Sabtu, 18 Apr 2026
  • Home
  • Ekbis
  • 5 Negara yang Ekonominya Bakal Cemerlang di 2018

Ekonomi

5 Negara yang Ekonominya Bakal Cemerlang di 2018

Sabtu, 13 Jan 2018 12:26
Jakarta Bank Dunia memperkirakan, pertumbuhan ekonomi global akan meningkat hingga 3,1 persen pada 2018 setelah pertumbuhan ekonomi pada 2017 jauh lebih kuat dari perkiraan.

Ini diakibatkan pemulihan berlanjut pada investasi, manufaktur, dan perdagangan, dan juga negara-negara berkembang yang mengekspor komoditas mendapatkan keuntungan dari menguatnya harga komoditas.

Laporan dari Economist Intelligence Unit (EIU) juga mengungkap, ada beberapa negara yang pertumbuhan ekonominya diprediksi bakal sangat cemerlang di 2018.

Hebatnya, peringkat lima besar teratas didominasi oleh negara-negara berkembang.

Berikut lima negara dengan prediksi pertumbuhan ekonomi terbesar sepanjang 2018 dilansir dari economist, Jumat (12/1/2018):

5. Ethiopia


Prediksi pertumbuhan ekonomi 2018: +7,2 persen

PDB di 2017: US$ 79,74 miliar

Bank Dunia memperkirakan, pertumbuhan di Afrika Sub-Sahara akan mencapai 3,2 persen tahun ini dan 3,5 persen pada 2019. Ethiopia jadi salah satu negara Afrika yang diprediksi akan mengalami pertumbuhan ekonomi yang besar.

4. Anguilla


Prediksi pertumbuhan ekonomi 2018: +7,4 persen

Anguilla adalah sebuah wilayah seberang laut Britania Raya di kawasan Karibia. Negara ini terdiri dari 5 pulau, dengan ibu kota The Valley di pulau utama Anguilla. Industri utama Anguilla ialah perikanan dan pariwisata.

 

3. Bhutan

Prediksi pertumbuhan ekonomi 2018: +7,6 persen

PDB di 2017: US$ 2,24 miliar

Sampai dengan medio 1960-an, Bhutan, sebuah negara di kawasan Asia Selatan, tidak memiliki fasilitas publik nan memadai. Tak ada telepon, bandara, rumah sakit, maupun layanan pos.

Namun semua itu hanyalah bagian dari sejarah. Kini, Bhutan merupakan negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di Asia jika mengacu kepada laporan terbaru dari Bank Pembangunan Asia (ADB).

Pada tahun ini, ekonomi Bhutan diproyeksikan tumbuh 8,2 persen. Pertumbuhan ini diprediksi akan lebih tinggi pada tahun 2018, yaitu 7,6 persen.

2. India

Prediksi pertumbuhan ekonomi 2018: +7,7 persen

PDB di 2017: US$ 2,439 triliun

Ekonomi India ditopang oleh konsumsi, yang diuntungkan dari harga makanan yang rendah dan juga bahan bakar. Meski demikian, negara ini masih memiliki pekerjaan rumah untuk menyelesaikan tumpang tindih, efisiensi dari biaya tenaga kerja, dan modernisasi sektor pertanian.

1. Dominika

Prediksi pertumbuhan ekonomi 2018: +8,8 persen

PDB di 2017: US$ 0,5 miliar

Republik Dominika adalah sebuah negara kepulauan yang menguasai 2/3 Hispaniola, pulau terbesar kedua di gugusan kepulauan Laut Karibia, Amerika Tengah. Luas wilayah Republik Dominika lebih kurang sama dengan Provinsi Jawa Timur. Pulau ini ditemukan oleh Christopher Columbus pada 1492.

(liputan6.com)

Ekbis
Berita Terkait
  • Jumat, 17 Apr 2026 09:18

    Menuju Pasar Ekspor: Kisah Sukses Kolaborasi Pucuk Rebung - PHR Berdayakan UMKM Riau

    PEKANBARU-Transformasi besar tengah berlangsung pada geliat ekonomi lokal Provinsi Riau. Pelaku UMKM yang sebelumnya bergerak sendiri-sendiri tanpa kepastian arah kini berhasil naik kelas melalui wada

  • Rabu, 08 Apr 2026 17:49

    PHR Dorong Pengembangan Migas Non-Konvensional Sebagai Game Changer Ketahanan Energi Nasional

    Jakarta- Sebagai langkah strategis, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) mendorong pengembangan Migas Non-Konvensional (MNK) guna menjaga keberlanjutan produksi. Berpotensi menjadi game changer memperkuat po

  • Rabu, 18 Mar 2026 16:28

    Bulog Kantor Cabang Rengat Salurkan Bantuan Pangan Alokasi Februari-Maret 2026, Ini Jenis Bantuannya

    RENGAT - Pemerintah resmi melaksanakan launching penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng untuk alokasi bulan Februari dan Maret 2026 di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Rabu, (18/3/20

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:28

    Malaysia Batalkan Perjanjian Dagang dengan AS

    JAKARTA - Malaysia membatalkan perjanjian dagang timbal balik alias Agreement on Reciprocal Trade (ART) dengan Amerika Serikat (AS). Dengan demikian tarif impor Malaysia ke AS 19% tidak berlaku lagi u

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:25

    Bansos Pangan Cair ke 33,2 Juta Penerima, Dapat 20 kg Beras dan 4 Liter Minyak Goreng

    JAKARTA - Bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng mulai disalurkan ke seluruh wilayah Indonesia untuk alokasi Februari dan Maret 2026. Bantuan diberikan kepada lebih dari 33,2 juta penerima manf

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.