Kamis, 11 Jun 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Mentan Panen Padi di Lahan Sitaan Kasus Korupsi Asabri

Ekonomi,

Mentan Panen Padi di Lahan Sitaan Kasus Korupsi Asabri

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Selasa, 19 Agu 2025 16:35
okezone.com
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bersama Jaksa Agung, ST Burhanuddin, melakukan panen padi di atas lahan hasil sitaan kasus korupsi di Bekasi, Jawa Barat.

Mentan menjelaskan, lahan dari program Jaksa Mandiri Pangan di Desa Srimahi, Kec. Tambun Utara, Kab. Bekasi memiliki luas 7 hektare. Yang sudah bisa dilakukan panen pada hari ini seluas 3 hektare.

"Kami mewakili petani seluruh Indonesia, petani padi ada 100 juta. Menyampaikan terima kasih Pak Jaksa Agung beserta seluruh jajaran. Kami merasa terhormat dan terbantu," ujar Mentan, Selasa (19/8/2025).

Pada kesempatan yang sama, Jaksa Agung ST Burhanuddin menjelaskan total lahan hasil sitaan kasus korupsi yang dimanfaatkan sebagai lahan pertanian totalnya ada 414 bidang tanah seluas lebih dari 330 hektare.

Jaksa Agung menjelaskan, lahan di Desa Srimahi, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi ini dulunya merupakan milik terpidana Benny Tjokrosaputro dalam kasus korupsi dana investasi Asabri tahun 2012â€"2019. Lahan tersebut digarap oleh Gapoktan sambil menunggu dilelang oleh negara.

"Kita punya lahan itu sekitar 1.000 hektare, sitaan-sitaan. Tapi tidak menjadi satu hamparan memang, dan di sinilah (Kabupaten Bekasi) yang paling dekat ke kota. Bahkan ini tanah sitaan yang harganya paling tinggi, karena berdekatan dengan perumahan-perumahan," kata Jaksa Agung.

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengatakan dari 2 hektare lahan aset milik terpidana koruptor itu didapatkan sekitar 14 ton gabah kering panen (GKP). Bulog setidaknya menggelontorkan sekitar Rp91 juta untuk membeli GKP dari lahan tersebut dengan harga Rp6.500/kg.
"Pembelian GKP (gabah kering panen) oleh BULOG dilakukan sesuai dengan ketentuan pemerintah (HPP), yaitu Rp6.500 per kilo langsung diangkut dari lahan tersebut," kata Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani di lokasi.***(Okezone.com)
Sumber: okezone.com

Ekbis
Berita Terkait
  • Kamis, 11 Jun 2026 16:43

    PTPN IV Tuntaskan Penanaman 9.000 Pohon di Bumi Lancang Kuning

    PEKANBARU-PTPN IV melalui entitasnya di Riau, PTPN IV Regional III menuntaskan penanaman sedikitnya 9.000 bibit pohon di berbagai wilayah operasional sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mend

  • Kamis, 11 Jun 2026 16:39

    Latsar CPNS Meranti Dimulai, Ratusan Calon ASN Ditempa Jadi Pelayan Publik Berintegritas

    SELATPANJANG â€" Sebanyak 177 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mulai menjalani tahapan penting dalam perjalanan mereka menuju Aparatur Sipil Negar

  • Kamis, 11 Jun 2026 16:35

    Dapur MBG SPPG Umban Sari 02 Pekanbaru Hentikan Operasional Sementara, Diduga Terkendala Pencairan Dana

    Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Umban Sari 02 Pekanbaru yang melayani Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan sementara mulai Kamis (11/6/2026).Informasi penghentian sementara

  • Kamis, 11 Jun 2026 15:53

    Kejari Kuansing Ringkus Buronan Korupsi 8 Tahun di Loteng Rumah Istri

    KUANSING â€" Setelah buron selama delapan tahun, Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus tindak pidana korupsi penyimpangan dana bantuan sertifikat tanah pola KKPA dari PTPN V kepada Koperasi Petani Siampo

  • Kamis, 11 Jun 2026 15:51

    SPP UPMS I: Kenaikan Pertamax Menjadi Alarm bagi Penguatan Kedaulatan Energi Nasional

    PEKANBARU - Serikat Pekerja Pertamina Unit Pemasaran I (SPP UPMS I) memandang kenaikan harga Pertamax yang dalam periode tertentu telah mencapai lebih dari 30 persen sebagai pengingat penting bahwa se

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.