Minggu, 19 Apr 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Menkeu: RI Jadi Negara dengan Perekonomian Terbesar ke-5 di Dunia

Ekonomi

Menkeu: RI Jadi Negara dengan Perekonomian Terbesar ke-5 di Dunia

Minggu, 04 Feb 2018 10:30
liputan6.com
Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan orasi ilmiah dalam acara Dies Natalis dan Wisuda Program Pascasarjana Semester Gasal 2018 Universitas Indonesia (UI) pada Sabtu (3/2/2018) ini. Ada beberapa isu utama yang disampaikan oleh Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut beberapa di antaranya adalah peran pemuda di ekonomi, tren ekonomi global hingga ekosistem dunia digital di Indonesia dan dunia. 

Sri Mulyani menyampaikan orasi ilmiah tersebut cukup singkat tetapi padat. Orasi tersebut berjalan kurang lebih 60 menit, dan berlangsung di Balairung Kampus UI, Depok Jawa Barat.

Dalam pemaparan tersebut, Sri Mulyani menyatakan bahwa pembangunan ekonomi yang inklusif memungkinkan seluruh masyarakat bisa berpartisipasi dalam proses dan menikmati hasil pembangunan dalam semua sektor di Indonesia.

Saat ini Indonesia telah masuk di dalam daftar 20 negara dengan ekonomi terbesar di dunia atau G20. Indonesia juga telah mendapat status investment grade.

"Status yang belum pernah dicapai sejak krisis Ekonomi Indonesia 20 tahun lalu," tutur dia.

Dengan modal tersebut, Sri Mulyani menyatakan bahwa Indonesia mampu menjadi negara dengan pertumbuhan ekonomi  tertinggi kelima di dunia pada 2045 nanti. 

"Pertumbuhan perekonomian Indonesia terhadap perekonomian global berada akan pada urutan ke-5 setelah China, AS, India, dan negara-negara kelompok Uni Eropa." jelas Sri Mulyani

Fondasi Ekonomi

Ia pun melanjutkan, untuk bisa mencapai hal tersebut, perlu adanya fondasi ekonomi Indonesia lebih fleksibel dan berdaya tahan. Hal ini merupakan modal bangsa untuk terus memperbaiki kesejahteraan, pemerataan dan mewujudkan keadilan.

Pada 2045 nanti, akan menjadi momentum yang berharga, mengingat pada saat itu tepat 100 tahun Bangsa Indonesia telah merdeka.

Sri Mulyani berujar bahwa tantangan ke depan bagi bangsa ialah kemampuan untuk berubah dari segi pendapatan.

Indonesia akan menjadi negara dengan berpendapatan menengah menjadi negara maju dan terbebas dari middle income trap. "Ini adalah visi kita, Indonesia di masa depan." tutup dia.

(liputan6.com)

Ekbis
Berita Terkait
  • Jumat, 17 Apr 2026 09:18

    Menuju Pasar Ekspor: Kisah Sukses Kolaborasi Pucuk Rebung - PHR Berdayakan UMKM Riau

    PEKANBARU-Transformasi besar tengah berlangsung pada geliat ekonomi lokal Provinsi Riau. Pelaku UMKM yang sebelumnya bergerak sendiri-sendiri tanpa kepastian arah kini berhasil naik kelas melalui wada

  • Rabu, 08 Apr 2026 17:49

    PHR Dorong Pengembangan Migas Non-Konvensional Sebagai Game Changer Ketahanan Energi Nasional

    Jakarta- Sebagai langkah strategis, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) mendorong pengembangan Migas Non-Konvensional (MNK) guna menjaga keberlanjutan produksi. Berpotensi menjadi game changer memperkuat po

  • Rabu, 18 Mar 2026 16:28

    Bulog Kantor Cabang Rengat Salurkan Bantuan Pangan Alokasi Februari-Maret 2026, Ini Jenis Bantuannya

    RENGAT - Pemerintah resmi melaksanakan launching penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng untuk alokasi bulan Februari dan Maret 2026 di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Rabu, (18/3/20

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:28

    Malaysia Batalkan Perjanjian Dagang dengan AS

    JAKARTA - Malaysia membatalkan perjanjian dagang timbal balik alias Agreement on Reciprocal Trade (ART) dengan Amerika Serikat (AS). Dengan demikian tarif impor Malaysia ke AS 19% tidak berlaku lagi u

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:25

    Bansos Pangan Cair ke 33,2 Juta Penerima, Dapat 20 kg Beras dan 4 Liter Minyak Goreng

    JAKARTA - Bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng mulai disalurkan ke seluruh wilayah Indonesia untuk alokasi Februari dan Maret 2026. Bantuan diberikan kepada lebih dari 33,2 juta penerima manf

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.