Kamis, 02 Jul 2026
Prilly Latuconsina Keluarkan Dana Ekstra untuk Kesehatan Karyawan
admin
Rabu, 15 Apr 2020 09:59
JAKARTA - Prilly Latuconsina turut merasakan imbas dari virus corona. Tak hanya menghambat pekerjaan di dunia hiburan tanah air, aktris 23 tahun ini juga harus menutup unit bisnisnya lantaran virus corona.
Kendati demikian, Prilly memutar otak dan membuat bisnis kulinernya tak benar-benar tutup saat pandemi corona berlangsung. Berkat kerja sama dengan aplikasi pemesanan online, bintang film Matt & Mou ini mengaku masih menjalankan bisnis kulinernya secara online dan menghadirkan inovasi baru bagi masyarakat.
"Semuanya tutup, yang di offline, kayak di mall, di restorannya, itu kita tutup, karena kita kan nggak mau customer datang ke situ rame-rame kan? Selain itu percuma juga, karena sekarang semua orang lagi di rumah, otomatis restoran juga nggak jalan kalau offline, makanya kita putusin tutup," ujar Prilly Latuconsina saat dihubungi beberapa waktu lalu.
"Tapi kita tetap jalan dapur onlinennya, kan kita ada beberapa cabang yang bekerja sama dengan aplikasi transportasi online kan, nah di dapur online itu kita tetap jalan, jadi kita tetap delivery. Untuk order online sama jadinya, mensiasatinya bikin paket menu yang untuk di vacum, jadi bisa ditaruh di kulkas, orang tinggal angetin. Jadi menu rumahan, buat yang males masak kita bikin paket rumahan," lanjutnya.
Mantan kekasih Maxime Bouttier ini menjelaskan, bahwa keputusannya untuk tetap membuka beberapa cabang restoran, membuatnya harus mengeluarkan bujet ekstra demi kesehatan karyawan. Namun, hal tersebut nampaknya tak menjadi masalah, karena yang terpenting ialah kesehatan karyawan.
"(Karyawan) Masih tetap masuk, kerja nya dirolling, karena aku dan partnerku, kita sepakat nggak mau, kita kan tahu kapasitas karyawan kita ya. Ada beberapa kebutuhan mereka yang memang harus terus berjalan dan mereka juga tetap membutuhkan pekerjaan jadinya tetep kita masukin mereka, dengan fasilitas kesehatan. Karena kan juga dipikirin kesehatan karyawan kan apalagi produknya makanan," paparnya.
"Jadi kita ngeluarin bujet operasional buat alat pelindung kesehatan mereka, kayak mereka semua kita kasih penutup kepala, tangan, masker, hand sanitizer satu-satu dan sabun antiseptik juga satu-satu, untuk mereka mandi dan nyuci seragamnya. Jadi nyuci seragamnya harus pakai sabun yang kita kasih, jadi bujet operasionalnya kita naik karena kita kasih buat kita kasih pelindung kesehatan karyawan kita juga, jadi walaupun mereka kerja tapi kita tetap perhatikan kesehatannya," tandasnya.
Sumber: Okezone.com
komentar Pembaca