Sabtu, 16 Mei 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Data Tenaga Kerja AS Bawa Emas Global Menguat Nyaris 2 Persen

Ekonomi,

Data Tenaga Kerja AS Bawa Emas Global Menguat Nyaris 2 Persen

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Sabtu, 02 Agu 2025 08:58
Berita satu.com
Harga emas naik hampir 2%, mencapai level tertinggi dalam satu minggu, setelah data gaji Amerika Serikat (AS) yang lebih lemah dari perkiraan.

Data ini mendorong ekspektasi penurunan suku bunga Federal Reserve dan pengumuman tarif baru mendorong permintaan aset safe haven.

Emas spot naik 1,8% menjadi US$ 3.347,66 per ons mencapai level tertinggi sejak 25 Juli, setelah naik sebanyak 2% sebelumnya. Emas batangan naik 0,4% selama seminggu. Sedangkan emas berjangka AS ditutup naik 1,5% ke US$ 3.399,8.

"Angka penggajian di bawah ekspektasi, tetapi sedikit lebih tinggi dari yang ditakutkan pasar. Jadi, ini memberikan probabilitas yang lebih baik bahwa Federal Reserve akan memangkas (suku bunga) di akhir tahun," kata kepala analis komoditas TD Securities, Bart Melek, seperti dilansir dari Reuters, Sabtu (2/8/2025).

Pertumbuhan lapangan kerja AS melambat lebih dari yang diperkirakan pada bulan Juli, dengan jumlah lapangan kerja non-pertanian meningkat sebesar 73.000 bulan lalu, setelah naik sebesar 14.000 pada Juni.

Emas, aset yang tidak memberikan imbal hasil, cenderung berkinerja baik dalam lingkungan suku bunga rendah. Pelaku pasar kini mengantisipasi adanya penurunan suku bunga pada September.

Awal pekan ini, bank sentral AS mempertahankan suku bunga di kisaran 4,25%-4,50%, dengan Ketua The Fed Jerome Powell mengatakan belum membuat keputusan apa pun tentang bulan September.

"Kita berada dalam situasi di mana tekanan inflasi terus berlanjut dari tarif dan upah, namun angka lapangan kerja mengecewakan. Jadi dalam situasi tersebut, jika The Fed memangkas (suku bunga), hal itu akan berdampak material terhadap emas secara positif," tambah Melek.

Perak spot naik 0,4% menjadi US$ 36,88 per ons, platinum naik 1,2% menjadi US$ 1.304,91, dan paladium naik 1,4% menjadi US$ 1.208,05. Namun, ketiga logam tersebut mencatat kerugian sepanjang pekan ini.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Ekbis
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:37

    Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

    Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia

  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:23

    Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.

    Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr

  • Sabtu, 16 Mei 2026 15:03

    Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya

    JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:51

    Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

    SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:36

    Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.

    JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.