Kamis, 23 Apr 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Akibat Kemarau Panjang, Sungai Batang Lubuh Rohul Ramai dan Pembawa Rejeki Kepada Ibu Ana

Ekonomi

Akibat Kemarau Panjang, Sungai Batang Lubuh Rohul Ramai dan Pembawa Rejeki Kepada Ibu Ana

Laporan: Fahrin Waruwu
Rabu, 19 Okt 2016 16:24
Fahrin Waruwu
Selama Kemarau begilah situasi di Sungai Batang Lubuh Rohul

ROKANHULU - Enam bulan Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) di landa kekeringan disebabkan dengan kemarau panjang, membuat sejumlah sungai di daerah itu salah satunya sungai batang lubuh yang terletak di Desa Pematang Berangan, Kecamatan Rambah setiap pagi, siang dan sore perharinya, di ramaikan warga yang melakukan aktifitas sehari-hari seperti mandi, mencuci dan lainnya,

Selain dibanjiri warga yang terkena dampak dari musim kemarau, sungai ini juga di banjiri puluhan pedagang yang mencoba meraih peruntungan di musim kemarau yang di mulai dari pagi hingga sore hari.

Salah seorang warga setempat Ibu Ana yang juga kerja sebagai pedagang  mengaku terkena dampak dari musim kemarau selama enam bulan terakhir ini.
Dirinya juga mendapat keuntungan dengan berjualan gorengan pinggir  sungai batang lubuh setiap harinya.yang di mulai jam 08.00-18 sore setiap harinya

"Saya berjualan disini sudah ada enam bulan atau selama bulan kemarau ini, hasil jualan sih lumayan, karena banyak pembeli, akibat kemarau panjang ini, sumur masyarakat sudah kering airnya, sehingga sungai Batang lubuh jadi ramai yang mandi, menyuci dan waktu itu yang saya manfaatkan berjualan,"kata Ibu Ana kepada Wartawan Rabu (19/10/2016)

Lanjut Ibu Ana menjelaskan dari berjualan di sungai batang lubuh itu, dia bisa membawa uang dari hasil jualannya sekitar 300-500 ribu setiap harinya.

Meski berjualan di sungai dapat membantu ekonomi keluarganya di musim kemarau ini,namun ia tetap berharap hujan Segera turun di Rohul, karena dengan kemarau yang panjang saat ini banyak masyarakat yang kesulitan mendapatkan air bersih.

"Saya berharap kemarau ini segera berlalu karena banyak masyarakat yang kesulitan mendapatkan air bersih dan harus bolak balik kesungai setiap harinya,"pungkasnya.(fah)

Ekbis
Berita Terkait
  • Jumat, 17 Apr 2026 09:18

    Menuju Pasar Ekspor: Kisah Sukses Kolaborasi Pucuk Rebung - PHR Berdayakan UMKM Riau

    PEKANBARU-Transformasi besar tengah berlangsung pada geliat ekonomi lokal Provinsi Riau. Pelaku UMKM yang sebelumnya bergerak sendiri-sendiri tanpa kepastian arah kini berhasil naik kelas melalui wada

  • Rabu, 08 Apr 2026 17:49

    PHR Dorong Pengembangan Migas Non-Konvensional Sebagai Game Changer Ketahanan Energi Nasional

    Jakarta- Sebagai langkah strategis, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) mendorong pengembangan Migas Non-Konvensional (MNK) guna menjaga keberlanjutan produksi. Berpotensi menjadi game changer memperkuat po

  • Rabu, 18 Mar 2026 16:28

    Bulog Kantor Cabang Rengat Salurkan Bantuan Pangan Alokasi Februari-Maret 2026, Ini Jenis Bantuannya

    RENGAT - Pemerintah resmi melaksanakan launching penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng untuk alokasi bulan Februari dan Maret 2026 di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Rabu, (18/3/20

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:28

    Malaysia Batalkan Perjanjian Dagang dengan AS

    JAKARTA - Malaysia membatalkan perjanjian dagang timbal balik alias Agreement on Reciprocal Trade (ART) dengan Amerika Serikat (AS). Dengan demikian tarif impor Malaysia ke AS 19% tidak berlaku lagi u

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:25

    Bansos Pangan Cair ke 33,2 Juta Penerima, Dapat 20 kg Beras dan 4 Liter Minyak Goreng

    JAKARTA - Bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng mulai disalurkan ke seluruh wilayah Indonesia untuk alokasi Februari dan Maret 2026. Bantuan diberikan kepada lebih dari 33,2 juta penerima manf

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.