Ekbis
Jangan Sampai Pemakaian Uang Sia-Sia karena Melakukan 5 Hal Ini
Minggu, 24 Des 2017 16:42
JAKARTA - Dewasa ini banyak sekali masyarakat yang belum menyadari adanya pengeluaran yang sia-sia. Banyak dari mereka bahkan tidak tahu untuk apa uang tersebut digunakan. Pengeluaran yang sia-sia bisa menyebabkan uang Anda habis begitu saja. Untuk menghindari hal tersebut, Anda harus bisa mengontrol keuangan dengan melakukan beberapa hal, seperti membuat catatan pengeluaran dan mendahulukan kebutuhan dibandingkan keinginan. Agar pengeluaran tidak sia-sia, Anda bisa menghindari beberapa hal berikut ini.
1. Belanja Barang Bermerek
Salah satu pengeluaran yang sia-sia adalah belanja barang-barang bermerek. Tahukah Anda kalau tidak semua barang yang dibelanjakan harus bermerek, bisa jadi barang yang bermerek dan tidak bermerek memiliki kualitas yang sama persis. Memang ada sisi kepuasan tersendiri. Sebab Anda tentu akan terlihat lebih stunning dengan barang bermerek. Misalnya, membeli tas Dior dengan harga Rp3 juta. Tentu hal ini akan menjadi sia-sia. Anda bisa membeli tas seharga Rp300 ribu, seperti Stadivarius atau Zara, yang harganya masih lebih murah. Bahkan, tidak hanya tas saja yang bermerek. Sebab banyak sekali kebutuhan Anda, sepeti sepatu, jam tangan, topi, dan make up.
2. Mengeluarkan Uang di Arena Permainan
Berhentilah untuk bermain di tempat permainan yang tidak bermanfaat. Mungkin jika sesekali tidak masalah. Pertama, bermain di tempat bermain seperti yang ada di mal akan membuat Anda ketagihan dan menyebabkan uang habis. Anda tidak akan sadar berapa banyak uang yang akan dikeluarkan. Sebab hal ini dapat menyebabkan Anda konsumtif. Awalnya memang Anda akan merasa biasa saja. Namun, jika setiap Anda ke mal selalu bermain di tempat tersebut, bisa jadi Anda akan benar-benar ketagihan dan mengeluarkan uang dengan sia-sia.
3. Makan di Restoran Mahal
Makan di restoran mahal bisa menjadi kebiasaan yang buruk bagi Anda. Sebab hal ini dapat menyebabkan kantong semakin menipis. Jika Anda suka makan di luar rumah, ada baiknya jika memilih tempat makan yang sederhana saja. Jangan terus-menerus makan di mal atau restoran yang mahal. Sebab hal tersebut dapat menyebabkan uang menipis. Bandingkan kalau Anda makan di warung. Kemungkinan habis hanya Rp10 ribu. Lain halnya bila Anda makan di restoran, bisa jadi akan menghabiskan uang Rp50 ribu dalam sekali makan. Akan jauh lebih baik kalau Anda masak sendiri di rumah. Sebab dengan masak sendiri, Anda akan jauh lebih hemat dan kebersihan juga jauh lebih terjamin. Anda bisa belanja di pasar dan memilih bahan makanan yang anda ingin. Cara memasaknya juga akan lebih bersih daripada harus makan di luar.
4. Pemakaian Interrnet secara Berlebihan
Sadarkah Anda jika setiap bulannya menghabiskan uang lebih dari Rp150 ribu untuk membeli paket data internet? Bahkan, ada yang menghabiskan dana mencapai Rp500 ribu per bulannya. Kalau Anda mengalami hal yang sama, ada baiknya gunakan cara lain yaitu memanfaatkan Wi-Fi yang ada di kantor, di mal, atau di tempat makan. Cara ini akan lebih efektif dan meminimalkan pengeluaran setiap bulannya agar jauh lebih mudah dan lebih efisien.
5. Terlampau Sering Belanja di Supermarket
Kebanyakan orang selalu menganggap jika sayuran dan buah yang ada di supermarket lebih bergizi, lebih bagus, dan tentu terjamin. Siapa bilang seperti itu? Tahukah Anda jika bahan makanan seperti sayuran dan buah-buahan yang dijual di pasar tradisional dan di supermarket itu sama saja. Yang membedakan hanyalah tempatnya. Jika di pasar tradisional harga bayam sekitar Rp1.500 dan kualitas bayam yang sama di supermarket seharga Rp10.000, manakah yang akan Anda pilih? Jika memilih di pasar, pilihan Anda tepat. Seandainya memilih di supermarket, Anda telah mengeluarkan uang dengan sia-sia saja.
Nah, sekarang Anda tahukan bagaimana cara memilih yang benar tanpa menyia-nyiakan uang? Gunakan cara yang efektif atau efisien dan tidak membuat Anda rugi. Segala sesuatu bisa diatur dengan baik jika Anda mau, termasuk juga dengan pengeluaran setiap hari dan bulannya. Buatlah anggaran pengeluaran yang tepat dan buatlah juga skala prioritas yang tepat agar Anda bisa membuat perkiraan pengeluaran setiap bulannya.
(okezone.com)
Ekbis
Menuju Pasar Ekspor: Kisah Sukses Kolaborasi Pucuk Rebung - PHR Berdayakan UMKM Riau
PEKANBARU-Transformasi besar tengah berlangsung pada geliat ekonomi lokal Provinsi Riau. Pelaku UMKM yang sebelumnya bergerak sendiri-sendiri tanpa kepastian arah kini berhasil naik kelas melalui wada
PHR Dorong Pengembangan Migas Non-Konvensional Sebagai Game Changer Ketahanan Energi Nasional
Jakarta- Sebagai langkah strategis, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) mendorong pengembangan Migas Non-Konvensional (MNK) guna menjaga keberlanjutan produksi. Berpotensi menjadi game changer memperkuat po
Bulog Kantor Cabang Rengat Salurkan Bantuan Pangan Alokasi Februari-Maret 2026, Ini Jenis Bantuannya
RENGAT - Pemerintah resmi melaksanakan launching penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng untuk alokasi bulan Februari dan Maret 2026 di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Rabu, (18/3/20
Malaysia Batalkan Perjanjian Dagang dengan AS
JAKARTA - Malaysia membatalkan perjanjian dagang timbal balik alias Agreement on Reciprocal Trade (ART) dengan Amerika Serikat (AS). Dengan demikian tarif impor Malaysia ke AS 19% tidak berlaku lagi u
Bansos Pangan Cair ke 33,2 Juta Penerima, Dapat 20 kg Beras dan 4 Liter Minyak Goreng
JAKARTA - Bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng mulai disalurkan ke seluruh wilayah Indonesia untuk alokasi Februari dan Maret 2026. Bantuan diberikan kepada lebih dari 33,2 juta penerima manf