Rabu, 15 Jul 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Keluar dari Middle Income Trap, Aksesi ke OECD Jadi Transformasi Ekonomi RI 2045

Ekonomi,

Keluar dari Middle Income Trap, Aksesi ke OECD Jadi Transformasi Ekonomi RI 2045

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Selasa, 29 Jul 2025 13:11
okezone.com
Dalam upaya menuju Indonesia Emas 2045, diperlukan langkah-langkah konkret transformasi ekonomi melalui penguatan hilirisasi sumber daya alam, penguatan inovasi dan riset, serta peningkatan produktivitas tenaga kerja. 

Aksesi Indonesia ke OECD menjadi salah satu langkah nyata dalam membangun perubahan struktural secara mendasar dengan mengadopsi praktik terbaik dunia serta turut memperkuat posisi Indonesia dalam menentukan arah kebijakan ekonomi global untuk mempromosikan kepentingan nasional.

“Aksesi OECD sebenarnya bukan hanya sekadar formalitas supaya kita bisa menjadi anggota OECD, namun dari awal kita desain untuk menjadi pengungkit dari transformasi ekonomi kita. Kita membutuhkan lompatan besar, terobosan besar untuk bisa keluar dari middle income trap dan juga untuk bisa naik dari tren pertumbuhan kita yang selama beberapa tahun dalam satu dekade ini di kisaran 5%,” kata Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso di Jakarta, Selasa (29/7/2025).

Keanggotaan OECD juga akan meningkatkan kepercayaan diri investor terhadap Indonesia yang akan memiliki berbagai kebijakan, standar, dan praktik terbaik dalam isu-isu terkait tata kelola perusahaan, anti korupsi, investasi, persaingan usaha yang adil dan kompetitif, pengelolaan pasar keuangan, hingga penjaminan tata kelola pemerintahan yang transparan.

Pada pertemuan Dewan Menteri OECD bulan Juni lalu di Paris, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto selaku Ketua Tim Nasional OECD telah menyerahkan dokumen Initial Memorandum (asesmen mandiri) yang memuat gap analysis terhadap 240 instrumen hukum dalam 32 bidang kepada Sekretaris Jenderal OECD. Hal ini merupakan pencapaian penting dalam perjalanan aksesi Indonesia, karena menjadi dasar bagi diskusi aksesi yang lebih mendalam dengan OECD.

“Penyerahan Initial Memorandum kemarin sebenarnya tepat satu tahun sejak kita menyerahkan peta jalan aksesi. Kita cukup disiplin. Satu tahun penuh kita menyelesaikan asesmen mandiri kita. Ini juga membuktikan komitmen seluruh Kementerian/Lembaga dan stakeholder terkait dalam memberikan dukungan penuh pada Tim Nasional OECD,” ujar Susiwijono.

Berdasarkan hasil asesmen mandiri, saat ini sekitar 90% standar dan praktik Indonesia sudah sejalan dengan yang diterapkan oleh OECD. Namun demikian, masih terdapat ruang perbaikan menuju arah yang lebih maksimal melalui penyesuaian berbagai regulasi yang dapat mendukung perekonomian Indonesia secara lebih luas.

Melalui Keputusan Menko Perekonomian Nomor 232 Tahun 2024, Pemerintah telah membentuk Tim Nasional OECD yang melibatkan 64 Kementerian/Lembaga dan Mitra Non-Pemerintah. Upaya kolektif yang berkelanjutan ini perlu untuk dilakukan secara konsisten dengan komitmen penuh dari seluruh pemangku kepentingan.

“Kami mengharapkan bapak dan ibu semua untuk terus terlibat aktif, khususnya forum-forum seperti ini. Terima kasih teman-teman CIPS, juga dari para akademisi, lembaga think thank, kita bersama-sama menyiapkan beberapa penjelasan dari rekomendasi OECD dalam kebijakan yang lebih kontekstual dengan kebutuhan nasional kita. Sehingga kolaborasi antara akademisi, riset, kajian, lembaga think thank akan menjadi sangat penting,” katanya.***(Okezone.com)
Sumber: okezone.com

Ekbis
Berita Terkait
  • Rabu, 15 Jul 2026 11:43

    Ekosistem Sungai Kuantan Terancam, Polisi Bongkar Paksa Rakit Tambang Emas Ilegal

    TELUKKUANTAN - Jajaran Polsek Kuantan Mudik menertibkan aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di sepanjang aliran Sungai Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, Rabu (15/7/2026). Penertiban ini me

  • Rabu, 15 Jul 2026 11:29

    PPN Sumbagut Terus Perkuat Distribusi BBM di Sumatera Utara

    Medan - Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus memperkuat distribusi BBM di wilayah Sumatera Utara guna memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi. Monitoring terhadap kondisi stok

  • Rabu, 15 Jul 2026 11:28

    Diduga Edar Perusak Saraf, Oknum Honorer RSUD Bengkalis Digulung Polisi

    BENGKALIS" Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Bengkalis mengamankan oknum honorer di RSUD Bengkalis, berinisial S (40) karena diduga mengedarkan narkotika jenis sabu.Penangkapan dilakuka

  • Rabu, 15 Jul 2026 11:12

    Lapas Tembilahan Gagalkan Penyelundupan 2 Unit Handphone dalam Titipan Makanan

    INDRAGIRI HILIR- Dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bebas dari handphone, pungutan liar, dan narkoba (Halinar) petugas Lapas Kelas IIA Tembilahan berhasil menggagalkan upaya penyelundupan

  • Rabu, 15 Jul 2026 11:11

    Respons Cepat Laporan Call Center 110, Polsek Tanah Putih Urai Kemacetan di Simpang Bukit Timah

    TANAHPUTIH-Respons cepat ditunjukkan jajaran Polres Rokan Hilir melalui layanan Call Center 110 setelah menerima laporan masyarakat terkait kemacetan arus lalu lintas di Simpang Bukit Timah, Kepenghul

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki