Sabtu, 25 Apr 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Kawasan Ekonomi Digital Batam Laris Dibeli Perusahaan Teknologi Global

Ekonomi,

Kawasan Ekonomi Digital Batam Laris Dibeli Perusahaan Teknologi Global

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 28 Jul 2025 16:36
Berita satu.com
Pemerintah menegaskan bahwa data center bukan lagi sekadar infrastruktur digital, melainkan aset strategis yang menopang masa depan ekonomi nasional. Di tengah masifnya penggunaan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dan pertumbuhan ekonomi berbasis data, Indonesia dinilai memiliki daya saing tinggi di sektor ini.

“Dengan speed, itu adalah data center. Dengan data center adalah energi hijau. Jadi lingkungannya, ekosistemnya itu semakin besar,” ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam dialog Investor Daily Round Table (IDRT) di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Senin (28/7/2025).

Airlangga mengungkapkan, kawasan ekonomi digital di Batam bahkan telah sold out, diborong oleh sejumlah perusahaan teknologi global, seperti Google, Amazon Web Services, hingga Oracle. Saat ini, pemerintah tengah menyiapkan ekspansi kawasan digital baru untuk memenuhi lonjakan permintaan.

“Kita sedang melakukan ekspansi luasannya. Ini industri yang sangat diminati, apalagi dengan AI. Ini adalah future industry,” tegasnya.

Ia menambahka, kebutuhan akan kecepatan dan efisiensi membuat perusahaan global menempatkan server-nya sedekat mungkin dengan pengguna. Hal ini menjadikan Indonesia bukan hanya sebagai pasar, tetapi sebagai pusat infrastruktur digital kawasan.

Lebih dari itu, Airlangga menyebut bahwa tren pembangunan data center kini juga terhubung erat dengan agenda energi hijau. Pasalnya, sebagian besar pusat data modern mensyaratkan penggunaan energi terbarukan yang ramah lingkungan.

Ia juga menyinggung persoalan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) dalam industri data center. Ia menjelaskan bahwa server yang menjadi inti dari fasilitas tersebut pada dasarnya bersifat "swappable" atau dapat diganti secara modular, serupa dengan model bisnis cartridge di pesawat atau pembangkit listrik.

“Data center itu propertinya seperti kantor. Pemilik gedung tidak punya akses ke isi kantor sang penyewa. Sama halnya dengan server, apa yang dipasang dan dikeluarkan itu milik tenant dan itu bukan bagian dari TKDN,” pungkasnya.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Ekbis
Berita Terkait
  • Sabtu, 25 Apr 2026 05:53

    PWI Pusat Gelar Takziah dan Doa Bersama, Sekjen Zulmansyah Sekedang Dikenang Sosok Total dan Berdedikasi

    Jakarta-Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, mengenang Sekjen PWI Pusat, almarhum Zulmansyah Sekedang sebagai sosok yang tidak hanya berdedikasi tinggi, tetapi juga mendapatkan penghormatan luas dari b

  • Jumat, 24 Apr 2026 18:45

    4 Cara Bikin Tummy Time Jadi Momen Seru, Bukan Drama!

    EMPAT cara bikin tummy time jadi momen seru akan diulas Okezone dalam artikel ini. Tummy time atau sesi melatih bayi tengkurap sering kali menjadi momen yang menantang bagi or

  • Jumat, 24 Apr 2026 18:43

    Wisatawan Indonesia Mulai Lirik Australia, Tren Sportcation Ikut Meningkat

    JAKARTA " Minat wisatawan Indonesia untuk berkunjung ke Australia menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan laporan Consumer Demand Project 2025 dari Tou

  • Jumat, 24 Apr 2026 18:40

    Penelitian Ungkap Risiko Kehilangan Massa Otot pada Penggunaan Obat Diet

    JAKARTA " Studi terbaru menyoroti adanya perbedaan dampak dari penggunaan obat penurun berat badan (diet) terhadap kondisi tubuh, khususnya terkait massa otot. Temuan ini menunjukkan bahwa penu

  • Jumat, 24 Apr 2026 18:38

    Mitos atau Fakta: Tubuh Terkilir dan Bengkak Gara-Gara Cedera Sebaiknya Langsung Diurut?

    BANYAK orang masih percaya bahwa cedera seperti terkilir atau bengkak sebaiknya langsung diurut agar cepat sembuh. Praktik ini sudah lama menjadi kebiasaan turun-temurun di ma

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.