Kondisi Ekonomi RI Memasuki Lampu Merah
Minggu, 23 Agu 2015 19:08
"Kalau (menurut) saya sih (krisis) sudah indikasinya orange, sudah melewati kuning tapi belum merah, waspada dan hati-hati dalam pengertian kalau kebijakannya enggak tepat akan memperburuk situasi," ungkap Anggota Komisi XI DPR RI Andreas Eddy Susetyo saat ditemui di wilayah Jakarta Pusat, Minggu (23/8/2015).
Lebih lanjut dia menjelaskan, beberapa indikator yang mencerminkan Indonesia waspada krisis. Yang pertama, pelemahan nilai tukar Rupiah yang terjadi akhir-akhir ini sudah berimbas ke beberapa hal.
Salah satunya pada sisi impor. Menurutnya, 70 persen bahan baku industri manufaktur adalah produk impor, maka dengan melemahnya nilai tukar, beban impor semakin tinggi dan berimbas pada harga jual.
"Biaya produksi tinggi, harga jadi naik padahal daya beli lagi menurun, ujung-ujungnya apa? PHK," sebutnya.
Indikator berikutnya adalah sektor pasar modal. Dengan anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pekan ini menunjukkan banyak capital outflow yang keluar.
"IHSG minggu ini turun, 65 persen yang megang luar, SBN 40 persen asing, itu yang mesti di perhatikan betul," tukasnya.
IHSG dan Rupiah Kompak Melemah, Cermati Data Ekonomi Pekan Ini
Sejumlah sentimen global dan domestik mempengaruhi laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sela
Menuju Pasar Ekspor: Kisah Sukses Kolaborasi Pucuk Rebung - PHR Berdayakan UMKM Riau
PEKANBARU-Transformasi besar tengah berlangsung pada geliat ekonomi lokal Provinsi Riau. Pelaku UMKM yang sebelumnya bergerak sendiri-sendiri tanpa kepastian arah kini berhasil naik kelas melalui wada
PHR Dorong Pengembangan Migas Non-Konvensional Sebagai Game Changer Ketahanan Energi Nasional
Jakarta- Sebagai langkah strategis, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) mendorong pengembangan Migas Non-Konvensional (MNK) guna menjaga keberlanjutan produksi. Berpotensi menjadi game changer memperkuat po
Bulog Kantor Cabang Rengat Salurkan Bantuan Pangan Alokasi Februari-Maret 2026, Ini Jenis Bantuannya
RENGAT - Pemerintah resmi melaksanakan launching penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng untuk alokasi bulan Februari dan Maret 2026 di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Rabu, (18/3/20
Malaysia Batalkan Perjanjian Dagang dengan AS
JAKARTA - Malaysia membatalkan perjanjian dagang timbal balik alias Agreement on Reciprocal Trade (ART) dengan Amerika Serikat (AS). Dengan demikian tarif impor Malaysia ke AS 19% tidak berlaku lagi u