- Home
- Advertorial
- Bupati Wardan Serahkan Bantuan Eskavator Bagi 3 Kecamatan di Inhil
Atasi Kerusakan Kebun Masyarakat
Bupati Wardan Serahkan Bantuan Eskavator Bagi 3 Kecamatan di Inhil
Laporan: Aditya Prahara
Kamis, 13 Agu 2015 17:01
Bantuan eskavator yang diserahkan disela-sela kegiatan di lapangan Gajah Mada Tembilahan ini, berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Riau.
Bupati Wardan mengatakan, penyerahan bantuan tersebut dalam upaya menanggulangi dan memperbaiki kondisi perkebunan masyarakat setempat, yang saat ini sudah mengalami kerusakan cukup parah.
"Memberikan eskavator ini efisien dari pada membangun tanggul melalui proses pelelangan, karena masyarakat bisa langsung melakukan perbaikan setelah eskavator tiba di kecamatan. Jadi, setelah eskavator ini tiba di kecamatan, tinggal bagaimana aparat dan masyarakat setempat dapat memanfaatkannya dengan baik dan maksimal," kata Bupati Wardan.
Selanjutnya, Bupati Wardan berharap, dengan telah diberikan eksavator, maka kerusakan perkebunan kelapa dapat diatasi secara bertahap, sehingga akhirnya bisa memperbaiki produktivitas kelapa di Negeri Seribu Parit.
"Soal harga sedang kita upayakan ada regulasinya. Hari ini, kita upaya untuk memperbaiki hasil buahnya terlebih dahulu, karena dengan hasil produksi bagus harganya juga akan bagus, dan akhirnya geliat ekonomi di Inhil dapat meningkat," tambahnya.
Senada dengan itu, Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Inhil, Mukhtar T menjelaskan bahwa hingga saat ini, hampir 100 ribu hektar kebun kelapa masyarakat sudah mengalami kerusakan dikarenakan intusi air laut.
"Laju kerusakan kebun kelapa ini sangat cepat, tidak bisa kita imbangi dengan perbaikan. Contohnya saja di 3 kecamatan yang menerima bantuan eskavator ini, diketahui untuk Kecamatan Mandah jumlah kebun kelapa yang rusak seluas 13.429 hektar, Kuindra 12.566 hektar dan Reteh 12.401 hektar," terangnya.
Untuk itulah, lanjut Mukhtar, dibuat terobosan dengan menyerahkan eskavator kepada pihak kecamatan, sehingga dapat langsung menggunakannya untuk membuat tanggul untuk menahan untusi ait laut.
"Untuk biaya operasionalnya, kita rencanakan melalui APBD Inhil, tapi saat ini saja masyarakat sudah senang diberi eskavator, mereka malah sudah siap jika harus beriuran untuk membeli Bahan Bakar Minyak (BBM)," Pungkasnya (dit/adv humas)
Advertorial
Pee Wee Gaskins Resmi Gabung Wecord Evermore Indonesia, Fans Tak Sabar Album Baru!
JAKARTA - Kabar menggembirakan datang dari skena musik Tanah Air. Band legendaris, Pee Wee Gaskins, resmi bergabung dengan Wecord Evermore Indonesia. Bergabungnya PWG menandai babak baru dalam pe
Madonna Tiba-Tiba Muncul di Panggung Sabrina Carpenter, Bikin Heboh Coachella 2026
JAKARTA - Penampilan Sabrina Carpenter di Coachella 2026 semakin meriah karena adanya kejutan dari Madonna. Pasalnya, ratu pop dunia itu tiba-tiba muncul di panggung saat Sabrina Carpenter sedang
Lisa BLACKPINK Tuai Reaksi Beragam usai Tampil di Coachella 2026, Kurang Persiapan?
JAKARTA - Penampilan Lisa BLACKPINK di panggung Coachella 2026 kembali menjadi sorotan. Kali ini ia tampil mengusung konsep “Bad Angel” yang memicu perdebatan di kalangan netizen.Aksi panggun
Mitos atau Fakta, Pasien Diabetes Tak Boleh Konsumsi Gula
JAKARTA - Diabetes masih menjadi salah satu tantangan kesehatan terbesar di Indonesia. Jumlah penyandang diabetes pada 2024 mencapai 20,4 juta orang dan menempatkan Indonesia di posisi
Apakah Suntik Campak Bikin Demam?
JAKARTA - Apakah suntik campak bikin demam? Kondisi demam setelah vaksin campak termasuk dalam salah satu efek samping.Campak atau measles adalah penyakit infeksi yang amat menular. Apa