Jumat, 12 Jun 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Investor Asing Jual Saham BBCA hingga BREN Rp4,17 Triliun di Awal September 2025

Ekonomi,

Investor Asing Jual Saham BBCA hingga BREN Rp4,17 Triliun di Awal September 2025

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Jumat, 05 Sep 2025 15:32
okezone.com
Investor asing kembali melakukan aksi jual untuk produk saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal September 2025. Berdasarkan data perdagangan periode 1-4 September 2025, nilai jual bersih (net sell) investor asing mencapai Rp4,17 triliun.

Nilai tersebut melonjak signifikan dibandingkan pekan sebelumnya, di mana asing hanya mencatat net sell sebesar Rp1,49 triliun, menurut statistik BEI, diakses Jumat (5/9/2025).

Aksi jual ini terjadi meskipun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih mampu ditutup menguat tipis sebesar 0,47 persen secara mingguan ke level 7.867,34 dari posisi pekan lalu di 7.830,49.

Lima saham menjadi incaran aksi jual investor asing selama sepekan ini, dengan nilai terbesar dibukukan oleh sederet saham perbankan.

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menempati urutan teratas dengan nilai jual bersih sebesar Rp3,17 triliun. Saham BBCA juga terkoreksi 3,03 persen dalam sepekan ke level Rp8.000 per saham.

Di posisi kedua, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mencatat net sell asing sebesar Rp738,3 miliar. Harga saham BMRI turut melemah 0,85 persen ke Rp4.680.

Aksi jual asing juga menyasar saham energi terbarukan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), dengan nilai jual bersih sebesar Rp206,4 miliar. Saham BREN mengalami koreksi 4,17 persen dalam sepekan dan ditutup di harga Rp8.625.

Di luar sektor perbankan dan energi, saham properti PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) juga masuk daftar incaran jual asing, dengan net sell Rp205,7 miliar.

Namun, berbeda dengan mayoritas saham lainnya, PANI justru menguat 1,33 persen ke level Rp15.200 per saham.

Saham sektor kesehatan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) menutup daftar lima besar saham net sell asing pekan ini. Asing melepas saham KLBF senilai Rp192,9 miliar, dan harga saham ini terkoreksi cukup dalam sebesar 5,98 persen ke posisi Rp1.180.***(Okezone.com)
Sumber: okezone.com

Ekbis
Berita Terkait
  • Kamis, 11 Jun 2026 16:43

    PTPN IV Tuntaskan Penanaman 9.000 Pohon di Bumi Lancang Kuning

    PEKANBARU-PTPN IV melalui entitasnya di Riau, PTPN IV Regional III menuntaskan penanaman sedikitnya 9.000 bibit pohon di berbagai wilayah operasional sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mend

  • Kamis, 11 Jun 2026 16:39

    Latsar CPNS Meranti Dimulai, Ratusan Calon ASN Ditempa Jadi Pelayan Publik Berintegritas

    SELATPANJANG â€" Sebanyak 177 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mulai menjalani tahapan penting dalam perjalanan mereka menuju Aparatur Sipil Negar

  • Kamis, 11 Jun 2026 16:35

    Dapur MBG SPPG Umban Sari 02 Pekanbaru Hentikan Operasional Sementara, Diduga Terkendala Pencairan Dana

    Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Umban Sari 02 Pekanbaru yang melayani Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan sementara mulai Kamis (11/6/2026).Informasi penghentian sementara

  • Kamis, 11 Jun 2026 15:53

    Kejari Kuansing Ringkus Buronan Korupsi 8 Tahun di Loteng Rumah Istri

    KUANSING â€" Setelah buron selama delapan tahun, Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus tindak pidana korupsi penyimpangan dana bantuan sertifikat tanah pola KKPA dari PTPN V kepada Koperasi Petani Siampo

  • Kamis, 11 Jun 2026 15:51

    SPP UPMS I: Kenaikan Pertamax Menjadi Alarm bagi Penguatan Kedaulatan Energi Nasional

    PEKANBARU - Serikat Pekerja Pertamina Unit Pemasaran I (SPP UPMS I) memandang kenaikan harga Pertamax yang dalam periode tertentu telah mencapai lebih dari 30 persen sebagai pengingat penting bahwa se

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.