Sabtu, 25 Apr 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Industri Asuransi RI Tertekan, Hilirisasi Jadi Solusi

Ekonomi,

Industri Asuransi RI Tertekan, Hilirisasi Jadi Solusi

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Kamis, 31 Jul 2025 13:56
okezone.com
Industri perasuransian Indonesia saat ini tengah menghadapi tekanan yang serius. Tantangan ini bermula dari tingginya rasio klaim hingga keterbatasan mitigasi risiko, yang secara langsung dapat mengancam ketahanan keuangan nasional.

Salah satu faktor yang memperparah situasi adalah tingginya ketergantungan terhadap reasuransi luar negeri, yang berpotensi menambah tekanan pada Neraca Pembayaran Indonesia (NPI).

Upaya efisiensi di sektor asuransi, khususnya asuransi kesehatan, sulit dilakukan karena kompleksitas ekosistem yang terlibat, mulai dari rumah sakit, tenaga medis, penyedia asuransi, hingga regulator.

Sementara itu, sektor asuransi kredit juga belum pulih dari bayang-bayang pengelolaan yang kurang bijak di masa lalu. Akibatnya, jumlah klaim terus meningkat dan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap layanan asuransi pun menurun.

Kondisi ini mendorong perlunya pendekatan yang lebih strategis, salah satunya melalui hilirisasi sektor jasa keuangan, termasuk industri asuransi dan reasuransi. Konsep hilirisasi tidak hanya berlaku pada sektor sumber daya alam, tetapi juga menjadi kerangka penting dalam membangun industri keuangan yang lebih bernilai tambah, mandiri, dan tahan terhadap guncangan global.

Direktur Utama PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) atau Indonesia Re, Benny Waworuntu, menjelaskan bahwa penguatan peran sektor hilir merupakan kunci dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional.

“Hilirisasi sektor keuangan akan meningkatkan nilai tambah dalam negeri, memperkuat ketahanan sistemik, dan mengurangi ketergantungan pada kapasitas asing,” ujarnya, Rabu (30/7/2025).

Isu keterbatasan kapasitas reasuransi nasional pun menjadi sorotan. Saat ini, penempatan reasuransi ke luar negeri masih mendominasi, yang tidak hanya menimbulkan risiko ekonomi, tetapi juga menghambat cita-cita kemandirian industri. Kekuatan keuangan domestik menjadi elemen krusial untuk mendukung proyek-proyek bernilai tinggi dan kompleks dalam kerangka hilirisasi.
Sementara itu, Direktur Pengembangan dan Teknologi Informasi Indonesia Re, Beatrix Santi Anugrah, menyampaikan bahwa strategi penguatan dilakukan melalui diversifikasi produk, digitalisasi, dan kemitraan regional.

“Kami sedang membangun ekosistem digital perasuransian yang lebih inklusif, untuk memperluas akses sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat,” jelasnya.

Konferensi IIC 2025 menjadi wadah diskusi lintas sektor yang membahas isu-isu krusial, mulai dari keterkaitan antara makroekonomi dan asuransi, sinergi sektor kesehatan dan perbankan, hingga pentingnya transformasi digital dalam menjawab tantangan industri.

Meskipun Indonesia Re menjadi tuan rumah dalam forum ini, industri perasuransian nasional tetap memerlukan reformasi struktural dan dukungan sistemik. Reasuransi nasional harus diperkuat sebagai solusi pengelolaan risiko agar mampu menopang keberlangsungan sistem keuangan nasional dan menjamin stabilitas ekonomi masa depan.***(Okezone.com)
Sumber: okezone.com

Ekbis
Berita Terkait
  • Jumat, 24 Apr 2026 18:45

    4 Cara Bikin Tummy Time Jadi Momen Seru, Bukan Drama!

    EMPAT cara bikin tummy time jadi momen seru akan diulas Okezone dalam artikel ini. Tummy time atau sesi melatih bayi tengkurap sering kali menjadi momen yang menantang bagi or

  • Jumat, 24 Apr 2026 18:43

    Wisatawan Indonesia Mulai Lirik Australia, Tren Sportcation Ikut Meningkat

    JAKARTA " Minat wisatawan Indonesia untuk berkunjung ke Australia menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan laporan Consumer Demand Project 2025 dari Tou

  • Jumat, 24 Apr 2026 18:40

    Penelitian Ungkap Risiko Kehilangan Massa Otot pada Penggunaan Obat Diet

    JAKARTA " Studi terbaru menyoroti adanya perbedaan dampak dari penggunaan obat penurun berat badan (diet) terhadap kondisi tubuh, khususnya terkait massa otot. Temuan ini menunjukkan bahwa penu

  • Jumat, 24 Apr 2026 18:38

    Mitos atau Fakta: Tubuh Terkilir dan Bengkak Gara-Gara Cedera Sebaiknya Langsung Diurut?

    BANYAK orang masih percaya bahwa cedera seperti terkilir atau bengkak sebaiknya langsung diurut agar cepat sembuh. Praktik ini sudah lama menjadi kebiasaan turun-temurun di ma

  • Jumat, 24 Apr 2026 18:33

    Pekerja Waspada! Kemenkes Ungkap Demam Berdarah Dengue Bisa Terjadi di Tempat Kerja

    JAKARTA - Demam Berdarah Dengue (DBD) sering kali identik dengan lingkungan rumah atau permukiman padat. Padahal, risiko penularan penyakit yang disebabkan virus dengue ini juga dapat terjadi di

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.