Jumat, 31 Jul 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Stok Beras Premium Kosong di Ritel Modern karena Panic Buying? Ini Pengakuan Pramono Anung

Ekonomi,

Stok Beras Premium Kosong di Ritel Modern karena Panic Buying? Ini Pengakuan Pramono Anung

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Rabu, 03 Sep 2025 11:15
okezone.com
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengakui stok beras premium kosong di ritel modern. Namun, dia memastikan stok beras non premium di Jakarta aman hingga akhir bulan Oktober 2025. 

"Yang pertama sebenarnya untuk pangan Jakarta, terutama untuk masyarakat yang umumnya bukan beras premium, itu sampai dengan akhir bulan Oktober tersedia. Bahwa kemudian dalam pantauan ada yang kemudian kelangkaan beras-beras premium, ini memang sekarang sedang kita tangani," ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (3/9/2025).

Pramono menyebut kelangkaan terjadi akibat panic buying masyarakat sehingga terjadi penimbunan. Dia memastikan kelangkaan stok beras di Jakarta akan segera dinormalkan kembali.

"Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa di, karena ini kan begini, kemarin ada panic buying lah. Ada orang kemudian menimbun. Dan saya minta sekarang segera dinormalkan kembali," ucapnya.

Sebelumnya, Badan Pangan Nasional (Bapanas) buka suara soal fenomena kelangkaan beras premium di pasar tradisional dan modern. Menurut Kepala Bapanas, Arief Prasetyo Adi, kejadian ini terjadi karena penggilingan padi tengah melakukan penyesuaian agar produk yang disalurkan sesuai dengan standar label beras premium.

“Pasokan beras di pasar tradisional saya melihatnya ada, hanya sedang menyesuaikan. Beberapa pasokan ke ritel modern memang sempat mengalami penurunan, karena teman-teman penggilingan padi ingin comply sesuai dengan informasi yang ada di label,” kata Arief.

Arief menjelaskan, beras premium wajib memenuhi syarat tertentu, mulai dari kadar beras pecah maksimal 15%, kadar air 14%, derajat sosoh minimal 95%, dan harga jual Rp14.900 per kilogram. Menurutnya, apabila standar terpenuhi, suplai ke ritel modern maupun pasar tradisional akan kembali lancar.

Arief menambahkan, pemerintah terus bergerak melakukan stabilisasi pangan melalui program intervensi seperti penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), Gerakan Pangan Murah (GPM) di pusat dan daerah, hingga penyaluran bantuan pangan beras.***(Okezone.com)
Sumber: okezone.com

Ekbis
Berita Terkait
  • Jumat, 31 Jul 2026 13:14

    Iran Serang Kuwait Lagi, Targetnya Fasilitas Militer AS

    Jakarta - Memanas! Militer Iran mengatakan pada hari Jumat (31/7) bahwa mereka melancarkan serangan drone yang menargetkan fasilitas militer Amerika Serikat di Kuwait. Ini terjadi seiring dengan dimul

  • Jumat, 31 Jul 2026 13:12

    Toyota Calya Ringsek Hantam Pohon di Jalan Sudirman Pekanbaru, Pengemudi Terluka

    PEKANBARU - Sebuah mobil Toyota Calya bernomor polisi BM 1380 CR mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di kawasan Tikungan Tong Susu, Kelurahan Tangkerang, Pekanbaru, Jumat

  • Jumat, 31 Jul 2026 13:11

    Isi Kekosongan Jabatan, Sekda Kepulauan Meranti Lantik Lima Pejabat Baru di BKPSDM

    MERANTI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti kembali merotasi susunan birokrasinya dengan melantik lima pejabat baru yang terdiri dari satu pejabat administrator dan empat pengawas. Langk

  • Jumat, 31 Jul 2026 11:54

    BRK Syariah Perkuat Dukungan Program Peremajaan Sawit melalui PKS Tiga Pihak Tahap V

    MEDAN " PT Bank Riau Kepri Syariah (BRK Syariah) kembali dipercaya sebagai bank mitra penyalur dana Program Peremajaan Perkebunan Kelapa Sawit (PPKS) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (P

  • Jumat, 31 Jul 2026 11:17

    Kunjungi Pelatnas Empat Cabor, CdM Todotua: Siapkan Fisik, Mental, dan Teknis

    SURABAYA - Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Todotua Pasaribu, menuntaskan rangkaian visitasi ke tempat pemusatan latihan nasional (pelatnas) empat cabang

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki