Jumat, 19 Jun 2026
  • Home
  • Traveler
  • Tanpa Busana di Malaysia, Turis Tiongkok Ditangkap

Tanpa Busana di Malaysia, Turis Tiongkok Ditangkap

Sabtu, 24 Okt 2015 10:20
Telegraph
Tanpa busana di Malaysia, Turis Tiongkok ditangkap
Turis Tiongkok kembali berulah, kali ini mereka mem-publish foto tanpa busana ketika berada di salah satu pantai di area pesisir Semporna, Malaysia.

Turis Tiongkok yang ditangkap merupakan instruktur menyelam yang kerap membawa turis asing untuk berlibur. Pria yang tak disebutkan namanya ini harus ditahan di Malaysia akibat perbuatannya.

"Tersangka telah mengunjungi Semporna beberapa kali dengan membawa kelompok turis Tiongkok untuk menyelam di pulau-pulau sekitar Semporna," ucap Datuk Salehhudin Abdul Rahman selaku Kepala Departemen Negara Investigasi Kriminal seperti dilansir Foxnews, Sabtu (24/10/2015).

Foto-foto yang beredar di online ini menggambarkan adanya sejumlah turis Tiongkok yang sedang berfose dari berbagai jenis gaya.

Dari sekian banyak foto yang di-publish, salah satu fotonya menunjukkan sekelompok laki-laki tanpa busana bersama beberapa wanita yang memperlihatkan punggung mereka yang mengarah ke kamera.

Foto tersebut diabadikan di perairan dangkal, kemudian ada pula sekelompok tiga wanita tanpa busana di bagian atas tubuhnya meski bagian punggung yang menghadap ke kamera, sedangkan prianya hanya tersenyum dengan mengenakan celana pendek disamping mereka.

Akibat perbuatannya, turis Tiongkok harus menginap di hotel prodeo sampai menunggu proses persidangan di Malaysia tanggal 25 Oktober 2015.

Turis Tiongkok tersebut harus menghadapi hukuman kurungan penjara selama tiga bulan beserta dendanya.

Meski sudah ditahan, pihak berwenang Negeri Jiran terus mencari kebenaran foto tersebut, pasalnya dari tanggal serta waktunya belum didapatkan.

Akibatnya, pihak Malaysia meminta bantuan kepada Interpol guna mengidentifikasi para wisatawan Tiongkok perihal foto dan waktu mereka ketika datang ke Semporna.

"Insiden ini sangat memalukan dan merusak reputasi Malaysia sebagai tujuan wisata terkenal, bahkan ini bisa merusak citra Sabah. Pasalnya, perilaku mereka tidak bisa diterima oleh penduduk Semporna. Dimana, mayoritas warganya memeluk agama Muslim," tukas Dr. Chacho selaku petugas lokal Semporna.

(okezone.com)
Traveler
Berita Terkait
  • Jumat, 19 Jun 2026 17:15

    Lewat Literasi Digital, PHR Dukung Wartawan Semakin Adaptif dan Profesional

    DURI - Di tengah derasnya arus disrupsi teknologi dan kompleksitas informasi industri hulu migas, kolaborasi solid antara industri dan jurnalis menjadi kunci utama dalam mengawal kedaulatan energi nas

  • Jumat, 19 Jun 2026 17:11

    Kodim 1714/Puncak Jaya Laksanakan Kegiatan Jumat Sehat

    Mulia â€" Kodim 1714/Puncak Jaya kembali melaksanakan kegiatan Jumat Sehat yang diikuti oleh prajurit dan anggota Persit KCK Cabang XLI Dim 1714/PJ. Kegiatan ini merupakan agenda rutin satuan yang ber

  • Jumat, 19 Jun 2026 16:26

    Hadir di Ttengah Kesulitan, Satlantas Polres Inhu Salurkan Air Bersih untuk Warga

    RENGAT-Kepedulian terhadap sesama ditunjukan jajaran Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Indragiri Hulu (Inhu) yang hadir ditengah kesulitan warga yang membutuhkan, dengan menyalurkan bantuan air ber

  • Jumat, 19 Jun 2026 16:23

    Tepis Isu Sulit Dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Riau Jelaskan Aturan Baru Ekspos Berita Sesuai Perkap Nomor 6 Tahun 2023

    PEKANBARU - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Kepolisian Daerah (Polda) Riau, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, SH, MSi memaparkan mekanisme terbaru terkait komunikasi publik di lingkung

  • Jumat, 19 Jun 2026 16:19

    Lewat Literasi Digital, PHR Dukung Wartawan Semakin Adaptif dan Profesional

    DURI, 19 Juni 2026 â€" Di tengah derasnya arus disrupsi teknologi dan kompleksitas informasi industri hulu migas, kolaborasi solid antara industri dan jurnalis menjadi kunci utama dalam mengawal kedau

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.