Nikmati Sunset Di Telaga Lereng Lawu
Kamis, 31 Des 2015 16:30
Mulai dari Grojogan Sewu di Tawangmangu, air terjun Jumog, Sapta tirta Pablengan Matesih, juga telaga alam Telogo Mardido di Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar.
Salah satu wisata alam yang masih asli dan belum tersentuh modenisasi adalah Telogo Mardido. Masih jarang wisatawan yang mengetahui keberadaan Telogo Mardido. Karena lokasi wisata ini baru saja di buka untuk umum. Sehingga belum banyak fasilitas di lokasi ini.
Untuk menuju ke lokasi ini perjalanan sangat menyenangkan. Rute jalan yang naik turun dan berkelok-kelok seperti di wilayah pegunungan yang membuat jantung berdetak kencang.
Namun di tanya keindahan alamnya. Pepohonan hutan pinus yang tumbuh di sekitar telaga Mardido masih asri sehingga hawanya sangat sejuk.
Warna danau hijau keemasan yang terlihat seakan menghilangkan rasa lelah sehingga rasa takut terbayarkan dengan melihat keindahan telaga di lereng Lawu.
Suasana telaga akan semakin indah saat matahari terbenam (sunset) tiba. Warna jingga keemasan terlihat jelas di ujung telaga yang terhampar luas.
Airnya sangat jernih sehingga terlihat lumut dan ganggang juga ikan kecil berenang bebas terlihat jelas di dasar telaga.
Meski lokasi menuju danau Mardido masih berupa jalan setapak yang terbuat dari susunan batu yang kecil. Sedang jalan sekitarnya masih berupa tanah.
Telaga Madirdo merupakan sebuah danau alam yang airnya berasal dari danau kecil yang airnya bersumber dari mata air di lereng Gunung Lawu.
Telaga Mardido menjadi sumber mata air bagi masyarakat sekitar karena airnya yang tak pernah surut meski musim kemarau dan tak pernah penuh di saat musim penghujan.
Sekitar telaga Madirda ada sumber mata air yang masih alami dan dikeramatkan oleh penduduk sekitar. Dipercaya masyarakat sebagai situs patirtan kuno.
Untuk mencapai Tlogo Madirdo dapat dilakukan melalui dua jalur utama dan satu jalur alternatif yang pertama melalui pertigaan arah Candi Sukuh dan Candi Cetho ke arah kanan, serta menuju Air Terjun Jumok, yang juga berada di Kecamatan Ngargoyoso.
Jalur kedua menuju Tlogo Madirdo, adalah melalui Desa Karang, yang berada pada kilometer 34 jalan raya Solo-Tawangmangu. Dari pintu gerbang Pemancingan Amanah untuk menuju Tlogo Madirdo harus melalui jalan 5 kilometer.
Jalur lainnya bisa melewati Grojogan Sewu, yaitu melalui jalan desa Tengklik Tawangmangu menuju ke arah Desa Berjo menuju Tlogo Madirdo.
Simpatisan Komitmen Kawal Realisasi Target Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
Ribuan massa aksi yang mengatasnamakan Simpatisan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Malang Raya menyelenggarakan Apel Akbar dan Senam Bersama di Alun-Alun Tugu, Kota Malang, Jawa Timur pada Sabtu (20
Presiden Prabowo Setujui Gagasan Pelatnas Multiyears, Mensetneg dan Seskab Follow Up Anggaran
BOGOR - Presiden Prabowo Subianto memberikan dukungan besar untuk memperkuat pengembangan ekosistem olahraga nasional. Hal itu disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) E
Delegasi Malaysia Lirik Potensi Besar Kelapa Rangsang Meranti
SELATPANJANG - Pasar internasional kembali melirik kekayaan alam Kabupaten Kepulauan Meranti. Perusahaan asal Malaysia, Grisek Jaya Sdn. Bhd, terjun langsung menjajaki peluang bisnis dan perdagangan k
Bupati Tabanan Buka Festival Jatiluwih Ke-7, Dorong Ekonomi Rakyat dan Pariwisata Lokal
Bupati Tabanan, Bali, I Komang Gede Sanjaya, secara resmi membuka Festival Jatiluwih Ke-7 Tahun 2026 pada Sabtu, 20 Juni 2026. Acara ini akan berlangsung hingga Minggu, 21 Juni 2026, dengan tujuan uta
Pemerintah Perluas Akses Internet Pendidikan dengan Starlink di Nias Utara: Solusi Daerah 3T
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat Akses Internet Pendidikan, khususnya di wilayah terdepan, terpencil, dan tertinggal (3T). Upaya ini diwujudkan melalui penye