Sabtu, 25 Apr 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Kopi Subang Tembus Pasar China, 57,6 Ton Dikirim dalam 3 Kontainer

Ekonomi,

Kopi Subang Tembus Pasar China, 57,6 Ton Dikirim dalam 3 Kontainer

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 28 Jul 2025 16:35
Berita satu.com
Kopi hasil petani Subang, Jawa Barat, sukses menembus pasar ekspor internasional. Pada Senin (28/7/2025), Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri bersama Bupati Subang Reynaldi Putra Andita secara simbolis melepas ekspor tiga kontainer kopi robusta ke China dengan nilai mencapai US$ 264.000.

Kopi robusta yang diekspor berasal dari para petani yang tergabung dalam Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah, Cisalak, Subang. Total 57,6 ton kopi dikirim menuju Negeri Tirai Bambu.

Dyah Roro mengapresiasi capaian ini karena berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat desa sekaligus menjadi sumber devisa negara. Ia optimistis neraca perdagangan Indonesia pada 2025 dapat mencatat surplus atau bahkan meningkat dibanding tahun sebelumnya.

“Pada hari ini kita mengekspor tiga kontainer kopi robusta tujuan China dengan jumlah 57,6 ton. Ini prestasi luar biasa dengan harapan pada 2025 volume ekspor terus meningkat dan memperluas perdagangan kita,” ujar Dyah.

Di tengah tantangan tarif impor sebesar 19 persen dari Amerika Serikat, Dyah menegaskan pemerintah akan terus memperluas pasar ekspor untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Bupati Subang Reynaldi Putra Andita menambahkan, selain kopi, pemerintah daerah juga mempersiapkan ekspor buah nanas sebagai komoditas unggulan khas Subang.

Ekspor kopi ke China ini merupakan yang kedua sepanjang 2025. Sejak Agustus 2024 hingga Mei 2025, Kabupaten Subang telah mengekspor total 47 kontainer kopi dengan nilai mencapai US$ 4,6 juta. Dari jumlah tersebut, 90 persen merupakan jenis robusta dan sisanya arabika. Negara tujuan utama ekspor adalah Arab Saudi dan Uni Emirat Arab yang menyerap sekitar 70 persen total ekspor kopi dari Subang.

“Selain sebagai lumbung padi, kami juga akan memperluas sektor pertanian lainnya seperti kopi dan nanas yang menjadi ciri khas Subang. Dengan adanya Pelabuhan Patimban, kami optimistis perekonomian daerah semakin meningkat karena lahan pertanian masih sangat luas,” pungkas Reynaldi.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Ekbis
Berita Terkait
  • Sabtu, 25 Apr 2026 05:53

    PWI Pusat Gelar Takziah dan Doa Bersama, Sekjen Zulmansyah Sekedang Dikenang Sosok Total dan Berdedikasi

    Jakarta-Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, mengenang Sekjen PWI Pusat, almarhum Zulmansyah Sekedang sebagai sosok yang tidak hanya berdedikasi tinggi, tetapi juga mendapatkan penghormatan luas dari b

  • Jumat, 24 Apr 2026 18:45

    4 Cara Bikin Tummy Time Jadi Momen Seru, Bukan Drama!

    EMPAT cara bikin tummy time jadi momen seru akan diulas Okezone dalam artikel ini. Tummy time atau sesi melatih bayi tengkurap sering kali menjadi momen yang menantang bagi or

  • Jumat, 24 Apr 2026 18:43

    Wisatawan Indonesia Mulai Lirik Australia, Tren Sportcation Ikut Meningkat

    JAKARTA " Minat wisatawan Indonesia untuk berkunjung ke Australia menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan laporan Consumer Demand Project 2025 dari Tou

  • Jumat, 24 Apr 2026 18:40

    Penelitian Ungkap Risiko Kehilangan Massa Otot pada Penggunaan Obat Diet

    JAKARTA " Studi terbaru menyoroti adanya perbedaan dampak dari penggunaan obat penurun berat badan (diet) terhadap kondisi tubuh, khususnya terkait massa otot. Temuan ini menunjukkan bahwa penu

  • Jumat, 24 Apr 2026 18:38

    Mitos atau Fakta: Tubuh Terkilir dan Bengkak Gara-Gara Cedera Sebaiknya Langsung Diurut?

    BANYAK orang masih percaya bahwa cedera seperti terkilir atau bengkak sebaiknya langsung diurut agar cepat sembuh. Praktik ini sudah lama menjadi kebiasaan turun-temurun di ma

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.