Jakarta - Agar bisa sukses
wawancara kerja adalah
kunci dari serangkaian proses mendapatkan pekerjaan. Dalam wawancara
kerja, ada aturan tak tertulis yang mesti kita pahami dan patuhi. Itu
kalau Anda mau mendapatkan pekerjaan yang Anda lamar.
Tapi tahukah Anda ada beberapa cara unik yang bisa Anda lakukan dan berdampak positif pada wawancara kerja yang dilakukan. Berikut ulasannya melansir Inc.com, Kamis (18/1/2018):
1. Cuci tangan dengan air hangat sebelum wawancara
Untuk sukses dalam wawancara kerja, Anda perlu persiapan matang.
Berpakaian pantas dan datang lebih awal saja tidak cukup. Anda juga
harus menciptakan kesan bahwa diri Anda merupakan orang yang "yakin" dan
percaya diri. Salah satu caranya, percaya atau tidak, adalah dengan
membuat tangan kita hangat.
Sesi wawancara biasanya dimulai dengan jabatan tangan. Tangan yang
dingin dan berkeringat akan menimbulkan kesan gugup dan tidak santai.
Sebaliknya, tangan yang hangat dan kering akan secara bawah sadar
menciptakan kesan bahwa Anda adalah pribadi yang ramah dan terbuka.
2. Membuat pewawancara bercerita
Semakin pewawancara banyak bercerita, artinya kamu mampu untuk
menarik perhatiannya. Gunakan wawancara kerja sebagai salah satu cara
membangun relasi yang baik dengan perusahaan.
Tanyakan beberapa hal menarik, terutama menyangkut pekerjaannya atau perusahaan sehingga pewawancara punya kesan terhadap Anda.
3. Perlihatkan tampilan yang unik
Penampilan
rapi tak melulu harus monoton. Kamu bisa memadupadankan aksesoris
sesuai dengan gaya Anda saat menjalani wawancara kerja.
Dengan berpakaian sesuai selera, Anda akan lebih rileks dalam
menjalani wawancara. Kendati demikian, pastikan penampilan yang
dikenakan tetap profesional dan tampak elegan.
4. Baca media cetak, bukan digital
Saat sedang menunggu giliran wawancara, kebanyakan orang mengeluarkan
ponsel pintarnya dan membuka media sosial. Sayangnya, menurut Dr. Carol
Goman, penulis The Silent Language of Leaders, hal ini akan malahan
akan meningkatkan level hormon stres kortisol dan menurunkan hormon
testosteron karena Anda akan cenderung duduk dengan posisi membungkuk.
Dr. Carol menyarankan untuk membaca media cetak atau koran, karena
Anda akan secara otomatis merentangkan kedua tangan, dan punggung serta
leher Anda pun tegak lurus. Pose ini akan mendukung pose "Wonderwoman"
Anda dan meningkatkan rasa percaya diri.
5. Menjadi 'cermin'
Untuk
memberikan impresi kedekatan, Anda bisa meniru gerak tubuh HR yang
sedang mewawancarai Anda. Sebagai contoh, jika HR meletakkan kedua
tangannya di pangkuannya dan mencondongkan kepalanya ke kanan/kiri,
tunggu beberapa detik, lalu tirukan gerakan tersebut. Hal ini akan
mengaktifkan "neuron cermin," sel otak yang menjadi aktif saat kita
merasakan empati, yang membuat kita "terhubung."
6. Jangan terlalu sering tersenyum
Saat wawancara jangan memasang wajah serius sepanjang waktu, cobalah
untuk sedikit rileks. Tetapi Anda harus menghindari terlalu sering
tersenyum lebar. Penelitian menunjukkan bahwa, untuk profesi tertentu,
tersenyum terlalu banyak dapat merusak keberhasilan Anda dalam wawancara
kerja.
Profesi seperti reporter surat kabar, manajer, dan asisten peneliti
kurang berpeluang untuk mendapatkan pekerjaan jika pelamarnya sering
tersenyum. Sementara mereka yang akan bekerja sebagai consumer
representative atau penjual, diharuskan banyak tersenyum selama
wawancara kerja.
(liputan6.com)
Ekbis