Kamis, 23 Apr 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Layanan Keuangan Digital Dioptimalkan

Ekonomi

Layanan Keuangan Digital Dioptimalkan

Rabu, 19 Okt 2016 11:24
Okezone.com
Ilustrasi

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) terus mendorong layanan transaksi nontunai dengan meningkatkan pemanfaatan uang elektronik. BI berharap, masyarakat semakin terbantu sehingga dapat melakukan transaksi keuangan lebih nyaman.

Demi meningkatkan kemudahan layanan non-tunai, BI menerbitkan Surat Edaran (SE) No18/22/DKSP yang merupakan aturan turunan bagi pelaksanaan Peraturan Bank Indonesia (PBI) No18/17/PBI/2016. PBI tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemudahan pada layanan keuangan digital (LKD).

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Tirta Segara mengatakan, SE tersebut memuat beberapa hal pokok yaitu pengaturan mengenai perluasan bank penyelenggara LKD, penerapan self registration, bulk registration, pelaksanaan uji coba bagi penerbit uang elektronik, serta kenaikan batas maksimum uang elektronik terdaftar (registered).

"Peningkatan kemudahan tersebut bertujuan memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan dan kenyamanan bertransaksi, serta mendukung program penyaluran bantuan sosial yang dilakukan pemerintah," kata Tirta di Jakarta.

BI menilai, sejak diterbitkannya ketentuan mengenai LKD dua tahun lalu, perlu dilakukan upaya untuk lebih mengoptimalkan layanan tersebut guna memperluas akses keuangan.

Optimalisasi yang dimaksud mulai dari perbaikan dari sisi penyelenggara, maupun meningkatkan kenyamanan dalam penggunaannya oleh masyarakat. Dari sisi penyelenggara LKD, kemudahan diberikan dengan membuka kesempatan menjadi penyelenggara LKD kepada bank yang masuk dalam kategori Bank Umum berdasarkan Kegiatan Usaha(BUKU) 3 dan BPD BUKU1 dan 2 yang memenuhi syarat sebelumnya hanya BUKU 4 yang dapat menjadi penyelenggara).

Menurut dia, untuk optimalisasi penggunaan LKD, batas maksimum uang elektronik registered juga ditingkatkan dari Rp5 juta menjadi Rp10 juta. Sementara untuk mendukung penyaluran bantuan sosial, BI memperbolehkan dilakukannya registrasi secara massal (bulk registration) dan pengenalan pengguna jasa (customer due diligence/CDD) yang lebih sederhana.

"Penerapan CDD lebih sederhana dilakukan melalui proses pencatatan data identitas, verifikasi, dan pemantauan yang disederhanakan terhadap calon pemegang dan/atau pemegang," ungkapnya.

Dengan berbagai peningkatan kemudahan, penyaluran bantuan sosial serta kegiatan keuangan masyarakat melalui LKD diharapkan dapat semakin berjalan baik.

Untuk itu, BI telah dan akan terus melakukan komunikasi dan koordinasi dengan perbankan dan pihak terkait lainnya. Direktur Eksekutif Kepala Departemen Kebijakan dan Pengawasan Sistem Pembayaran (DKSP) BI Eni Panggabean menuturkan, dengan masuknya bank BUKU 3 sebagai penyelenggara LKD, BI berharap jumlah agen LKD di Indonesia semakin bertambah.

"Jadi, bank buku 3 sekarang bisa ngajuin ke kami, harapannya memperluas akses jangkauan masyarakat oleh agen-agen yang dimiliki bank LKD," ujar dia belum lama ini. Saat ini, kata dia, berdasarkan catatan BI, jumlah agen LKD mencapai 103.673 yang tersebar di seluruh Indonesia.

Sementara total Agen LKD 103.673 tersebar di seluruh Indonesia di 485 kabupaten/kota. Adapun, total rekening di agen LKD mencapai 1.230.340 per Juli 2016. "Hampir separuhnya di Jawa, kemudian Sumatera dan Sulawesi, Papua masih sedikit," ujarnya.

BI berharap, dengan masuknya bank BUKU 3 menjadi penyelenggara LKD, inklusi keuangan atau akses masyarakat terhadap lembaga keuangan semakin meningkat. (Okezone.com)

Ekbis
Berita Terkait
  • Jumat, 17 Apr 2026 09:18

    Menuju Pasar Ekspor: Kisah Sukses Kolaborasi Pucuk Rebung - PHR Berdayakan UMKM Riau

    PEKANBARU-Transformasi besar tengah berlangsung pada geliat ekonomi lokal Provinsi Riau. Pelaku UMKM yang sebelumnya bergerak sendiri-sendiri tanpa kepastian arah kini berhasil naik kelas melalui wada

  • Rabu, 08 Apr 2026 17:49

    PHR Dorong Pengembangan Migas Non-Konvensional Sebagai Game Changer Ketahanan Energi Nasional

    Jakarta- Sebagai langkah strategis, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) mendorong pengembangan Migas Non-Konvensional (MNK) guna menjaga keberlanjutan produksi. Berpotensi menjadi game changer memperkuat po

  • Rabu, 18 Mar 2026 16:28

    Bulog Kantor Cabang Rengat Salurkan Bantuan Pangan Alokasi Februari-Maret 2026, Ini Jenis Bantuannya

    RENGAT - Pemerintah resmi melaksanakan launching penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng untuk alokasi bulan Februari dan Maret 2026 di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Rabu, (18/3/20

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:28

    Malaysia Batalkan Perjanjian Dagang dengan AS

    JAKARTA - Malaysia membatalkan perjanjian dagang timbal balik alias Agreement on Reciprocal Trade (ART) dengan Amerika Serikat (AS). Dengan demikian tarif impor Malaysia ke AS 19% tidak berlaku lagi u

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:25

    Bansos Pangan Cair ke 33,2 Juta Penerima, Dapat 20 kg Beras dan 4 Liter Minyak Goreng

    JAKARTA - Bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng mulai disalurkan ke seluruh wilayah Indonesia untuk alokasi Februari dan Maret 2026. Bantuan diberikan kepada lebih dari 33,2 juta penerima manf

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.