Rabu, 06 Mei 2026
  • Home
  • Ekbis
  • BI Diminta Buka Nama Konglomerat yang Punya Utang Besar

BI Diminta Buka Nama Konglomerat yang Punya Utang Besar

Minggu, 23 Agu 2015 19:13
JAKARTA - Posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia terus melonjak. Tercatat hingga Juni 2015 posisi utang luar negeri sebesar USD304,2 miliar atau sekira Rp4.200-an triliun.

Dari total tersebut, kelompok swasta nasional mendominasi ULN sebesar USD38,63 miliar.

Melihat kondisi ini Analisis Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI) Dani Setiawan menilai pemerintah perlu membuka nama-nama konglomerat yang memiliki ULN dengan jumlah besar. Pasalnya, jika bank sentral AS menaikan suku bunga, akan terjadi peningkatan ULN yang besar akibat selisih kurs.

"Kami serukan, buka data-data konglomerat dan BUMN yang akumulasi utangnya besar, ini harus diketahui rakyat," ungkapnya di kawasan Jakarta Pusat, Minggu (23/8/2015).

"Harus diketahui rakyat, karena siapa kita harus menanggung beban moneter, siapa konglomerat itu," imbuhnya.

Dengan begitu, lanjutnya, masyarakat bisa mengetahui secara jelas pihak-pihak yang memiliki utang. Dan jika krisis terjadi, masyarakat bisa dengan jelas meminta pertanggungjawaban.

"Mulai sekarang kita harus dorong pemerintah, buka (data-data), konglomerat yang utang, perusahaan apa yang utang, supaya kalau kita krisis kita tahu minta tanggung jawab ke siapa," tukasnya.

(okezone)
Ekbis
Berita Terkait
  • Senin, 04 Mei 2026 08:33

    IHSG dan Rupiah Kompak Melemah, Cermati Data Ekonomi Pekan Ini

     Sejumlah sentimen global dan domestik mempengaruhi laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sela

  • Jumat, 17 Apr 2026 09:18

    Menuju Pasar Ekspor: Kisah Sukses Kolaborasi Pucuk Rebung - PHR Berdayakan UMKM Riau

    PEKANBARU-Transformasi besar tengah berlangsung pada geliat ekonomi lokal Provinsi Riau. Pelaku UMKM yang sebelumnya bergerak sendiri-sendiri tanpa kepastian arah kini berhasil naik kelas melalui wada

  • Rabu, 08 Apr 2026 17:49

    PHR Dorong Pengembangan Migas Non-Konvensional Sebagai Game Changer Ketahanan Energi Nasional

    Jakarta- Sebagai langkah strategis, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) mendorong pengembangan Migas Non-Konvensional (MNK) guna menjaga keberlanjutan produksi. Berpotensi menjadi game changer memperkuat po

  • Rabu, 18 Mar 2026 16:28

    Bulog Kantor Cabang Rengat Salurkan Bantuan Pangan Alokasi Februari-Maret 2026, Ini Jenis Bantuannya

    RENGAT - Pemerintah resmi melaksanakan launching penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng untuk alokasi bulan Februari dan Maret 2026 di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Rabu, (18/3/20

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:28

    Malaysia Batalkan Perjanjian Dagang dengan AS

    JAKARTA - Malaysia membatalkan perjanjian dagang timbal balik alias Agreement on Reciprocal Trade (ART) dengan Amerika Serikat (AS). Dengan demikian tarif impor Malaysia ke AS 19% tidak berlaku lagi u

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.