Objek Wisata yang Wajib Anda Kunjungi Saat Berlibur ke Nias, Sumatera Utara
Sabtu, 12 Des 2015 16:47
Bukan hanya terkenal di kalangan nasional tapi juga internasional.
Ini objek wisata Nias yang tidak boleh dilewatkan jika anda mengunjungi Nias, Sumatera Utara.
Pulau Asu, yang berada di Kecamatan Sirombu, Nias Barat, menjadi destinasi wisatawan khususnya turis yang ingin jauh dari rutininas alias kehidupan kota dan keramaian.
Sebab, pengunjung pulau ditawarkan keprivasian seperti berada di pulau milik pribadi.
Jarak rumah penduduk satu dengan penduduk lainnya bisa hingga 100 meter, lossmen (penginapan) satu dengan penginapan lainnya bisa sampai 1 kilometer.
Adapula, speed boat untuk menyusuri pulau kecil sekitar Pulau Asu yang ada 7.
Seperti Pulau Hinako, Heruanga, Babosalo'o, Bawah, Hamutala, Begi, dan Pulau langu.
Bisa dibilang pulau Asu dibanjiri wisatawan yang ingin merasakan kehidupan pedesaan.
Kemudian, ada Pantai Sorake yang berada di Teluk Dalam, Nias Selatan.
Pantai ini terkenal memiliki ombak hingga 8 meter dan memiliki tingkatan ombak yang tidak dimiliki pantai lain ini, tapi kini hanya memiliki tinggi ombak paling tinggi 5 meter pascatsunami.
Sebelum tsunami, pantai ini dielu-elukan menjadi pantai surfing terbaik setelah pantai di Hawaii.
Ketinggian ombak yang mencapai 8 meter, menjadi tantangan tersendiri bagi peselancar.
Pantai ini begitu sohor di mata pecinta surfing hingga kerap mempertemukan para surfer bertaraf internasional.
Tidak ketinggalan Pantai Tureloto, Nias Utara, yang terletak di Desa Balefadorotuho, Kecamatan Lahewa.
Tempat ini menjadi rekomendasi setelah Pulau Asu dan Teluk Dalam yang sudah lama terkenal menjadi destinasi objek wisatawan luar kota dan mancanegara.
Pantainya memiliki warna pantulan dua warna, yakni biru toska dan biru awan.
Keindahannya juga terletak pada batu karang raksasa yang berbentuk bundar di bibir pantai.
Wisatawan kerap mendokumentasikan diri di batu karang tersebut.
Batunya keras dan tidak tajam, persis seperti batu raksasa yang berserakan di pinggir pantai, jika dipandang dari jauh.
Batuan karang yang terhampar itu memiliki bentuk unik, ada yang menyerupai bentuk otak manusia sehingga beberapa masyarakat sekitar menyebutnya dengan Batu Otak.
Jadi siapa pernah melihat indahnya laut Lombok dan Bali, bandingkan!
Tidak jauh dari Pantai Tureloto ada Pantai Pasir Merah, atau pantai Gawu Sayo sebutan penduduk sekitar, di desa Ombolata, Kecamatan Afulu, Nias Utara.
Tempat ini memiliki keunikan pada warna pasirnya yang berwarna merah seperti warna tanah liat.
Keunikan seperti ini tidak banyak ada di Indonesia, bahkan hanya dapat ditemukan di pulau Komodo dan Lombok.
Pantai Pasir Merah menjadi satu-satunya pantai dengan pasir berwarna merah di pulau Sumatera.
Jadi, wisata ke pantai ini saat berada di Sumatera Utara tentu tak bisa dilewatkan.
(tribunnews.com)
Simpatisan Komitmen Kawal Realisasi Target Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
Ribuan massa aksi yang mengatasnamakan Simpatisan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Malang Raya menyelenggarakan Apel Akbar dan Senam Bersama di Alun-Alun Tugu, Kota Malang, Jawa Timur pada Sabtu (20
Presiden Prabowo Setujui Gagasan Pelatnas Multiyears, Mensetneg dan Seskab Follow Up Anggaran
BOGOR - Presiden Prabowo Subianto memberikan dukungan besar untuk memperkuat pengembangan ekosistem olahraga nasional. Hal itu disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) E
Delegasi Malaysia Lirik Potensi Besar Kelapa Rangsang Meranti
SELATPANJANG - Pasar internasional kembali melirik kekayaan alam Kabupaten Kepulauan Meranti. Perusahaan asal Malaysia, Grisek Jaya Sdn. Bhd, terjun langsung menjajaki peluang bisnis dan perdagangan k
Bupati Tabanan Buka Festival Jatiluwih Ke-7, Dorong Ekonomi Rakyat dan Pariwisata Lokal
Bupati Tabanan, Bali, I Komang Gede Sanjaya, secara resmi membuka Festival Jatiluwih Ke-7 Tahun 2026 pada Sabtu, 20 Juni 2026. Acara ini akan berlangsung hingga Minggu, 21 Juni 2026, dengan tujuan uta
Pemerintah Perluas Akses Internet Pendidikan dengan Starlink di Nias Utara: Solusi Daerah 3T
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat Akses Internet Pendidikan, khususnya di wilayah terdepan, terpencil, dan tertinggal (3T). Upaya ini diwujudkan melalui penye