Menkeu: RI Jadi Negara dengan Perekonomian Terbesar ke-5 di Dunia
Ekonomi
Menkeu: RI Jadi Negara dengan Perekonomian Terbesar ke-5 di Dunia
Minggu, 04 Feb 2018 10:30
liputan6.com
Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani
Indrawati memberikan orasi ilmiah dalam acara Dies Natalis dan Wisuda
Program Pascasarjana Semester Gasal 2018 Universitas Indonesia (UI) pada
Sabtu (3/2/2018) ini. Ada beberapa isu utama yang disampaikan oleh
Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut beberapa di antaranya
adalah peran pemuda di ekonomi, tren ekonomi global hingga ekosistem
dunia digital di Indonesia dan dunia.
Sri Mulyani menyampaikan orasi ilmiah tersebut cukup singkat tetapi
padat. Orasi tersebut berjalan kurang lebih 60 menit, dan berlangsung
di Balairung Kampus UI, Depok Jawa Barat.
Dalam pemaparan tersebut, Sri Mulyani
menyatakan bahwa pembangunan ekonomi yang inklusif memungkinkan seluruh
masyarakat bisa berpartisipasi dalam proses dan menikmati hasil
pembangunan dalam semua sektor di Indonesia.
Saat ini Indonesia telah masuk di dalam daftar 20 negara dengan
ekonomi terbesar di dunia atau G20. Indonesia juga telah mendapat status
investment grade.
"Status yang belum pernah dicapai sejak krisis Ekonomi Indonesia 20 tahun lalu," tutur dia.
Dengan modal tersebut, Sri Mulyani menyatakan bahwa Indonesia mampu
menjadi negara dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi kelima di dunia
pada 2045 nanti.
"Pertumbuhan perekonomian Indonesia terhadap perekonomian global
berada akan pada urutan ke-5 setelah China, AS, India, dan negara-negara
kelompok Uni Eropa." jelas Sri Mulyani.
Fondasi Ekonomi
Menteri
Keuangan Sri Mulyani bersama Menteri PUPR Basuki Hadimuljono meninjau
Stadion Utama Gelora Bung Karno di Senayan, Jakarta, Kamis (23/11). Sri
Mulyani dan Menteri Basuki mengunjungi sejumlah venue Asian Games 2018.
(Liputan6.com/Angga Yuniar)
Ia
pun melanjutkan, untuk bisa mencapai hal tersebut, perlu adanya fondasi
ekonomi Indonesia lebih fleksibel dan berdaya tahan. Hal ini merupakan
modal bangsa untuk terus memperbaiki kesejahteraan, pemerataan dan
mewujudkan keadilan.
Pada 2045 nanti, akan menjadi momentum yang berharga, mengingat pada saat itu tepat 100 tahun Bangsa Indonesia telah merdeka.
Sri Mulyani berujar bahwa tantangan ke depan bagi bangsa ialah kemampuan untuk berubah dari segi pendapatan.
Indonesia akan menjadi negara dengan berpendapatan menengah menjadi negara maju dan terbebas dari middle income trap. "Ini adalah visi kita, Indonesia di masa depan." tutup dia.
PEKANBARU-Transformasi besar tengah berlangsung pada geliat ekonomi lokal Provinsi Riau. Pelaku UMKM yang sebelumnya bergerak sendiri-sendiri tanpa kepastian arah kini berhasil naik kelas melalui wada
Jakarta- Sebagai langkah strategis, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) mendorong pengembangan Migas Non-Konvensional (MNK) guna menjaga keberlanjutan produksi. Berpotensi menjadi game changer memperkuat po
RENGAT - Pemerintah resmi melaksanakan launching penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng untuk alokasi bulan Februari dan Maret 2026 di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Rabu, (18/3/20
JAKARTA - Malaysia membatalkan perjanjian dagang timbal balik alias Agreement on Reciprocal Trade (ART) dengan Amerika Serikat (AS). Dengan demikian tarif impor Malaysia ke AS 19% tidak berlaku lagi u
JAKARTA - Bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng mulai disalurkan ke seluruh wilayah Indonesia untuk alokasi Februari dan Maret 2026. Bantuan diberikan kepada lebih dari 33,2 juta penerima manf