Sabtu, 16 Mei 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Era Proteksionisme Ekstrem Dimulai, Dampak Tarif Trump Diramal Lebih Parah dari Pandemi Covid-19

Ekonomi,

Era Proteksionisme Ekstrem Dimulai, Dampak Tarif Trump Diramal Lebih Parah dari Pandemi Covid-19

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Rabu, 09 Jul 2025 08:31
cakaplah.com
JAKARTA - Kebijakan tarif impor tinggi yang diumumkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dinilai menandai dimulainya era baru proteksionisme ekstrem di dunia.
Pengamat ekonomi Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Tauhid Ahmad, menyebut Indonesia dan negara-negara mitra dagang AS diperkirakan akan terdampak serius, baik secara langsung terhadap ekspor maupun secara sistemik terhadap perekonomian global.
“Ini situasi berbalik dari era perdagangan bebas menjadi proteksionisme yang sangat berlebihan, dan ini dimulai oleh Amerika,” ujarnya.
Ekonom senior ini menilai dampak dari kebijakan ini bisa jauh lebih luas dibandingkan krisis-krisis global sebelumnya. “Bahkan melebihi Covid-19, melebihi perang Rusia"Ukraina, Brexit, bahkan global financial crisis pada tahun 2008,” tegasnya.
Ia memperkirakan langkah AS ini akan memicu reaksi berantai dari negara-negara lain untuk menerapkan langkah serupa.
“Berarti era perdagangan bebas akan semakin sulit diwujudkan, semua akan mengenakan tarif yang juga sama. Negara-negara akan mencoba protect, terutama terhadap Amerika,” ujarnya.
Menurut Tauhid, negara-negara dengan ketergantungan tinggi terhadap ekonomi AS akan paling terdampak. Ia memperkirakan banyak pelaku usaha akan mulai mencari pasar alternatif yang lebih stabil.
“Kalau kita diperlakukan seperti ini oleh Amerika, maka pasti para pelaku usaha berpikir, gimana caranya mencari negara yang benar-benar memiliki kepastian,” jelasnya.
Di sisi lain, Tauhid menilai kebijakan Trump ini mengungkap lemahnya peran Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) dalam menyelesaikan sengketa dagang. “WTO seperti tidak punya taring, tidak punya gigi. Lembaga dunia hilang peranannya,” tandasnya.
Untuk itu, ia mendorong pemerintah Indonesia tidak hanya mengandalkan jalur diplomasi, tetapi juga segera mengambil langkah konkret, termasuk memperkuat pasar domestik dan mencari pasar ekspor baru.
Diversifikasi pasar dinilai penting agar Indonesia tidak terlalu bergantung pada negara tertentu dan lebih tangguh menghadapi ketidakpastian global.***(Cakaplah.com)
Sumber: cakaplah.com

Ekbis
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:37

    Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

    Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia

  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:23

    Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.

    Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr

  • Sabtu, 16 Mei 2026 15:03

    Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya

    JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:51

    Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

    SEMARANG, iNews.id " Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:36

    Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.

    JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.