Kamis, 04 Jun 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Harga Logam Mulia Hari Ini: Emas Turun, Perak Tak Bergerak

Ekonomi,

Harga Logam Mulia Hari Ini: Emas Turun, Perak Tak Bergerak

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 28 Jul 2025 09:17
Berita satu.com
Harga logam mulia produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) bervariasi pada awal pekan perdagangan Senin (28/7/2025) pagi. Emas tercatat melemah dan perak stagnan.

Dikutip dari situs resmi Logam Mulia, harga emas batangan Antam turun tipis Rp 1.000 dan kini berada di posisi Rp 1,914 juta per gram. Penurunan ini menunjukkan pelemahan signifikan dari pekan sebelumnnya.

Sebagai perbandingan, rekor harga tertinggi sepanjang masa atau all time high (ATH) emas Antam tercatat pada 22 April 2025 lalu, yakni sebesar Rp 2,039 juta per gram.

Sementara itu, harga perak batangan Antam stagnan tak mengalami kenaikan dan penurunan. Perak tercatat Rp Rp 20.200 per gram.

Harga emas diperkirakan masih akan tertekan di awal pekan ini. Meski demikian, analis menilai logam mulia berpotensi kembali menguat menjelang pengumuman kebijakan The Federal Reserve (The Fed) dan meningkatnya ketegangan geopolitik global.

Pada perdagangan Jumat (25/7/2025), harga emas dunia ditutup melemah 0,92% ke posisi US$ 3.337 per troy ounce. Adapun rekor tertinggi harga emas dunia tercatat pada April 2025, yaitu di level US$ 3.500 per troy ounce.

Analis komoditas keuangan Ibrahim Assuaibi menyebutkan bahwa pelemahan harga emas masih akan berlanjut secara harian, terutama pada awal pekan. Menurutnya, harga berpotensi turun mendekati US$ 3.300.

“Namun setelah itu, emas diprediksi akan kembali menguat menuju US$ 3.357. Jika level tersebut berhasil ditembus, harga bisa lanjut naik ke US$ 3.380,” ujar Ibrahim pada Minggu (27/7/2025).

Ibrahim menjelaskan bahwa tekanan harga emas saat ini salah satunya disebabkan oleh membaiknya hubungan dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa (UE). Kabar yang beredar menyebutkan kedua pihak hampir mencapai kesepakatan terkait tarif impor sebesar 15%.

“Sentimen ini menjadi faktor penekan harga emas,” jelasnya.

Meski begitu, lanjut Ibrahim, harga emas diperkirakan akan mengalami rebound menjelang rapat kebijakan The Fed yang dijadwalkan berlangsung pada 29-30 Juli 2025.

Terlebih, Presiden AS Donald Trump baru-baru ini mengunjungi kantor pusat The Fed untuk meninjau proyek renovasi yang sedang berjalan.

Dalam kesempatan tersebut, Trump sempat berdialog dengan Ketua The Fed Jerome Powell. Pertemuan itu memunculkan spekulasi bahwa bank sentral AS berpeluang menurunkan suku bunga dalam waktu dekat.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Ekbis
Berita Terkait
  • Rabu, 03 Jun 2026 16:41

    Pemerintah Ubah Aturan PPh Final UMKM, PT dan CV Tak Lagi Dapat Fasilitas

    Jakarta - Pemerintah resmi menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 20 Tahun 2026 tentang Perubahan atas PP Nomor 55 Tahun 2022 tentang Penyesuaian Pengaturan di Bidang Pajak Penghasilan. Salah sat

  • Rabu, 03 Jun 2026 16:03

    Sumbang Triliunan Rupiah Sejak 1945, Afni Sebut Siak Tercekik Aturan Keuangan Baru

    PEKANBARU-Kisah ironi menyelimuti Kabupaten Siak. Setelah menyerahkan seluruh kekayaan kerajaannya untuk bergabung dengan Republik Indonesia tahun 1945, lumbung energi nasional ini justru kembali diha

  • Rabu, 03 Jun 2026 15:42

    Sukseskan Ketahanan Pangan, Polsek Rengat Barat Inhu Gelar Monitoring Berkelanjutan

    RENGAT-Dukung keberhasilan Program Ketahanan Pangan Nasional sesuai dengan Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, jajaran Polsek Rengat Barat Polres Indragiri Hulu (Inhu) menggelar monitoring

  • Rabu, 03 Jun 2026 15:29

    Sopir Truk di Palembang Tewas Dikeroyok Gara-Gara Tegur Pengendara Serobot Antrean Solar di SPBU

    Niat hati menegur pengendara yang menyerobot antrean pengisian bahan bakar mininya di SPBU, seorang sopir truk, YF (33), tewas di keroyok. Polisi masih mengejar tujuh pelaku yang terlibat.Korban awaln

  • Rabu, 03 Jun 2026 15:09

    Bisnis Emas Batangan Moncer, Pendapatan Hartadinata Abadi Melejit Tembus Rp20 Triliun

    PT Hartadinata Abadi Tbk. mencatatkan lonjakan kinerja pada kuartal I-2026 dengan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih signifikan. Hartadinata membukukan pendapatan sebesar Rp20 triliun pada kuartal

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.