Velove Vexia Takut OC Kaligis Stroke
Senin, 03 Agu 2015 16:00
Mereka meminta KPK memerhatikan kesehatan OC. Pasalnya berdasarkan pemeriksaan dokter, kondisi kesehatan OC memburuk.
"Tekanan darahnya tinggi banget sekarang, takutnya kalau tidak ditangani nanti tiba tiba stroke," ujar putri OC, Velove Vexia di KPK, jalan Rasuna Said, Jakarta, Senin, (3/8/2015).
Velove yang datang ke KPK mengenakan baju biru dan celana panjang hitam tersebut mengatakan KPK tidak kunjung menjawab surat keluarganya yang meminta pengobatan keluar Rutan. Surat tersebut disampaikan sejak 31 Juli lalu.
Selain itu Velove juga kecewa dengan birokrasi di KPK. Artis sinteron tersebut mengeluhkan obat yang tidak sampai ketangan OC. Padahal obat tersebut penting mengingat penyakit yang diidap ayahnya tersebut.
"Kondisinya terus menurun, obat yang dikasih kamis kemarin juga ternyata belum diterima papa, kayanya KPK sentimen," keluhnya.(tribunnews.com)
Celebrity
Pengedar “Pil Setan” di Dua Desa Lirik Dibekuk, Puluhan Butir Disita Dari Dua Tersangka
INHU - Di balik geliat aktivitas masyarakat yang tampak biasa di Kecamatan Lirik, terselip pergerakan gelap peredaran narkotika yang akhirnya berhasil diendus aparat kepolisian. Melalui serangkaian pe
PBB dan UE Perkirakan Rekonstruksi Gaza Butuh Biaya Rp1,2 Kuadriliun
JAKARTA â€" Uni Eropa (UE) dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Senin (20/4/2026) memperkirakan bahwa lebih dari USD71 miliar (sekitar Rp1,218 kuadriliun) akan dibutuhkan selama satu dekade
Trump Tak Akan Buka Blokade Selat Hormuz Sampai Kesepakatan dengan Iran Tercapai
JAKARTA - Presiden Donald Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat (AS) tidak akan mencabut blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran sampai kesepakatan dengan Teheran tercapai. Pernyataan tersebut
Kemlu Sebut 13 WNI Terdampak Kebakaran di Sabah Malaysia
JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mencatat sebanyak 13 warga negara Indonesia (WNI) terdampak kebakaran di wilayah pemukiman di Sandakan, Sabah, Malaysia, yang terjadi pada Minggu
Wacana Pesawat Militer AS Bebas Terbang di Indonesia, Penasihat Khusus Presiden: Tidak Boleh!
JAKARTA - Penasihat Khusus Presiden bidang Pertahanan Nasional, Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, memberikan pernyataan tegas terkait kedaulatan wilayah udara Indonesia. Ia menekankan,