Jumat, 05 Jun 2026
Puluhan Anggota TNI Bentrok dengan Warga di Lampung, Begini Duduk Perkaranya
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Jumat, 05 Jun 2026 13:57
Jakarta - Sebuah video yang memperlihatkan bentrokan antara puluhan anggota TNI dengan warga di Kabupaten Lampung Utara, Lampung, viral di media sosial. Insiden itu disebut dipicu oleh kesalahpahaman antara sejumlah pemuda desa dan personel TNI.
Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Taman Wisata Wayrarem, Desa Pekurun, Kecamatan Abung Pekurun, Kabupaten Lampung Utara, Kamis (4/6/2026) sore.Dalam rekaman video yang diterima Liputan6.com, terlihat puluhan pria berpakaian loreng berkerumun di lokasi. Narasi yang menyertai video menyebutkan terjadi kericuhan antara TNI dan warga hingga mengakibatkan seorang pelajar SMP di bawah umur mengalami luka akibat diduga menjadi korban pemukulan.
Video itu juga memperlihatkan sejumlah warga sipil terlibat adu fisik dengan kerumunan anggota TNI. Suasana di lokasi tampak tegang, sementara beberapa orang terlihat berusaha melerai keributan yang terjadi.
Viralnya video tersebut memicu beragam reaksi dari masyarakat di media sosial. Banyak warganet mempertanyakan penyebab bentrokan hingga meminta aparat melakukan investigasi terhadap peristiwa tersebut.
Dipicu Teguran Knalpot Motor
Pemerintah Kabupaten Lampung Utara melalui akun resmi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Lampung Utara menjelaskan bahwa insiden tersebut bermula dari kesalahpahaman yang terjadi di kawasan Bendungan Wayrarem sekitar pukul 17.00 WIB.
Menurut keterangan yang disampaikan pemerintah daerah, salah seorang warga yang melintas menggunakan sepeda motor dengan suara knalpot cukup nyaring mendapat teguran dari personel TNI yang berada di lokasi. Teguran tersebut kemudian memicu respons spontan hingga berujung perselisihan fisik antara kedua belah pihak.
"Guna memastikan kondisi tetap kondusif, perangkat desa segera membawa delapan pemuda yang terlibat ke RSUD Ryacudu Kotabumi untuk mendapatkan penanganan medis dan memastikan kondisi kesehatan mereka," tulis Diskominfo Lampung Utara dalam unggahan di akun Instagram resminya.
Menyikapi peristiwa tersebut, Bupati Lampung Utara Hamartoni Ahadis bersama Komandan Kodim 0412/Lampung Utara Letkol Roni Faturohman langsung memfasilitasi pertemuan kedua belah pihak pada Kamis malam.
Mediasi berlangsung dengan melibatkan unsur Forkopimda, perwakilan Korem 043/Gatam, kepala desa, perangkat desa, serta perwakilan warga dan personel TNI yang terkait.
Dalam musyawarah tersebut, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan persoalan secara damai dan kekeluargaan melalui mekanisme musyawarah adat. Selain itu, pihak terkait juga berkomitmen mengawal serta bertanggung jawab terhadap proses pengobatan para pemuda yang mengalami luka akibat insiden tersebut.
Bupati Hamartoni Ahadis mengapresiasi, sikap semua pihak yang memilih jalur dialog untuk menyelesaikan persoalan dan menjaga situasi keamanan tetap kondusif.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak TNI terkait dugaan pemukulan terhadap warga yang terekam dalam video viral tersebut.(liputan6).
Sumber: https://berita.liputan6.com/peristiwa/read/7689530/puluhan-anggota-tni-bentrok-dengan-warga-di-lampung-begini-duduk-perkaranya
komentar Pembaca