/2025).

Koster mengatakan penolakan kasino itu karena pariwisata Bali adalah pariwisata budaya. Sektor pariwisata sendiri adalah masa depan Bali.

Bahkan, hingga hari ini 60 persen ekonomi Bali bersumber dari sektor pariwisata. Oleh karena itu, Pemprov Bali mendorong untuk menjaga agar sektor pariwisata tetap kokoh dan berprinsip, serta tidak mudah dirayu untuk membangun sesuatu yang bertentangan dengan budaya.

Gubernur Koster mengingatkan hingga saat ini untuk pariwisata budaya, Bali belum memiliki saingan. Dengan menjalankan bisnis kasino, artinya Bali hanya ingin bersaing dengan negara lain.

"Angkanya memang bagus Rp100 triliun, tapi sekali kita salah langkah menggerus budaya Bali, meninggalkan basis budaya kita untuk pariwisata, kita bisa kehilangan lebih dari Rp100 triliun dan akan mengancam masa depan Bali," ujar dia.

"Bali pariwisata budaya cuma satu ada di dunia, jadi kalau itu tidak ada saingannya," katanya.

Ke depan, pemprov Bali akan terus menangkap peluang pariwisata yang berbasis budaya, tidak keluar apalagi mengembangkan perusahaan perjudian tersebut, katanya, menegaskan.

"Di situ saja, jadi kalau itu ke depan siapa pun juga jangan pernah goyah soal budaya ini, sekali kita salah langkah, sangat berbahaya bagi masa depan Bali," kata Wayan Koster.

Koster mengatakan mendata sepanjang Januari-Juli 2025 dengan mengandalkan pariwisata budaya jumlah kunjungan wisatawan asing menyentuh 4 juta kunjungan, kemudian 1-13 Agustus bertambah 300 ribu, artinya total kunjungan lebih dari 4,3 juta.

Ia memprediksi dengan September dan Oktober memasuki musim rendah kunjungan pariwisata kemudian melonjak lagi pada November dan Desember, maka diperkirakan jumlah wisman tahun ini menembus 7,2 juta kunjungan.

"Luar biasa kenaikannya, karena itu kita butuh tata kelola yang baik dan antisipasi isu-isu yang muncul berkaitan berdampak ke pariwisata," ujar dia.***(detiknews.com)
Sumber: Detiknews.com

Traveler
Berita Terkait
  • Kamis, 18 Jun 2026 16:31

    BKPP Bengkalis Sudah Usulkan Kebutuhan CPNS 2026 Sekitar 300 Formasi

    BENGKALIS - Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bengkalis telah mengajukan kebutuhan calon pegawai negeri sipil (CPNS) Bengkalis beberapa bulan lalu.Pengajuan kebutuhan dilakukan sesuai

  • Kamis, 18 Jun 2026 16:16

    Percasi Meranti Turunkan 8 Atlet di Kejurprov Riau ke-37, Bidik Prestasi Atlet Junior

    SELATPANJANG â€" Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Kepulauan Meranti kembali ambil bagian dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Catur Riau ke-37 yang digelar di Bagan Siapi-api, Kab

  • Kamis, 18 Jun 2026 15:30

    Bumdesma Srikandi Pangkalan Kuras Santuni 204 Lansia dan Gelar Sunat Massal untuk 153 Anak

    Riauterkini-PELALAWAN â€" Badan Usaha Milik Desa Bersama (Bumdesma) Srikandi Pangkalan Kuras Lembaga Keuangan Desa (LKD) menggelar kegiatan santunan bagi lanjut usia (jompo) dan sunat massal di Aula K

  • Kamis, 18 Jun 2026 15:01

    Tiga Hari Berturut-turut Abrasi di Kuala Enok, Inhil Runtuhkan Belasan Bangunan

    INDRAGIRI HILIRâ€" Bencana abrasi tanah longsor kembali mengguncang wilayah pesisir Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Selama tiga hari berturut-turut, fenomena alam ini telah meruntuhkan belasan bang

  • Kamis, 18 Jun 2026 14:58

    Tuntut Harga BBM Turun, Puluhan Wanita Cantik Bawa Peralatan Dapur Long March ke Istana

    JAKARTA â€"  Sekelompok perempuan yang tergabung dalam Aliansi Perempuan Indonesia menggelar aksi long march dari kawasan Dukuh Atas, Jakarta Selatan, menuju Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.